Mendikbud: Full Day School Dimulai Tahun Ajaran Baru

Mendikbud: Full Day School Dimulai Tahun Ajaran Baru

Mendikbud Full Day School Dimulai Tahun Ajaran Baru
Mendikbud Full Day School Dimulai Tahun Ajaran Baru

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyatakan, pihaknya akan terus melanjutkan

Peraturan Menteri, atau Permen Nomor 23 Tahun 2017, mengenai sekolah lima hari yang sering disebut full day school. Peraturan itu akan mulai diterapkan pada tahun ajaran baru.

“Tetap jalan, sambil menunggu terbitnya Perpres (Peraturan Presiden) toh. Jadi, nanti kalau Perpres terbit, Permennya ini dinyatakan tidak berlaku lagi,” kata Muhadjir usai berbuka puasa di rumah dinas menteri Widya Candra, Jakarta, Selasa 20 Juni 2017.

Muhadjir menjelaskan, Perpres merupakan upaya penguatan payung hukum dari Permen full day school.

“Nanti disempurnakan, diperbaiki dengan memperhatikan aspirasi yang berkembang,” ujarnya.

Mengenai kapan Perpres itu rampung, Muhadjir menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo. “Tergantung, kalau urgent biasanya pak Presiden bisa sangat cepat,” ujarnya.

Atas dasar itu, Muhadjir memastikan penerapan full day school akan dilakukan secara bertahap. “Sesuai kesiapan masing-masing daerah. Ya, itu sebagai pegangan,” katanya.

Ia mengemukakan, tim Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah melakukan penggodokan

petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis bagi Permen Nomor 23 Tahun 2017 tersebut. “Sekarang dikerjakan tim Kemendikbud dan Kemenag, termasuk sosialisasi jalan terus,” katanya.*** (viva)

 

Baca Juga :

 

 

Nostalgia Petria di SD 003 Bukit Kapur

Nostalgia Petria di SD 003 Bukit Kapur

Nostalgia Petria di SD 003 Bukit Kapur
Nostalgia Petria di SD 003 Bukit Kapur

Anggota DPRD Kota Dumai, Petria Naspita mengadiri pelepasan sekaligus perpisahan siswa kelas VI

, SD Negeri 003 Kecamatan Bukit Kapur di Kelurahan Kampung Baru. Acara ini turut dihadiri aparat pemerintahan setempat, tokoh masyarakat dan wali murid.

Tatkala, mengikuti rangkaian di sekolah itu, tak terasa terbersit rasa haru di hati Petria. Bagai mana tidak, sekolah tersebut adalah sekolah dimana beliau diajarkan membaca menulis dan berhitung. Kehadiran politisi Partai Gerindra itu menjadi suatu nostalgia tersendiri baginya.

“Rasanya baru kemarin saya dan teman-teman di lepas dari sekolah ini. Namun hari saya hadir

sebagai tamu dan wakil rakyat, berbeda sekali rasanya. Tak terasa sudah 30 tahun berlalu, dan baru saya sadari ternyata sekarang saya sudah tua. haa…haa,” ujar Petria sembari bercanda.

Terkait kebutuhan di SD 003 Bukit Kapur tersebut, Petria menilai masih banyak kekurangan. Diantaranya kebutuhan sarana dan prasarana kegiatan belajar mengajar, seperti meja, kursi dan ruang kelas baru. Selain itu yang paling mendesak adalah kebutuhan air bersih untuk kegiatan di sekolah tersebut.

“Kebutuhan air bersih di sekolah ini, satu harinya mencapai 2 tanki. Kita pernahusukan ke APBD

namun saat dilakukan pengeboron, tidak keluar airnya. Bahkan juga pakai dana swadaya pribadi, juga tak keluar airnya. Sepertinya dilingkungan sekolah ini sulit airnya,” jelasnya.

Untuk membantu persoalan-persoalan di sekolah itu, Pertia memiliki gagasan untuk membentuk Ikatan Keluarga Alumni. Yang selama ini memang belum ada dan belum terbentuk. “Dengan adanya ikatan alum itu, maka kita akan lebih mudah berkoordinasi dengan orang-orang yang pernah atau lulusan SD 003 Bukit Kapur ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komite SD Negeri 003 Bukit Kapur, yang juga merupakan ketua LPMK Kelurahan Bukit Kapur merasa tersanjung dan bangga atas kehadiran Petria Naspita di acara pelepasan dan perpisahan ini. Tak hanya sebagai alumni di sekolah tersebut, namun sebagai wakil rakyat Petria di nilai sangat peduli dan tanggap terhadap masyarakat.

