Langkah langkah yang dalam pengambilan sampel secara stratified adala
Posted in: Pendidikan

Langkah langkah yang dalam pengambilan sampel secara stratified adalah:

Langkah langkah yang dalam pengambilan sampel secara stratified adalah:Langkah langkah yang dalam pengambilan sampel secara stratified adala

  1. a)Menetukan populasi penelitian
  2. b)Mengidentifikasi segala karakteristik dari anggota yang menjadi populasi, misalnya tingkat pendidikan
  3. c)Mengelompokan anggota populasi yang mempunyai karakteristik yang sama dalam suatu kelompok
  4. d)Mengambil dari setiap strata
  5. e)Tehnik pengambilan sampel dari masing masing strata dapat dilakukan dengan random atau non random

Pengambilan sampel secara kelompok (cluster sampling)

Pada tehnik ini sampel bukan terdiri dari unit individu tetapi terdiri dari kelompok atau gugusan (cluster).  Gugusan atau kelompok yang diambil sebagai sampel ini terdiri dari unit geografis (desa, kecamatan, kabupaten, dan sebagainya), unit organisasi misalnya klinik, PKK, LKMD dan sebagainya. Peneliti tidak mendaftarkan semua anggota atau unit yang ada didalam populasi, tetapi cukup mendaftarkan banyaknya kelompok yang ada didalam populasi kemudian mengambil bebebrapa sampel berdasarkan kelompok kelompok teersebut.

Misalnya; penelitian tentang kesinambungan imunisasi anak balita dikecamatan X dan menurut laporan puskesmas jumlah anak balita ada 1500 orang  (N= 1500), misalkan sampel yang diambil 20% dari total populasi jadi (n=300), kita mau mengambil 3 kelurahan saja, di satu kecamatan X terdapat 15 kelurahan, kita ambil secara random, kemudian anak balita yang berada di 3 kelurahan tersebut itulah yang diteliti.

5)   Pengambilan sampel secara gugus bertahap (multistage sampling)

Multistage sampling merupakan tehnik penarikan sampel dimana peneliti mengambil sampel dengan cara bertingkat. Umumnya penarikan sampel pada setiap unit atau tingkat dilakukan secara random. Hal ini memungkinkan untuk dilaksanakan bila populasi terdiri dari bermacam macam tingkat wilayah. Pelaksanaan nya dengan membagi wilayah populasi kedalam sub sub wilayah, dan dan tiap sub wilayah dibagi ke dalam bagian bagian yang lebih kecil, dan seterusnya.

  1. Non Random ( Non Probability Sample)

Pengambilan sampel yang bukan secara acak adalah pengambilan sampel yang tidak didasarkan atas kemungkinanyang dapat diperhitungkan.  Tehnik ini lebih praktis dan mudah, sering dipakai pada penelitian klinis. Tapi peril diingat bahwa tehnik yang terbaik secara statistik  adalah probability sampling. Cara ini dipergunakan : Bila biaya sangat sedikit , hasilnya diminta segera, tidak memerlukan ketepatan yanq tinggi, karena hanya sekedar gambaran umum saja. Metode ini mencakup beberapa tehnik antara lain:

1)   Sampel Dengan Maksud (Purposive sampling)

Mula mula peneliti mengidentifikasi semua karakteristik populasi, misalnya dengan mengadakan studi pendahuluan atau dengan mempelajari berbagai hal yang berhubungan dengan populasi. Kemudian peneliti menetapkan berdasarkan pertimbangannya, sebagian anggota populasi menjadi sampel penelitian sehingga tehnik pengambilan sampel secara proporsive ini didasarkan pertimbangan pribadi peneliti sendiri.

Baca juga: