Keinginan Landak

Keinginan Landak

Landak sedang duduk sendirian di tepi danau, sambil memandangi tubuhnya melalui pantulan air danau. Ah, ia terlihat murung. Kenapa, ya?

Rupanya, Landak merasa kesepian. Tidak ada satu pun penghuni hutan yang mau berteman dengannya.

Seluruh penghuni hutan takut untuk berteman dengan Landak. Mereka takut akan tertusuk duri Landak. Hal itu membuat Landak bersedih.

“Andai saja aku tak berduri, mungkin binatang-binatang di hutan tak akan lari bila melihatku. Mereka pasti mau menjadi temanku,” keluh Landak.

Tiba-tiba, seekor kura-kura muncul dari danau. Ia heran melihat Landak yang murung.

“Hai, Landak. Kenapa kamu terlihat murung?” tanya Kura-kura.

“Aku sedang sedih. Tak ada binatang di hutan yang mau menjadi temanku. Itu karena aku memiliki duri di seluruh tubuhku ini,” jelas Landak.

Mendengar cerita Landak, Kura-kura ikut bersedih. Semua binatang memang takut melihat duri di tubuh Landak. Tapi, berbeda dengan Kura-kura.

Ia tidak takut dengan Landak, sebab ia memiliki cangkang yang keras. Tak mungkin cangkangnya tembus terkena duri Landak.

“Aku mau menjadi temanmu,” ucap Kura-kura sambil tersenyum.

“Sungguh?” tanya Landak, tak percaya dengan apa yang ia dengar. Kura-kura menganggukkan kepalanya.

Betapa bahagianya Landak, karena ada binatang yang mau menjadi temannya.

Sejak saat itu, Landak dan Kura-kura menjadi teman baik. Mereka terlihat bahagia saat bermain bersama.

Karena pertemanan itu, Landak jadi tahu bahwa Kura-kura menggunakan cangkangnya sebagai rumahnya. Begitu pun dengan Kura-kura. Ia jadi tahu bahwa Landak bisa membuat dirinya seperti bola berduri.

Suatu hari, ketika Landak dan Kura-kura sedang bermain di tepi danau, datanglah Kelinci.

“Hai, Landak, Kura-kura. Besok siang, Kancil berulang tahun. Kalian diundang ke pesta ulang tahunnya. Jangan lupa datang, ya,” ujar Kelinci sambil menyerahkan dua lembar undangan.

Wah, Landak menjadi sangat senang. Satu per satu binatang di hutan mulai tidak takut dengannya.

Esok harinya, hampir seluruh penghuni hutan berkumpul di rumah Kancil. Mereka membawa kado dan memberikan ucapan selamat kepada Kancil. Makanan di sana pun sangat banyak, membuat Landak semakin senang.

Namun, ada satu tamu yang tak diundang, yaitu Serigala. Serigala tahu bahwa penghuni hutan sedang berkumpul. Ia pun sengaja datang ke pesta Kancil untuk memangsa mereka.

Suasana pesta ulang tahun langsung menjadi kacau saat Serigala datang. Seluruh binatang yang hadir seketika berlari menyelamatkan diri. Tapi, tidak dengan Landak. Ia justru membuat dirinya seperti bola berduri.

Melihat Landak yang diam di tempat, Serigala pun mendekat. Ia hendak memangsa Landak. Tapi, apa yang terjadi?

Olala, Serigala justru berteriak sangat kencang. Ya, duri-duri di tubuh Landak telah menusuknya. Serigala yang kesakitan pun berlari menjauh.

Semua penghuni hutan bersorak senang. Landak telah berhasil mengalahkan Serigala. Semua binatang mendekati Landak dan mengucapkan terima kasih.

Landak pun sadar bahwa Tuhan telah menciptakan makhluk-Nya dengan kelebihan masing-masing. Dan duri di tubuhnya adalah kelebihan yang ia miliki.

Baca Juga: