Posted in: Tekno

Perusahaan farmasi di Asia Tenggara terinfeksi malware PlugX

Perusahaan farmasi di Asia Tenggara terinfeksi malware PlugX

Perusahaan farmasi di Asia Tenggara terinfeksi malware PlugX

Para ahli Kaspersky Lab telah menemukan bukti adanya sebuah tren baru di mana semakin banyak pelaku kejahatan siber canggih yang mengalihkan perhatian mereka pada serangan terhadap sektor kesehatan.

Malware PlugX yang terkenal telah terdeteksi di perusahaan farmasi yang berlokasi di Vietnam, adapun tujuan dari malware ini adalah mencuri formula obat dan informasi bisnis berharga.

“Saat ini data kesehatan yang bersifat pribadi dan rahasia terus bermigrasi

dari bentuk kertas ke digital dalam organisasi kesehatan. Sementara keamanan infrastruktur jaringan sektor ini seringkali terbengkalai,” kata Yury Namestnikov, peneliti keamanan di Kaspersky Lab, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

“Pendeteksian malware PlugX di perusahaan farmasi menunjukkan bahwa kita menghadapi pertarungan lain yang perlu kita hadapi – dan menangkan – dari penjahat siber,” sambung dia.

Kaspersky Lab menjelaskan bahwa PlugX malware merupakan sebuah remote access tool (RAT). Perangkat lunak berbahaya ini biasanya disebar melalui spear phishing, yang sebelumnya telah terdeteksi dalam serangan yang menargetkan organisasi militer, pemerintahan dan organisasi politik.

RAT digunakan oleh sejumlah pelaku ancaman siber yang berbahasa China

, diantaranya Deep Panda, NetTraveler atau Winnti.

Pada tahun 2013, diketahui bahwa Winnti, yang bertanggung jawab atas serangan terhadap perusahaan di industri game online, telah menggunakan PlugX sejak Mei 2012.

Menariknya, Winnti juga terdeteksi dalam serangan terhadap perusahaan farmasi

, di mana tujuannya adalah untuk mencuri sertifikat digital dari peralatan medis dan pengembang software.

 

sumber :

https://cipaganti.co.id/antivirus-premium-apk/