Posted in: Umum

ilmu-ilmu kealaman

ilmu-ilmu kealaman

            Di samping perkembangan ilmu-ilmu keagamaan yang tadi dijelaskan, ikut berkembang pula ilmu-ilmu alam, seperti ilmu kedokteran, sosial, perekonomian, pertanian, perindustrian, perdagangan, dan lain-lain.

1  Ilmu kedokteran

            Ilmu ini mulai berkembang dengan pesat pada masa akhir dinasti Abbasiyah I dan mencapai puncaknya pada masa pemerintahan dinasti Abbasiyah II, III, IV. Dinasti Abbasiyah telah melahirkan banyak dokter kenamaan. Banyak dokter asing yang dipakai untuk praktik dan menjadi guru. Banyak pula rumah sakit besar dan sekolah tinggi kedokteran yang didirikan. Di antara para dokter yang berjasa dalam mengembangkan ilmu kedokteran, yaitu Abu Zakaria Yuhana bin Masiwaih, seorang ahli farmasi di rumah sakit Yundishapur; Sabur bin Sahal, direktur rumah sakit Yundishapur; Abu Zakaria Al-Razy, kepala para dokter rumah sakit Bagdad; Ibnu Sina, karyanya yang terkenal adalah al Qanun fi al Thib.

2  Ilmu sosial

            Ilmu sosial pada masa pemerintahan bani Abbasiyah mengalami kemajuan sangat pesat. Akibatnya, kehidupan sosial pada masa itu dibagi ke dalam dua kelas, yaitu;

  1. Kelas khusus, terdiri atas khalifah dan ahli famili khalifah, yaitu bani Hasyim; para pembesar negara (seperti menteri, gubernur, panglima, dan para pejabat); para bangsawan yang bukan bani Hasyim (seperti kaum Quraisy pada umumnya); para petuga khusus; anggota tentara; dan pembantu-pembantu istana.
  2. Kelas umum, terdiri atas para seniman, ulama, fuqaha, pujangga, saudagar dan pengusaha, serta tukang (industrialis) dan petani.

3  Ilmu ekonomi

            Ilmu ekonomi juga mengalami kemajuan yang sangat pesat pada masa ini. Pada masa awal pemerintahan dinasti Abbasiyah, perbendaharaan negara mengalami kemajuan yang sangat hebat. Kas negara selalu penuh. Uang masuk lebih banyak dari pada uang yang keluar. Khalifah Al-mansyur benar-benar telah meletakkan dasar-dasar ekonomi dan keuangannegara.

4  Ilmu Pertanian

            Ilmu pertanian turut mengalami perkembangan dan kemajuan yang sangat hebat pada masa dinasti Abbasiyah. Ilmu pertanian sangat diperhatikan oleh pemerintah. Pemerintah juga sangat menghargai kaum petani dan meringankan beban pajak hasil bumi mereka. Bahkan, di beberapa tempat, beban pajak segala dihapuskan. Usaha lain yang dilakukan untuk menunjukan kemajuan ekonomi pertaniannya adalah dengan membuat bendungan, membangun irigasi, menggali kanal, dan pembuatan lahan pertanian baru.

5  Ilmu perindustrian

            Ilmu alam seperti ilmu perbintangan, biologi, fisika, kimia, dan sebagainya sangat menunjang bagi lahirnya ilmu perindustrian. Para khalifah Abbasiyah banyak mencurahkan perhatiannya pada sektor industri ini. Oleh sebab itu, selama berkuasa mereka tidak saja mementingkan sektor pertanian untuk memajukan perekonomian negara, tetapi juga dengan perhatian yang cukup mereka mengembangkan perindustrian negara. Tenaga ahli itu adalah parailmuan dan cendekiawan yang ditugasi oleh pemerintah untuk membimbing masyarakat agar mampu mendirikan home industry. Para khalifah juga menggunakan berbagai sumber tambang  untuk diolah menjadi barang jadi, seperti emas, perak, perunggu, besi, baja, dan lain-lain.

6  Ilmu perdagangan

            Ilmuperdagangan merupakan salah satu keterampilanbawaan bagi bangsa Arab, juga mengalami kemajuan yang sangat signifikan . disamping perhatian yang demikian besar untuk mengembangkan industri dan pertanian, pemerintah abbasiyah juga memberikan perhatian yang sangat besar bagi perkembangan ekonomi perdagangan. Untuk mencapai tujuan tersebut, para khalifahmenganjurkan para ulama dan cendekiawan untuk membuka jurusan ekonomi perdagangan. Selain itu, upaya konkret juga dilakukan, seperti dengan cara membangun sumur-sumur di tempat-tempat istirahat para khalifah dagang, membangun armada-armada dagang untuk melindungi para pedagang dari perampokan bajak laut, dan membanguntempat-tempat perdagangan baru.

Baca juga: