Standar Profesi IT di Indonesia

Standar Profesi IT di Indonesia

Standar Profesi IT di Indonesia
Standar Profesi IT di Indonesia

Sebagai seorang yang berkecimpung di dalam dunia IT, kita harus mengetahui apa standar profesi yang ada di bidang kita tersebut. Khususnya standar IT yang ada di Indonesia. Dengan mengetahui standar IT yang ada maka kita akan mengetahui apa saja yang bisa kita lakukan dalam pekerjaan kita nantinya. Dan hal tersebut bisa sebagai bahan pertimbangan dalam memlih suatu pekerjaan, karena kita akan mengetahui spesifikasi tentang pekerjaan yang kita inginkan tersebut.
Institusi pemerintah telah mulai melakukan klasifikasi pekerjaan dalam bidang teknologi informasi ini. Klasifikasi pekerjaan ini telah diterapkan sejak 1992. Bagaimanapun juga, klasifikasi pekerjaan ini masih belum dapat mengakomodasi klasifikasi pekerjaan pada teknologi informasi. Terlebih lagi, deskripsi pekerjaan setiap klasifikasi pekerjaan masih tidak jelas dalam membedakan setiap sel pekerjaan.
Beberapa perusahaan yang dimiliki oleh pemerintah mempunyai klasifikasi pekerjaannya sendiri. Begitu juga dengan beberapa perusahaan swasta yang besar, telah mengembangkan klasifikasi pekerjaan mereka sendiri juga. Belum adanya standardisasi klasifikasi pekerjaan ini terkadang menimbulkan kesulitan bagi para profesional TI.
Departemen Tenaga Kerja berkeinginan untuk mengeluarkan standard kompetensi untuk teknologi informasi. IPKIN diharapkan memberikan sumbangan untuk formulasi standard kompetensi pada Teknologi Informasi. Dengan mengacu ke model regional (model SRIG-PS), standard kompetensi yang akan diterapkan di Indonesia akan mudah dapat diterima dan disetarakan di negara-negara lain di region ini. Bagaimanapun juga, suatu persetujuan bilateral harus dicapai antara Pemerintah kedua negara.

Profesi TI di Indonesia
Pasar Teknologi Informasi di Indonesia ditunjukkan pada tabel berikut ini (Infokomputer, 1995) :
Jenis Perangkat dalam million US$
1988 1989 1990 1991 1995
Perangkat keras 192.5 252 303.6 292.8 57.2
Perangkat Lunak 20 35 50.6 67.2 75
Jasa 25 39 55.2 62.4 111
Peralatan tambahan (komunikasi data dll) 12.5 28 50.6 57.6 60
Total 250 354 460 480 818

Jumlah mahasiswa yang mempelajari teknologi informasi di Indonesia :
Jenis Pendidikan Jumlah mahasiswa Jumlah kelulusan
Non Gelar di Universitas Swasta 25376 5100
Strata 1 di Universitas Swasta 27903 7500
Strata 1 di Universitas Negeri 2300 100
Total 55579 12700

Klasifikasi Pekerjaan TI pada Institusi Pemerintah
Sejak tahun 1991, ada sekitar lebih dari 400 profesional pada Teknologi Informasi yang bekerja pada institusi pemerintah. Pemerintah Indonesia telah menspesifikasi klasifikasi pekerjaan untuk teknologi informasi, untuk tingkat programmer dan tingkat sistem analis. Tingkat-tingkat ini lebih tinggi dari tingkat operator. Klasifikasi ini diterapkan untuk memberikan skema pengembangan profesi yang berkesinambungan.
Klasifikasi pekerjaan ini adalah :
Pangkat Tingkat Nama Deskripsi Pekerjaan
IIB s/d IIID 01 Asisten Pranata
Komputer Madya Membantu dalam pelaksanaan studi kelayakan
Membantu dalam pembuatan spesifikasi sistem
Mempelajari spesifikasi sistem dan memformulasikan
spesifikasi program
Menguji program
Dokumentasi program dan manual operasi
Pemeliharaan dan meng-up-grade sistem
02 Asisten Pranata Komputer
03 Ajun Pranata Komputer Muda
04 Ajun Pranata Komputer Madya
05 Ajun Pranata Komputer Melengkapi implementasi sistem
Mengembangkan sistem dan program
Mensupervisi Pranata Komputer
Menerbitkan publikasi ilmiah dalam teknologi
informasi
Membantu pelaksanaan konsultasi dalam
mengembangkan teknologi informasi di institusi
pemerintah
06 Ahli Pranata Komputer Pratama
IV-A 07 Ahli Prata Komputer Muda
08 Ahli Pranata Komputer Madya Melaksanakan studi kelayakan
Mengimplementasi sistem
Menguji sistem
Mengembangkan sistem
Mensupervisi Pranata Komputer
Menerbitkan publikasi ilmiah dalam teknologi
informasi
Memilih teknologi yang sesuai untuk teknologi
informasi dalam institusi pemerintah
09 Ahli Pranata Komputer
Utama Pratama
10 Ahli Pranata Komputer
Utama Muda
11 Ahli Pranata Komputer
Utama Madya

Klasifikasi pekerjaan ini dirancang dengan mempertimbangkan persyaratan utama dan persyaratan tambahan setiap sel.

Persyaratan utama dipertimbangkan berdasarkan :
• Latar belakang akademik
• Pengembangan sistem, pengalaman pemeliharaan
• Pengembangan Profesi

Persyaratan tambahan dievaluasi berdasarkan :
• Pengalaman menulis dan menerjemahkan.
• Kegiatan keilmuan, seperti survey, riset, dan sebagainya.
• Pelatihan
• Organisasi Profesi
• Penghargaan

Evaluasi dilakukan oleh Kepala Biro Pusat Statistik untuk staf dengan tingkat IV-A dan Badan Penguji dalam Tingkat Nasional. Bagaimanapun, evaluasi untuk tingkat II-B dan III-D dilakukan oleh Badan Penguji pada tingkat institusi, seperti di Departemen. Badan Penguji dipilih setiap 5 tahun oleh Menteri Aparatur Negara.

BAKOTAN (Badan Kerjasama Otomatisasi Administrasi Negara)
Pada tanggal 20 Mei 1969, pemerintah telah membentuk Badan Kerjasama Otomatisasi Administrasi Negara – BAKOTAN berdasarkan Keputusan Menteri Aparatur Negara. Institusi ini mempunyai pekerjaan :
• Akuisisi, pengolahan dan melakukan investigasi masalah otomasi pada administrasi pemerintah.
• Menyediakan laporan, menyarankan, dan memberi konsultasi kepada pemerintah dalam mekanisme administrasi.
• Melakukan kerjasama, konsultasi, dan informasi kepada masyarakat.

Sumber : https://fleshlightvibroreview.com/

Jenis Profesi IT di Indonesia dan Perbandingan

Jenis Profesi IT di Indonesia dan Perbandingan

Jenis Profesi IT di Indonesia dan Perbandingan
Jenis Profesi IT di Indonesia dan Perbandingan

Berikut adalah 10 jenis profesi pada bidang IT di Indonesia beserta jobdesknya:

1. Analyst Programmer
Seorang analis bertugas untuk merancang, membuat ‘code’ program, dan menguji program untuk mendukung perencanaan pengembangan sebuah sistem atau aplikasi.

2. Web Designer
Mengembangkan rancangan inovatif aplikasi web-based beserta isi dari aplikasi tersebut.

3. Systems Programmer/Softaware Engineer
Seseorang dengan posisi ini, harus terbiasa dengan pengembangan software ‘life cyclces’ dan memiliki keterampilan dalam mendesain suatu aplikasi, bahkan sistem. Tugasnya adalah menyiapkan program sesuai dengan spsifikasi, melakukan dokumentasi program, dan menguji program yang telah dibuat.

4. IT Executive
Seorang eksekutif IT bertanggung jawab untuk memelihara kecukupan, standard & kesiapan systems/infrastructure untuk memastikan pengoperasiannya dapat efektif & efisien. Selain itu
harus juga menerapkan prosedur IT & proses untuk memastikan data terproteksi secara maksimum.

5. IT Administrator
Tugasnya adalah menyediakan implementasi & administrasi yang meliputi Local Area Network (LAN), Wide Area Network (WAN) dan koneksi dial-up, firewall, Proxy serta pendukung teknisnya.

6. Network Administrator
Mengurusi & mengoperasi jaringan LAN maupun WAN, manajemen sistem serta dukungan terhadap perangkat kerasnya.

7. Database Administrator
Bertanggung jawab Untuk administrasi & pemeliharaan teknis yang menyangkut perusahaan dalam pembagian sistem database.

8. Systems Engineer
– Menyediakan rancangan sistem & konsultasi terhadap pelanggan.
– Memberikan respon terhadap permintaan technical queries serta dukungannya.
– Termasuk melakukan pelatihan teknis ke pelanggan & IT administrator.

9. Network Support Engineer
– Melaksanakan komunikasi & analisa sistem networking
– Mendisain perencanaan untuk integrasi. Mendukung jaringan pada internet, intranet & extranet.
– Menganalisa & ikut ambil bagian dalam pengembangan standardisasi keamanan & implementasi mengendalikan untuk keamanan LAN & WAN

10. IT Manager
– Mengatur kelancaran dari sistem IT.
– Troubleshooting & membantu organisasi dalam menangani permasalahan IT.
– Sesuai dengan pengembangan IT yang baru dalam bidang yang diperlukan.

Perbandingan dengan negara lain:
• Singapore
Pada model Singapore juga dilakukan pembagian berdasarkan tingkatan senioritas. Misal pada System development dibagi menjadi:

1. Programmer
2. Analyst/Programmer
3. Senior Analyst/Programmer
4. Principal Analyst/Programmer
5. System Analyst
6. Senior System Analyst
7. Principal System Analyst
• Malaysia

Model Malaysia ini mirip dengan model Singapore, juga membedakan posisi pekerjaan pada berbagai sektor bisnis. Tetapi berbeda dalam melakukan ranking senioritas, misal untuk System Development:

1. Programmer
2. System Analyst/Designer
3. System Development Executive
• Inggris
Model British Computer Society (BCS)
Untuk model BCS pekerjaan diklasifikasikan dalam tingkatan sebagai berikut :
Level 0 . Unskilled Entry
Level 1 . Standard Entry
Level 2 . Initially Trainded Practitioner
Level 3 . Trained Practitioner
Level 4 . Fully Skilled Practitioner
Level 5 . Experienced Practitioner/Manager
Level 6 . Specialist Practitioner/Manager
Level 7 . Senior Specialist/Manager
Level 8 . Principal Specialist/Experienced Manager
Level 9 . Senior Manager/Director

Sumber : https://sam-worthington.net/

Pendidikan Teknologi Jadi Fokus Kerja Sama Indonesia-Jepang

Pendidikan Teknologi Jadi Fokus Kerja Sama Indonesia-Jepang

Pendidikan Teknologi Jadi Fokus Kerja Sama Indonesia-Jepang
Pendidikan Teknologi Jadi Fokus Kerja Sama Indonesia-Jepang

Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima Rektor Universitas Hiroshima, Mitsuo Ochi, di kantornya

, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (6/2). Dalam pertemuan itu, Mitsuo bersama JK berbincang seputar Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pendidikan.

DIA menjelaskan, saat ini ada 159 siswa Indonesia yang sedang belajar di Universitas Hiroshima dan terdapat 221 gelar doktor yang sudah diberikan. Karena itu, ke depan hubungan pendidikan di Universitas Hiroshima dan Indonesia bakal ditingkatkan.

”Semoga hubungan pendidikan antara Universitas Hiroshima dengan Indonesia

tetap terjalin baik,” kata Mitsuo Ochi. Dia menjelaskan, nantinya Indonesia dan Jepang terutama universitas akan bekerja sama dalam pendidikan teknologi, budaya masyarakat Jepang kepada mahasiswa.

”Juga ingin belajar di Universitas Hiroshima,”tambahnya.

Tak hanya itu, Mitsuo juga turut berbela sungkawa karena telah terjadi bencana alam

di beberapa daerah Indonesia. Ia juga berkunjung ke Universitas Hasanuddin untuk memberikan bantuan, lalu diserahkan ke

para korban tsunami. (

 

Baca Juga :

 

 

Wagub Imbau SMK Bikin MoU dengan Perusahaan

Wagub Imbau SMK Bikin MoU dengan Perusahaan

Wagub Imbau SMK Bikin MoU dengan Perusahaan
Wagub Imbau SMK Bikin MoU dengan Perusahaan

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, mengatakan, sektor pendidikan khususnya SMA/SMK

akan menjadi prioritas dalam pembangunan di Jawa Barat lima tahun ke depan. “Kenapa? Kalau pendidikan hebat otomatis ekonomi masyarakat akan meningkat, kesehatan masyarakat akan meningkat,” katanya dalam acara Penguatan Kepemimpinan Kepala SMA/SMK/SLB Negeri dan Swasta

Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Provinsi Jawa Barat.

