Facebook kembangkan AI untuk lindungi perempuan

Facebook kembangkan AI untuk lindungi perempuan

Facebook kembangkan AI untuk lindungi perempuan
Facebook kembangkan AI untuk lindungi perempuan

Facebook memperbaiki kebijakan dan teknologi yang mereka gunakan

untuk melindungi para perempuan pengguna platform tersebut dari para pengganggu di dunia maya.

“Tema umum mengenai keamanan perempuan cenderung sama di berbagai tempat di dunia. Tapi jika melihat lebih spesifik ke negara atau wilayah tertentu, perilaku sangat dipengaruhi budaya setempat,” kata Wakil Direktur Manajemen Kebijakan Global Monica Bickert dikutip dari blog resmi Facebook, Rabu.

Facebook mempertajam kemampuan kecerdasan buatan dan machine learning mereka agar secara proaktif dapat mendeteksi gambar dan video telanjang atau hampir telanjang yang dibagikan tanpa izin, tanpa harus menunggu laporan dari pengguna.

Perusahaan yang berbasis di San Francisco, AS itu menggunakan ciri khas digital

(digital fingerprint) dan teknologi pencocokan foto (photo-matching) untuk menghapus dan memblokir foto tersebut agar tidak bisa dibagikan lagi di platform Facebook dan Instagram.

Baca juga: Facebook News diuji coba di Amerika Serikat

Facebook juga memperbarui kebijakan mereka untuk memahami isu keamanan perempuan di dunia maya, setelah berdiskusi dengan ahli dan organisasi pemberdayaan perempuan dari berbagai negara.

Perusahaan yang dipimpin Mark Zuckerberg itu menemukan setiap negara atau wilayah bisa jadi memiliki isu pelecehan seksual yang berbeda berdasarkan norma dan kebiasaan yang berlaku di negara itu.

Contohnya, menurut Facebook, perempuan di Amerika Serikat

merasa dilecehkan jika foto tanpa busananya tersebar di dunia maya. Sedangkan perempuan di negara lain merasa dipermalukan jika ada yang mengunggah fotonya bersama laki-laki yang bukan anggota keluarganya.

“Untuk menyikapi perbedaan tipe pelecehan yang luas itu, aturan kami harus bijaksana dan komprehensif,” kata Facebook dalam blog.

 

sumber :

https://pakdosen.co.id/seva-mobil-bekas/

Traveloka (Juga) Jual Tiket Konser

Traveloka (Juga) Jual Tiket Konser

 

Traveloka (Juga) Jual Tiket Konser
Traveloka (Juga) Jual Tiket Konser

Sejak awal tahun ini Traveloka melebarkan sayapnya dengan melengkapi produk dan layanan untuk kebutuhan hiburan dan

gaya hidup melalui produk Traveloka Xperience, sebuah platform pemesanan beragam produk aktivitas liburan dan gaya

hidup.

Traveloka Xperience menyediakan layanan pencarian dan pemesanan beragam kategori aktivitas liburan dan gaya hidup mulai dari tiket Atraksi, Tur, tiket taman bermain Anak, Pijat dan Spa, Kecantikan, tiket bioskop, tiket Event / Festival / Konser Musik , Karaoke, hingga kelas olahraga.

Sampai hari ini, Traveloka telah berekspansi ke 6 negara di Asia Tenggara serta Australia. Mulai dari tahun ini para

penikmat musik di 7 negara tersebut memiliki kesempatan untuk mendapatkan akses end-to-end lifestyle solution melalui platform Traveloka.

Head of Xperience Product Marketing Traveloka Terry Santoso mengungkapkan, “Traveloka Xperience memantapkan diri sebagai end-to-end lifestyle activities discovery and booking solution. Mulai dari pemesanan tiket acara, persiapan akomodasi atau hotel bagi pengguna yang berasal dari luar kota, transportasi yang dibutuhkan menuju lokasi acara, hingga berbagai pilihan metode pembayaran lengkap.”

Jika Anda ingat, Maret lalu Traveloka Xperience menjadi ticketing partner untuk Java Jazz Festival 2019 dan konser musik Boyzone di Jakarta. Dan mulai tahun ini Traveloka Xperience akan terus menghadirkan pengalaman menikmati konser dan festival musik lainnya di Indonesia seperti:

Lukas Graham The Purple Asian Tour 2019 (1 Oktober 2019)

SHAWN MENDES: THE TOUR 2019 (8 Oktober 2019)
Backstreet Boys: DNA World Tour 2019 (26 Oktober 2019) dan masih banyak lainnya

Saat ini, Traveloka Xperience memiliki inventori aktivitas dan rekreasi sebanyak lebih dari 10 ribu mitra dan tersebar di 60 negara, dalam 10 produk gaya hidup, dan lebih dari 40 pilihan metode pembayaran.

Baca Juga:

 

 

Traveloka Xperience Gantikan Attraction and Activities

Traveloka Xperience Gantikan Attraction and Activities

 

Traveloka Xperience Gantikan Attraction and Activities
Traveloka Xperience Gantikan Attraction and Activities

Sekarang pengguna bisa memesan tur dan travel dari aplikasi Traveloka, karena hari ini salah satu unicorn Indonesia itu

resmi meluncurkan produk ‘baru’ bernama Xperience. Bukan hanya tur dan travel, ada 12 kategori produk di dalam Traveloka Xperience.

“Traveloka Xperience ini sebenarnya wajah baru produk Traveloka Attraction and Activities yang sudah ada sejak dua tahun lalu, yang diluncurkan ulang dengan nama baru dan dengan lebih banyak kategori,” kata Christian Suwarna, CEO Traveloka Xperience, pada peluncuran Traveloka Xperience di Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Xperience merupakan produk ‘baru’ Traveloka yang menyediakan pemesanan beragam produk aktivitas liburan dan gaya

hidup.

Di dalam platform Xperience, terdapat 12 kategori produk termasuk atraksi, bioskoo, event, hiburan, spa & kecantikan, olahraga, taman bermain, transportasi lokal, tur, pelengkap travel, makanan & minuman, serta kursus & workshop.

“Metode pembayaran pun beragam. Sama selerti produk Traveloka lainnya, di Xperience pengguna juga bisa melakukan pembayaran menggunakan Paylater, transfer bank, kartu kredit, mitra merchant Alfamart, dan lain-lain,” imbuh Christian.

Selain itu, Traveloka Xperience juga menawarkan layanan Easy Access yang mempermudah pengguna dalam memasuki

area wisata dan aktivitas, serta membantu mitra Traveloka atau penhelola tempat wisata untuk mengadopsi telnologi terbaru yang dapat menunjang pelayanan yang mereka miliki.

Juga, dalam rangka merayakan peluncuran produk baru, Traveloka Xperience memberikan potongan harga mulai dari 49% kepada pengguna yang melakukan pemesanan di Xperience pada tanggal 21-23 Juni 2019 mulai pukul 00.00 WIB.

Sumber:

https://forum.detik.com/daftar-penulis-blog-terkenal-indonesia-t2547327.html

Masyarakat Indonesia Sangat Suka Mobile Window Shopping

Masyarakat Indonesia Sangat Suka Mobile Window Shopping

 

Masyarakat Indonesia Sangat Suka Mobile Window Shopping
Masyarakat Indonesia Sangat Suka Mobile Window Shopping

Dalam sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Liftoff, ada sebuah tren baru yang mengejutkan, yaitu mobile window

shopping yang melanda aplikasi belanja di Indonesia.

Laporan tersebut menyebitkan bahwa pengguna aplikasi cenderung terbuka dalam mengeksplorasi berbagai aplikasi belanja, dengan tingkat registrasi yang meningkat tajam. Namun demikian registrasi pada aplikasi belanja tersebut tidak langsung diikuti dengan transaksi pembelian.

Tingkat instalasi-hingga-pembelian (install-to-purchase rate) di Indonesia dalam laporan tersebut disebutkan hanya

mencapai 9,9 persen, lebih rendah dari tingkat instalasi-hingga-pembelian sebesar 10,1 persen di kawasan Asia-Pasifik secara umum.

Selain itu, laporan Liftoff juga menemukan bahwa konsumen e-commerce di Indonesia biasanya memakan waktu yang lama untuk bergerak dari instalasi ke pembelian, dengan rata-rata waktu mencapai 1 hari, 19 jam, dan 31 menit.

Hal lain yang menjadi perhatian bagi pihak pemasar dan pengusaha ritel adalah tingkat retensi aplikasi belanja di Indonesia

yang berada di posisi paling akhir dibandingkan dengan negaranegara lain di kawasan Asia-Pasifik, dengan tingkat retensi sebesar 11 persen pada Hari Ke-1 dan turun drastis menjadi 4 persen pada Hari Ke-7.

Alasan utama yang melatari penurunan yang drastis ini adalah rendahnya kurva pembelajaran (learning curve) konsumen, ketidaksabaran dalam memahami mekanisme penggunaan aplikasi, serta kegagalan dalam memahami nilai jangka panjang dari instalasi suatu aplikasi.

Sumber:

https://ironmanfactory.com/s8-edge-music-player-apk/

Google rayakan Hari Ibu dengan doodle anak itik

Google rayakan Hari Ibu dengan doodle anak itik

Google rayakan Hari Ibu dengan doodle anak itik
Google rayakan Hari Ibu dengan doodle anak itik

Google merayakan Hari Ibu yang jatuh hari ini, Minggu (22/12) dengan doodle anak dan induk itik yang menggantikan logo Google di mesin pencari Google Search.

Logo Google berubah dengan doodle enam anak itik berwarna merah, kuning,

hijau dan biru — warna logo Google — dengan induk itik berwarna coklat.

Pada doodle tersebut tampak induk itik sedang terjaga mengawasi anak-anaknya yang tengah tertidur pulas, yang menggambarkan kasih seorang ibu kepada anaknya.

Tidak hanya itu, Google juga menggambarkan sosok dan pengorbanan seorang ibu lewat doodle tersebut dalam tiga video singkat yang hadir jika doodle Google diketuk.

Pertama, video induk itik berada di depan anak-anaknya, menggambarkan seorang ibu

yang menjadi petunjuk arah bagi sang anak. Sementara, video kedua nampak induk itik sedang mengajari anaknya berenang, yang menggambarkan sosok ibu sebagai guru.

Dalam video terakhir, nampak induk itik merentangkan sayapnya sebagai tempat berteduh anaknya saat hujan, sementara sang ibu rela kehujanan, menggambarkan pengorbanan seorang ibu untuk anaknya.

Google juga mengizinkan pengguna untuk berbagi video doodle tersebut lewat Facebook,

email dan Twitter.

Sementara itu, saat logo kaca pembesar diketuk, akan membawa pengguna ke laman pencarian “Mother’s Day” di mana di bawahnya tertulis “Sunday, December 22. Mother’s Day 2019 in Indonesia.”

Baca Juga :

RUU Ketahanan dan Keamanan Siber ditargetkan rampung 2020

RUU Ketahanan dan Keamanan Siber ditargetkan rampung 2020

RUU Ketahanan dan Keamanan Siber ditargetkan rampung 2020
RUU Ketahanan dan Keamanan Siber ditargetkan rampung 2020

Rancangan Undang-Undang Ketahanan dan Keamanan Siber

(RUU KKS) ditargetkan selesai 2020, setelah masuk dalam Program Legislasi Nasional Prioritas (Prolegnas) 2020.

“Targetnya di tahun 2020 akan diselesaikan karena sudah program legislasi nasional DPR,” ujar Direktur Proteksi Infrakstruktur Informasi Kritikal Nasional (IIKN) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Agung Nugraha, ditemui usai “Forum Diskusi Telematika Akhir Tahun 2019” di Jakarta, Senin.

Masuknya RUU KKS dalam Prolegnas 2020, artinya rancangan undang-undang tersebut akan dibahas lagi oleh pemerintah dengan DPR.

RUU KKS pada periode 2014-2019 diusulkan atas inisiatif DPR, namun batal disahkan.

Agung mengatakan pada 2019, pemerintah telah menyelesaikan

dan menyerahkan daftar inventarisasi permasalahan kepada DPR untuk dibahas dengan DPR, namun ketika itu situasi politik tidak memungkinkan sehingga dilanjutkan pada 2020.

Baca juga: BSSN nyatakan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber sudah diserahkan ke DPR

Baca juga: Pengoperasian Pusat Operasi Keamanan Siber Nasional akhir Desember

Kendala pada saat itu, menurut Agung, adalah keterbatasan waktu untuk sosialisasi kepada masyarakat.

“Setelah DPR menyerahkan ke pemerintah kita hanya waktu satu bulan

sekaligus harus melakukan sosialsasi kepada msayarakat, waktunya sangat pendek,” kata Agung.

“Sekarang di tahun 2020 kami dan DPR tentunya memiliki kesempatan yang lebih banyak lagi untuk bisa menjelaskan kepada masyarakat,” lanjut dia.

 

sumber :

https://duniapendidikan.co.id/seva-mobil-bekas/

Mode gelap Whatsapp akan tersedia di iOS dan Android

Mode gelap Whatsapp akan tersedia di iOS dan Android

Mode gelap Whatsapp akan tersedia di iOS dan Android
Mode gelap Whatsapp akan tersedia di iOS dan Android

WhatsApp dikabarkan semakin dekat membuat tampilan gelap Dark Mode

untuk perangkat iOS dan Android, rumor yang beredar tahun depan.

Laman WABetaInfo dan Phone Arena menuliskan WhatsApp baru saja membuat TestFlight Beta Program, salah satunya berisi fitur Dark Mode untuk tampilan WhatsApp.

Sistem operasi Android dan iOS terbaru sudah memberikan tampilan gelap Dark Mode

, biasanya berupa tampilan latar hitam dengan teks putih agar tidak membuat mata lelah ketika menggunakan ponsel di ruang yang gelap.

Tampilan Dark Mode untuk WhatsApp versi Android dikabarkan sudah tersedia, namun, belum ada kepastian kapan akan digulirkan ke pengguna. Sementara untuk versi iOS, akan ada dua variasi Dark Mode.

Dark Mode akan disesuaikan dengan setelah pengguna untuk iPhone

, versi pertama menggunakan warna latar hitam sementara yang kedua keabu-abuan.

Selain Dark Mode, WhatsApp versi iOS juga akan memiliki Low Data Mode berupa mematikan fitur otomatis mengunduh pesan suara.

Mode gelap Dark Mode di WhatsApp sebelumnya sudah diuji coba sekitar Maret lalu.

 

sumber :

https://pengajar.co.id/seva-mobil-bekas/

Cara Menanggulangi Fitur Pelacakan atau Tracking di Smartphone

Cara Menanggulangi Fitur Pelacakan atau Tracking di Smartphone

 

Cara Menanggulangi Fitur Pelacakan atau Tracking di Smartphone
Cara Menanggulangi Fitur Pelacakan atau Tracking di Smartphone

Fitur pelacakan lokasi bisa sangat bermanfaat terutama untuk memberitahukan kepada penggunanya mengenai keberadaan

sebuah tempat yang ingin mereka tuju.

Namun, ternyata fitur ini juga bisa menjadi bumerang tersendiri bagi para penggunanya. Sebab, sebagian besar penyedia layanan tersebut, termasuk Google, akan melakukan pengawasan dalam tanda kutip.

Itu berarti, dengan menggunakan fitur atau aplikasi pelacak lokasi ini memungkinkan penyedia layanan untuk turut serta mendapatkan data dan riwayat pelacakan Anda selama pemakaian aplikasi tersebut.

Seiring dengan berkembangnya industri aplikasi pelacak lokasi untuk smartphone, sebuah laporan yang dikutip dari laman Tom’s Guide mengatakan sudah ada miliaran ping lokasi yang terkumpul di database sejumlah perusahaan aplikasi tersebut.

Data tersebut memungkinkan pihak manapun yang mendapatkannya bisa untuk melacak smartphone seseorang yang berada di sejumlah tempat seperti perkotaan, restoran dan lainnya.

Dengan begitu, aplikasi atau fitur tersebut kini menjadi sangat dipertanyakan terkait keamanannya bagi para pengguna

smartphone di seluruh dunia.

Hal ini memungkinkan sejumlah oknum tidak bertanggung jawab untuk menyalahgunakan data dan melacak smartphone seseorang untuk dijadikan target tindak kriminal.

Jika Anda khawatir dengan cara aplikasi ini bekerja, maka yang perlu Anda lakukan adalah cukup dengan mematikan layanan lokasi di perangkat untuk mengatasi 90 persen terkait hal tersebut.

Selain itu, bagi pengguna Android Anda juga disarankan untuk mengatur ulang layanan iklan pada akun ID. Caranya buka menu Pengaturan, lalu pilih Google dan cari opsi Iklan.

