Posted in: Kesehatan

Tata Ruang Kantor

Tata Ruang Kantor

Dalam hal menata ruang kantordapat dimaksudkan sebagai pengaturan serta penataan semua mesin kantor, perlengkapan kantor, serta perabot di kantor pada tempat yang tepat, maka karyawan bisa beraktivitas dengan baik, nyaman, serta dapat bebas bergerak demi memperoleh efisiensi kerja (Sedarmayanti, 2009:101).

Menata ruang kantor yaitu pemilihan yang berkaitan dengan kebutuhan-kebutuhan ruang dan penjelasan penggunaan dari ruang ini untuk merancang suatu struktur yang praktis dari aspek-aspek fisik yang dianggap penting bagi pelaksanaan kerja perkantoran serta dana yang layak (The Liang Gie, 2000:186).

Tujuan perencanaan kantor yaitu menata ruang yang baik perlu dipersiapkan terlebih dahulu supaya tata ruang dapat ditata dengan baik. Selain itu perlu juga adanya petunjuk dalam menata ruang tersebut. Tujuan yang dijadikan pedoman yaitu, aktivitas di kantor dalam proses kegiatannya harus menempuh jarak yang sedekat mungkin; beberapa aktivitas tata usaha bisa mengalir secara lancar; seluruh ruang dimanfaatkan secara efisien selama aktivitas pekerjaan berlangsung; kesehatan dan kepuasaan para pekerja dapat terjaga; pengawasan pekerjaan bisa berjalan dengan baik; pihak luar yang berkunjung ke kantor akan mendapatkan kesan baik terhadap organisasi; penataan tempat kerja dapat dimanfaatkan untuk berbagi pekerjaan serta mudah diubah jika dibutuhkan (The Liang Gie, 2000:188).

Suatu tata ruang yang baik ialah yang mempergunakan sepenuhnya semua ruang yang ada.Ruang itu tidak hanya yang berupa luas lantai saja (ruang datar).Melaikan juga ruang yang vertikal ke atas maupun ke bawah.Jadi, tidak ada ruangan yang dibiarkan tidak terpakai. Hal ini dapat memaksimalkan ruangan-ruangan yang masih kosong untuk diisi apapun yang dapat menunjang kinerja pegawai.

Asas-Asas Tata Ruang Kantor

Menurut pendapat yang dikemukakan oleh Sedarmayanti (2009 :102), dalam hal menata ruang di kantor dapat dibagi menjadi empat asas pokok yang bermanfaat bagi perusahaan sebagai panduan atau petunjuk dalam penataan ruang kantor.

  1. Asas Jarak Terpendek

Jarak terpendek dimaksudkan agar proses pekerjaan atau proses bekerja dapat berjalan dengan baik

  1. Asas Penggunaan Segenap Ruang

Segenap Ruang Semua ruangan dimanfaatkan sebaik mungkin baik yang berbentuk vertikal maupun yang berbentuk horizontal.

  1. Asas Perubahan Susunan Tempat Kerja

Perubahan susunan bisa diubah serta tidak menggunakan biaya yang cukup besar. Hal ini dimaksudkan agar pekerja merasa nyaman dan dapat memberikan suasana yang berbeda saat bekerja.

  1. Asas Rangkaian Kerja

Rangkaian kerja adalah alur kerja yang memudahkan pegawai untuk menuntaskan pekerjaannya dengan baik supaya efektif dan efisien.

Tujuan Tata Ruang Kantor

Menurut Moekijat (2002: 119) tujuan umum tata ruang kantor adalah :

  1. Arus pekerjaan yang efektif,

Sebelum menata ruang kantor sebaiknya kita menganalisis alur pekerjaan agar pekerja dapat melalukan aktivitas bekerja secara efektif.

  1. Ruang yang luas, tetapi dipergunakan dengan baik,

Memanfaatkan ruangan yang luas dengan baik,  maka ruangan yang awalnya kosong dan tidak terpakai dapat digunakan secara efisien dan efektif.

  1. Kesenangan dan rasa puas pegawai,

Pegawai diberikan rasa aman dan nyaman sehingga mereka merasa puas.

  1. Memudahkan pengawasan,

Tata ruang kantor dibuat untuk memudahkan pengawasan dari atasan ke bawahan.

  1. Kesan yang baik bagi para langganan dan tamu,

Memberikan kesan yang positif terhadap tamu dan langganan.

  1. Fleksibilitas yang besar untuk kebutuhan-kebutuhan yang berlainan.

Penyesuaian diberikan terhadap sesuatu hal yang besar untuk kebutuhan lainnya.

Manajemen sebuah perusahaan tertentu harus menentukan yang mana dari tujuan-tujuan ini atau tujuan-tujuan lain yang paling penting agar pelaksanaan pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.

sumber :

https://radiomarconi.com/