Untuk menuju ke sana, sambung Uu, Jawa Barat membutuhkan kekompakan dan kebersamaan

dari semua insan pendidikan di Jawa Barat. “Kami ingin membangun hubungan emosional dengan bapak/ibu (insan pendidikan), karena bapak/ibu adalah mitra bagi kami, sehingga program kami bisa dibantu bapak/ibu semua,”kata Uu.

Uu juga berpesan kepala sekolah dan guru mampu membuka cakrawala dan wawasan berpikir para siswa serta mampu mengubah paradigma berpikir peserta didik tentang potensi dirinya. Dengan begitu, para guru tak hanya menekankan nilai angka dan ijazah dalam setiap proses pendidikan. Uu menekankan sekolah membuat program pendidikan kewirausahaan dan MoU dengan berbagai perusahaan yang bisa menyerap tenaga kerja lulusan SMA/SMK.

“Sekolah harus mengadakan MoU dengan perusahaan yang bisa menyerap lulusan SMA/SMK

. Para kepala

sekolah harus membuat program agar lulusannya tidak nganggur,” katanya. Uu juga meminta sekolah bisa membangun moral dan karakter peserta didik. Sebab, kunci sukses pendidikan bukan hanya dilihat dari nilai akademis, namun juga karakter dan moral.

 

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/BYJB6KN

Dinahkodai Pentolan Baru, IMQN Minta Santri Melek Teknologi

Dinahkodai Pentolan Baru, IMQN Minta Santri Melek Teknologi

Dinahkodai Pentolan Baru, IMQN Minta Santri Melek Teknologi
Dinahkodai Pentolan Baru, IMQN Minta Santri Melek Teknologi

Pengurus baru Ikatan Mahasiswa Qotrun Nada (IMQN) belum lama ini resmi dilantik.

Pengurus baru yang dinahkodai Imam Maksum tersebut mengajak para santri untuk melek teknologi. Bahkan, dirinya tak canggung meminta para santri mulai menyiapkan diri dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Pentolan anyar IMQN Imam Maksum menjelaskan, para santri milenial saat ini harus paham industri digital yang kian menggeliat. Bahkan, kemajuan teknologi informasi ini tak bisa terhindarkan. Santri tidak boleh menutup mata dengan perkembangan zaman. “Pengetahuan agama sangat penting itu untuk bekal di hari akhir, namun bekal pengetahuan duniawi juga harus kita kuasai, jika tidak kita akan tenggelam ditelan zaman,” bebernya saat mendatangi kantor Redaksi Harian Metropolitan, belum lama ini.

Intinya, lanjut dia, santri harus memiliki wawasan yang tidak terbatas dan luas.

Segala bentuk perubahan zaman harus dihadapi dengan pengetahuan yang mumpuni. Bahkan, dirinya meminta para santri harus memiliki nalar yang kritis. “Kita hidup di zaman dengan perubahan yang sangat cepat. Hari ini dunia sudah sangat canggih, dunia sudah harus ada dalam genggaman kita. Kita ingin merubah pandangan orang bahwa santri bukan hanya ahli dalam bidang agama tapi juga pengetahuan umum lainnya,” imbuhnya lagi.

Terpisah, Pengasuh Pondok Pesantren Qotrun Nada Burhanudin Marzuki mengapresiasi para pengurus IMQN

periode 2018-2019. “Hal ini membuktikan bahwa Qotrun Nada sudah serius dalam mencetak kader-kader yg unggul dan siap berkhidmat untuk bangsa di masa mendatang,” tegas Burhanudin dalam rilis yang diterima Metropolitan.

Sebelumnya Ponpes Qotrun Nada mendapatkan dua penghargaan dari Kementerian Agama RI. Pertama, sebagai Ponpes terbanyak yg mengirimkan santrinya ke Cairo Mesir untuk melanjutkan pendidikan S1. Kedua, Madrasah Aliyah terbanyak Se-Indonesia yg meluluskan santrinya ke PTN. (suf)

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/B9GZVPY

Mendikbud: Full Day School Dimulai Tahun Ajaran Baru

Mendikbud: Full Day School Dimulai Tahun Ajaran Baru

Mendikbud Full Day School Dimulai Tahun Ajaran Baru
Mendikbud Full Day School Dimulai Tahun Ajaran Baru

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyatakan, pihaknya akan terus melanjutkan

Peraturan Menteri, atau Permen Nomor 23 Tahun 2017, mengenai sekolah lima hari yang sering disebut full day school. Peraturan itu akan mulai diterapkan pada tahun ajaran baru.

