Pemkot Bogor Bahas Rute Sekolah

Pemkot Bogor Bahas Rute Sekolah

Pemkot Bogor Bahas Rute Sekolah
Pemkot Bogor Bahas Rute Sekolah

Pemerintah Kota Bogor saat ini sedang membahas masalah rute bagi bus sekolah. Bus sekolah sendiri merupakan salah satu dari 32 janji politik Bima Arya – Usmar Hariman.

“Target RPJMD 2014 – 2019 itu bus sekolah sebanyak empat unit. Persoalan yang sedang dikaji sekarang adalah untuk rutenya. Saat ini sedang dikaji dan ditelaah,” ujar Plt Wali kota Usmar Hariman

Sistem sekolah di Kota Bogor disebut Usmar tidak menganut sisten zonasi sehingga untuk pemerataan sekolah masih jauh. “Sistem sekolah kita kan tidak menganut zonasi ya. Pemerataan sekolah pun disebut masih jauh titik lokasinya,” ujarnya.

Saat ini Usmar menyatakan sedang dibahas rute-rute efektif untuk bus sekolah ini.

Apakah nantinya mengikuti Sistem Satu Arah (SSA), diberangkatkan dari Baranangsiang, atau bahkan dari Ciawi langsung menuju SSA ke Sempur, Jalak Harupat, dan lokasi lain.

“Ya itu harus diidentifikasi berapa sekolah yang bisa dilalui. Nanti bisa dirumuskan lagi. Itu harus ada simulasi terkait efektifitas dua bus sekolah ini. Yang pasti satu dari arah mana dan satu yang lain. Harus berlawanan titiknya,” ucapnya.

Usmar menyebut target akan ada empat unit bus sekolah yang akan beroperasi dan mengakomodasi siswa-siswi di Kota Bogor. Dua unit disebut dibuat 2018 ini, sementara dua sisanya akan dibuat tahun depan. Untuk penganggaran bus sekolah disebut berasal dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor.

Ayub Cahyono selaku Kasubag Umum dan Kepegawaian Disdik Kota Bogor menyatakan

, awalnya pengadaan merupakan tanggungjawab Dinas Perhubungan (Dishub). Namun, setelah dilakukan pengajian, pengadaan diserahkan kepada Disdik karena berhubungan dengan sekolah dan siswa yang merupakan wilayah Disdik.

“Sesuai dengan pembicaraan dengan Plt Walikota, pengadaan diserahkan ke kita (Disdik). Mungkin kita pegang sampai tahun depan, sampai UPTD Terminal dan Angkutan Dishub sudah berjalan dengan baik. Bus wisata ini kan dikelola oleh mereka juga,” ujar Ayub.

Untuk proses yang sedang berlangsung, Ayub mengaku masalah bus sekolah ini sedang diproses

dalam e-purchasing di e-catalog. Namun, kemarin sempat ada kendala karena pengadaan bus sekolah ini belum masuk dalam Rencana Kebutuhan Barang Milik Daerah (RKBMD), yang salah satunya akibat dari pengalihan pengurusan.

 

Sumber :

http://reachforcollege.org/ways-to-find-the-best-medical-information-online