Kemudian pilih reset untuk mengatur ulang ID atau bisa juga dengan matikan personalisasi iklan agar perangkat Anda dapat membatasi iklan yang dapat melacak lokasi.

Tanpa disadari, perangkat Android juga biasanya bisa melacak pergerakan dan aktivitas Anda melalui beberapa aplikasi bawaan seperti Google Photos dan Google Chrome, demikian ditulis The Verge.

Jika hal ini dirasa menakutkan, Anda bisa mengikuti langkah – langkah berikut untuk mematikan sejumlah aplikasi bawaan yang menggunakan fitur pelacakan lokasi.

– Buka https://myactivity.google.com/

– Pilh “Activity Controls”

– Gulir ke bawah dari daftar aplikasi

– Pilih aplikasi yang ingin Anda matikan layanan lokasinya

Baca Juga:

 

 

 

Samsung Rilis Galaxy S10 Lite dan Galaxy Note 10 Lite di AS

Samsung Rilis Galaxy S10 Lite dan Galaxy Note 10 Lite di AS

 

Samsung Rilis Galaxy S10 Lite dan Galaxy Note 10 Lite di AS
Samsung Rilis Galaxy S10 Lite dan Galaxy Note 10 Lite di AS

Samsung pada awal tahun 2020 merilis sepasang smartphone baru, yakni Galaxy S10 Lite dan Galaxy Note 10 Lite. Dua perangkat ini diumumkan di AS pada Jumat (3/1/2019) waktu setempat.

DJ Koh selaku Presiden dan CEO Divisi Komunikasi IT & Mobile di Samsung Electronics mengatakan, Galaxy S10 Lite dan Galaxy Note 10 Lite merupakan upaya berkelanjutan Samsung untuk menghadirkan inovasi di industri smartphone.

“[inovasi itu] dari kinerja dan kekuatan hingga kecerdasan dan layanan,” katanya melalui siaran pers perusahaan dikutip Tirto, Sabtu (4/1).

“Galaxy S10 Lite dan Galaxy Note 10 Lite akan memperkenalkan fitur premium kunci yang berbeda yang membentuk pengalaman Galaxy S dan Galaxy Note,” tambahnya.

Seturut namanya, dua ponsel itu sama-sama mengusung spesifikasi kelas atas, tetapi dengan banderol harga yang diprediksi

lebih terjangkau dibandingkan dengan versi reguler. Lantaran tersemat kata ‘Lite’ di keduanya, maka spesifikasinya pun lebih ‘ringan’.

Berikut spesifikasi lengkap Galaxy S10 Lite dan Galaxy Note 10 Lite:

Spek

Galaxy S10 Lite

Galaxy Note 10 Lite
Layar 6.7-inch Full HD+
Super AMOLED Plus Infinity-O Display
2400×1080 (394ppi) 6.7-inch Full HD+
Super AMOLED Infinity-O Display
2400×1080 (394ppi)
Kamera Belakang: Triple Camera
– Macro: 5MP F2.4
– Wide-angle: 48MP Super Steady OIS AF F2.0
– Ultra Wide: 12MP F2.2

Depan: 32MP F2.2 Belakang: Triple Camera
– Ultra Wide: 12MP F2.2
– Wide-angle: 12MP Dual Pixel AF F1.7 OIS
– Telephoto: 12MP AF F2.4 OIS

Depan: 32MP F2.2
Bodi 75,6 x 162,5 x 8,1mm
186g 76,1 x 163,7 x 8,7mm
199g
CPU 7nm 64-bit Octa-core (2,8 GHz + 2,4 GHz + 1,7 GHz) 10nm 64-bit Octa-core (Quad 2,7GHz + Quad 1,7GHz)
Memori RAM 6/8GB, ROM 128GB RAM 6/8GB, ROM 128GB
Baterai 4.500mAh 4.500mAh
OS Android 10.0 Android 10.0

Samsung mengatakan bahwa Galaxy S10 Lite dan Galaxy Note 10 Lite setidaknya punya tiga fitur unggulan, yakni sebagai berikut:

1. Layar tanpa gangguan

Galaxy S10 Lite dan Galaxy Note 10 Lite menawarkan tampilan Infinity-O dari tepi-ke-tepi. Dengan ukuran layar 6,7 inci, layar memberikan pengalaman yang luas dan mendalam.

2. Baterai lebih besar dan tahan lama

Galaxy S10 Lite dan Galaxy Note 10 Lite tertanam baterai berkapasitas 4.500mAh yang didukung dengan kemampuan

pengisian super cepat.

Pengguna dapat tetap terhubung lebih lama dan menghabiskan lebih banyak waktu melakukan hal-hal yang mereka sukai.

3. Layanan dan keamanan

Galaxy S10 Lite dan Galaxy Note 10 Lite hadir dengan ekosistem aplikasi dan layanan Samsung, termasuk Bixby, Samsung Pay, dan Samsung Health.

Dua perangkat Galaxy Lite ini juga dilindungi dengan platform keamanan tingkat tinggi andalan Samsung yaitu Knox.

Galaxy S10 Lite tersedia dalam pilihan warna Prism White, Prism Black, dan Prism Blue, sedangkan Galaxy Note 10 Lite

tersedia dalam opsi warna Aura Glow, Aura Black, dan Aura Red.

Samsung belum mengumumkan banderol harga dua perangkat itu.

Galaxy S10 Lite dan Galaxy Note 10 Lite dijadwalkan akan dipamerkan di panggung CES 2020 yang berlangsung pada 7-10 Januari 2020 di Las Vegas Convention Center, AS.

Sumber:

https://civitas.uns.ac.id/kasiono/seva-mobil-bekas/

Spesifikasi dan Harga Mi Note 10 Pro, Dijual Perdana 8 Januari

Spesifikasi dan Harga Mi Note 10 Pro, Dijual Perdana 8 Januari

 

Spesifikasi dan Harga Mi Note 10 Pro, Dijual Perdana 8 Januari
Spesifikasi dan Harga Mi Note 10 Pro, Dijual Perdana 8 Januari

Xiaomi mengumumkan kehadiran Mi Note 10 Pro, sebuah ponsel pintar pertama di dunia dengan spesifikasi kamera

108MP di Jakarta, Sabtu (4/1/2020). Harga Mi Note 10 Pro sebesar Rp6.999.000.

“Xiaomi membawa teknologi terbaru untuk penggemarnya. Ini pertama di dunia yang kami bawa untuk Anda. Ini pertama di dunia dengan 108MP dan lima kamera. Ini seperti magic yang diberikan oleh Xiaomi. Ini era baru,” ujar Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse, dalam peluncuran Mi Note 10 Pro di Jakarta, Sabtu (4/1).

Mi Note 10 Pro dibekali dengan lima kamera belakang yang terdiri dari telephoto 5 MP, long range telephoto 12 MP, wide-angle 108MP, ultra wide angle 20MP, dan macro camera 2 MP.

Sementara untuk kebutuhan selfie disematkan sebuah kamera depan dengan resolusi sebesar 32 MP.

“Kebanyakan flagship sekarang pakai sensornya 12MP, dengan sensor yang besar Anda bisa mengambil gambar dengan detail yang lebih bagus,” jelas Alvin.

Ponsel pintar dengan spesifikasi kamera serupa, rata-rata dijual di atas Rp12 juta.

Akan tetapi, Xiaomi berani menjualnya dengan harga lebih terjangkau untuk RAM 8GB dan memori internal 256GB.

Mi Note 10 memiliki layar AMOLED seluas 6,47 inci dan sudah dilindungi Corning Gorilla Glass 5. Layar ponsel pintar ini juga menampilkan kemampuan Always on Display.

Untuk spesifikasi, Mi Note 10 Pro didukung dengan chipset Snapdragon 730G (gaming).

Sejumlah fitur konektivitas juga hadir di perangkat ini seperti Bluetooth versi 5.0, NFC, USB Type-C, dan infrared.

Baterai tertanam di Mi Note 10 Pro memiliki kapasitas yang besar yakni 5.260mAh dengan pengisian daya 30 watt.

Xiaomi mengklaim Mi Note 10 Pro mampu mengisi daya baterai sebesar 58 persen dalam 30 menit.

Xiaomi Mi Note 10 Pro mulai tersedia di Mi Authorized Store dan Mi.com mulai 8 Januari 2020.

Sumber:

http://blog.ub.ac.id/petrusarjuna/seva-mobil-bekas/