“Tetap jalan, sambil menunggu terbitnya Perpres (Peraturan Presiden) toh. Jadi, nanti kalau Perpres terbit, Permennya ini dinyatakan tidak berlaku lagi,” kata Muhadjir usai berbuka puasa di rumah dinas menteri Widya Candra, Jakarta, Selasa 20 Juni 2017.

Muhadjir menjelaskan, Perpres merupakan upaya penguatan payung hukum dari Permen full day school.

“Nanti disempurnakan, diperbaiki dengan memperhatikan aspirasi yang berkembang,” ujarnya.

Mengenai kapan Perpres itu rampung, Muhadjir menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo. “Tergantung, kalau urgent biasanya pak Presiden bisa sangat cepat,” ujarnya.

Atas dasar itu, Muhadjir memastikan penerapan full day school akan dilakukan secara bertahap. “Sesuai kesiapan masing-masing daerah. Ya, itu sebagai pegangan,” katanya.

Ia mengemukakan, tim Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah melakukan penggodokan

petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis bagi Permen Nomor 23 Tahun 2017 tersebut. “Sekarang dikerjakan tim Kemendikbud dan Kemenag, termasuk sosialisasi jalan terus,” katanya.*** (viva)

 

Baca Juga :

 

 

Nostalgia Petria di SD 003 Bukit Kapur

Nostalgia Petria di SD 003 Bukit Kapur

Nostalgia Petria di SD 003 Bukit Kapur
Nostalgia Petria di SD 003 Bukit Kapur

Anggota DPRD Kota Dumai, Petria Naspita mengadiri pelepasan sekaligus perpisahan siswa kelas VI

, SD Negeri 003 Kecamatan Bukit Kapur di Kelurahan Kampung Baru. Acara ini turut dihadiri aparat pemerintahan setempat, tokoh masyarakat dan wali murid.

Tatkala, mengikuti rangkaian di sekolah itu, tak terasa terbersit rasa haru di hati Petria. Bagai mana tidak, sekolah tersebut adalah sekolah dimana beliau diajarkan membaca menulis dan berhitung. Kehadiran politisi Partai Gerindra itu menjadi suatu nostalgia tersendiri baginya.

“Rasanya baru kemarin saya dan teman-teman di lepas dari sekolah ini. Namun hari saya hadir

sebagai tamu dan wakil rakyat, berbeda sekali rasanya. Tak terasa sudah 30 tahun berlalu, dan baru saya sadari ternyata sekarang saya sudah tua. haa…haa,” ujar Petria sembari bercanda.

Terkait kebutuhan di SD 003 Bukit Kapur tersebut, Petria menilai masih banyak kekurangan. Diantaranya kebutuhan sarana dan prasarana kegiatan belajar mengajar, seperti meja, kursi dan ruang kelas baru. Selain itu yang paling mendesak adalah kebutuhan air bersih untuk kegiatan di sekolah tersebut.

“Kebutuhan air bersih di sekolah ini, satu harinya mencapai 2 tanki. Kita pernahusukan ke APBD

namun saat dilakukan pengeboron, tidak keluar airnya. Bahkan juga pakai dana swadaya pribadi, juga tak keluar airnya. Sepertinya dilingkungan sekolah ini sulit airnya,” jelasnya.

Untuk membantu persoalan-persoalan di sekolah itu, Pertia memiliki gagasan untuk membentuk Ikatan Keluarga Alumni. Yang selama ini memang belum ada dan belum terbentuk. “Dengan adanya ikatan alum itu, maka kita akan lebih mudah berkoordinasi dengan orang-orang yang pernah atau lulusan SD 003 Bukit Kapur ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komite SD Negeri 003 Bukit Kapur, yang juga merupakan ketua LPMK Kelurahan Bukit Kapur merasa tersanjung dan bangga atas kehadiran Petria Naspita di acara pelepasan dan perpisahan ini. Tak hanya sebagai alumni di sekolah tersebut, namun sebagai wakil rakyat Petria di nilai sangat peduli dan tanggap terhadap masyarakat.

“Kami masyarakat Kampung Baru dan umumnya Bukit Kapur ini sangat bangga memiliki anggota DPRD seperti bu Petria ini. Kami siap mendukung segala program beliau karena kami menilai bu Petria sangat banyak berbuat di wilayah kampung Baru ini.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/bQsEa5pGw3lq

2.000 Guru Peroleh Pendidikan Internet Sehat dari Media Center Riau

2.000 Guru Peroleh Pendidikan Internet Sehat dari Media Center Riau

2.000 Guru Peroleh Pendidikan Internet Sehat dari Media Center Riau
2.000 Guru Peroleh Pendidikan Internet Sehat dari Media Center Riau

Kehadiran internet menjadi hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Begitupun juga bagi para tenaga pengajar yang berada di Provinsi Riau.

