Predikat Sangat Memuaskan, Ari Yusuf Amir Resmi Sandang Gelar Doktor S3 di UII
Posted in: Pendidikan

Predikat Sangat Memuaskan, Ari Yusuf Amir Resmi Sandang Gelar Doktor S3 di UII

Predikat Sangat Memuaskan, Ari Yusuf Amir Resmi Sandang Gelar Doktor S3 di UII

Predikat Sangat Memuaskan, Ari Yusuf Amir Resmi Sandang Gelar Doktor S3 di UII
Predikat Sangat Memuaskan, Ari Yusuf Amir Resmi Sandang Gelar Doktor S3 di UII

Praktisi hukum Ari Yusuf Amir berhasil meraih gelar doktor (S3)

dalam bidang ilmu hukum dari Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) dengan hasil predikat kelulusan sangat memuaskan.

Gelar tersebut diperolehnya setelah menjalani sidang terbuka promosi doktor yang berlangsung di Auditorium UII, Jalan Kaliurang, Sleman, Yogyakarta, Jumat (8/11/2019).

Sidang terbuka dipimpin Fathul Wahid, Rektor UII. Sementara selaku promotor dalam sidang terbuka itu adalah Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej dengan Co-Promoter, Dr Siti Anisah.

Anggota penguji diantaranya, Prof. Nindyo Pramono, Prof. Nyoman Serikat Putra Jaya dan Dr. Artidjo Alkostar

, mantan hakim agung.

Dalam sidang terbuka tersebut, pengacara senior yang juga pendiri Law Firm Ail Amir & Associates ini berhasil mempertahankan disertasinya berjudul ‘Sistem Pertanggungjawaban Dan Penerapan Sanksi Pidana Terhadap Pemegang Saham Korporasi Sebagai Subjek Hukum Pidana’.

“Dari hasil penelitian disertasi saya ini, saya melihat begitu pentingnya pemegang saham itu diberikan juga tanggungjawab pidana,” kata Ari kepada para wartawan usai menjalani sidang terbuka.

Rektor UII yang juga Ketua Sidang terbuka promosi doktor, Fathul Wahid

memberikan ucapan selamat kepada Ari yang telah berhasil meraih gelar doktor. “Saya berikan selamat kepada Ari Yusuf Amir,” kata Fathul saat menutup sidang terbuka.

Dalam disertasinya itu, Ari mengulas bahwa banyak kasus pidana di Indonesia yang seringkali tidak lepas dari peran korporasi.

Kejahatan yang dilakukan korporasi ini menimbulkan sejumlah kerugian, seperti kerusakan lingkungan dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

 

Baca Juga :