Sebanyak 2.000 guru di tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ada di Provinsi Riau mendapatkan pendidikan tentang internet sehat dari Media Center Daerah Riau.

Salah satu pengurus Media Center Daerah Riau, Kaspar mengungkapkan pentingnya internet

di kehidupan sehari-hari termasuk di dunia pendidikan menjadi salah satu alasan pihaknya memberikan pendidikan bagi para guru. Pemberian edukasi ini diharpakan dapat membuat para guru memanfaatkan internet secara bijak.

“Kita mengedukasi kepada merela bahwa internet suatu hal yang sangat penting dan menarik ketika itu bisa dimanfaatkan secara bijak,” katanya dilansir

Kaspar melanjutkan, para guru-guru tersebut diajarkan untuk tidak mudah menyebarkan berita

apalagi berita yang bersifat hoax dalam dunia maya. Mereka diajarkan untuk memposting konten-konten kreatif yang bisa bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

“Narasumber kita datangkan dari berbagai universitas yang ada di Riau,” terangnya.

Selain para guru, edukasi juga ditujukan bagi para anak-anak SD hingga SMA. Setiap angkatan terdiri dari 12 orang dengan waktu pengajaran selama 2 sesi. Sesi pagi serta sesi sore.

 

“Sesi pagi biasanya masalahh manfaat internet sehat. jadi pada sesi itu kita ajarkan membuat email. Sedangkan sesi sore mengajarkan kepada guru-guru untuk membuat artikel untuk ditulis ke blog. Siapa tau nanti mereka ingin berbisnis di dunia maya,” jelas Kaspar.

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/bf0tb3r2w9lb30gIbc0WS

STRUKTUR PASAR

STRUKTUR PASAR

STRUKTUR PASAR
STRUKTUR PASAR

 

 Pasar adalah suatu tempat atau proses interaksi antara permintaan (pembeli) dan penawaran (penjual) dari suatu barang/jasa tertentu, sehingga akhirnya dapat menetapkan harga keseimbangan (harga pasar) dan jumlah yang diperdagangkan.

      Jadi setiap proses yang mempertemukan antara pembeli dan penjual, maka akan membentuk harga yang disepakati antara pembeli dan penjual.

     Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat pasar dalam bentuk fisik seperti pasar barang (barang konsumsi). Secara sederhana pasar dapat dikelompokkan menjadi:

a. Menurut segi fisiknya, pasar dapat dibedakan menjadi beberapa macam, di antaranya:
1) pasar tradisional

    2) pasar raya

    3) pasar abstrak

    4) pasar konkrit

    5) toko swalayan

    6) toko serba ada

  1. Sedangkan berdasarkanjenis barang yang dijual, pasar dibedakan menjadi beberapa  macam di
    antaranya:

   1) pasar ikan

   2) pasar sayuran

   3) pasar buah-buahan

   4) pasar barang elektronik

   5) pasar barang perhiasan

   6) pasar bahan bangunan

   7) bursa efek dan saham.

Aktivitas usaha yang dilakukan di pasar pada dasarnya akan melibatkan dua subyek pokok, yaitu produsen dan konsumen. Kedua subyek tersebut masing-masing mempunyai peranan yang sangat besar terhadap pembentukan harga barang di pasar.

Baca Juga

belajar di kelas softskill

belajar di kelas softskill

belajar di kelas softskill
belajar di kelas softskill

Ketika pertama kali saya masuk pelajaran softkill saya berfikir pelajaran ini sedikit santai karena pengalaman semester-semester lalu pelajaran softskill sedikit santai . Ternyata pelajaran softskill yang diajarkan oleh ibu Ira Phajar Lestari sangat berbeda .Saya merasa pelajaran softskill sangat berguna , selain itu ibu Ira mengajarnya membuat saya lebih semangat karena bu Ira mengajarkan mahasiswanya lebih disiplin dan saya merindukan pengajar seperti ibu Ira yang disiplin, serius dalam mengajar dan memberi nilai secara objektif . Semenjak saya masuk kelas softskil saya bisa lebih mengenal keuntungan dari blog padahal awalnya saya tidak begitu mementingkan blog . thanks to ibu Ira Phajar Lestari:)

Sumber : https://earlraytomblin.com/