“Kami masyarakat Kampung Baru dan umumnya Bukit Kapur ini sangat bangga memiliki anggota DPRD seperti bu Petria ini. Kami siap mendukung segala program beliau karena kami menilai bu Petria sangat banyak berbuat di wilayah kampung Baru ini.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/bQsEa5pGw3lq

2.000 Guru Peroleh Pendidikan Internet Sehat dari Media Center Riau

2.000 Guru Peroleh Pendidikan Internet Sehat dari Media Center Riau

2.000 Guru Peroleh Pendidikan Internet Sehat dari Media Center Riau
2.000 Guru Peroleh Pendidikan Internet Sehat dari Media Center Riau

Kehadiran internet menjadi hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Begitupun juga bagi para tenaga pengajar yang berada di Provinsi Riau.

Sebanyak 2.000 guru di tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ada di Provinsi Riau mendapatkan pendidikan tentang internet sehat dari Media Center Daerah Riau.

Salah satu pengurus Media Center Daerah Riau, Kaspar mengungkapkan pentingnya internet

di kehidupan sehari-hari termasuk di dunia pendidikan menjadi salah satu alasan pihaknya memberikan pendidikan bagi para guru. Pemberian edukasi ini diharpakan dapat membuat para guru memanfaatkan internet secara bijak.

“Kita mengedukasi kepada merela bahwa internet suatu hal yang sangat penting dan menarik ketika itu bisa dimanfaatkan secara bijak,” katanya dilansir

Kaspar melanjutkan, para guru-guru tersebut diajarkan untuk tidak mudah menyebarkan berita

apalagi berita yang bersifat hoax dalam dunia maya. Mereka diajarkan untuk memposting konten-konten kreatif yang bisa bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

“Narasumber kita datangkan dari berbagai universitas yang ada di Riau,” terangnya.

Selain para guru, edukasi juga ditujukan bagi para anak-anak SD hingga SMA. Setiap angkatan terdiri dari 12 orang dengan waktu pengajaran selama 2 sesi. Sesi pagi serta sesi sore.

 

“Sesi pagi biasanya masalahh manfaat internet sehat. jadi pada sesi itu kita ajarkan membuat email. Sedangkan sesi sore mengajarkan kepada guru-guru untuk membuat artikel untuk ditulis ke blog. Siapa tau nanti mereka ingin berbisnis di dunia maya,” jelas Kaspar.

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/bf0tb3r2w9lb30gIbc0WS

STRUKTUR PASAR

STRUKTUR PASAR

STRUKTUR PASAR
STRUKTUR PASAR

 

 Pasar adalah suatu tempat atau proses interaksi antara permintaan (pembeli) dan penawaran (penjual) dari suatu barang/jasa tertentu, sehingga akhirnya dapat menetapkan harga keseimbangan (harga pasar) dan jumlah yang diperdagangkan.

      Jadi setiap proses yang mempertemukan antara pembeli dan penjual, maka akan membentuk harga yang disepakati antara pembeli dan penjual.

     Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat pasar dalam bentuk fisik seperti pasar barang (barang konsumsi). Secara sederhana pasar dapat dikelompokkan menjadi:

a. Menurut segi fisiknya, pasar dapat dibedakan menjadi beberapa macam, di antaranya:
1) pasar tradisional

    2) pasar raya

    3) pasar abstrak

    4) pasar konkrit

    5) toko swalayan

    6) toko serba ada

  1. Sedangkan berdasarkanjenis barang yang dijual, pasar dibedakan menjadi beberapa  macam di
    antaranya:

   1) pasar ikan

   2) pasar sayuran

   3) pasar buah-buahan

   4) pasar barang elektronik

   5) pasar barang perhiasan

   6) pasar bahan bangunan

   7) bursa efek dan saham.

Aktivitas usaha yang dilakukan di pasar pada dasarnya akan melibatkan dua subyek pokok, yaitu produsen dan konsumen. Kedua subyek tersebut masing-masing mempunyai peranan yang sangat besar terhadap pembentukan harga barang di pasar.

Baca Juga

belajar di kelas softskill

belajar di kelas softskill

belajar di kelas softskill
belajar di kelas softskill

Ketika pertama kali saya masuk pelajaran softkill saya berfikir pelajaran ini sedikit santai karena pengalaman semester-semester lalu pelajaran softskill sedikit santai . Ternyata pelajaran softskill yang diajarkan oleh ibu Ira Phajar Lestari sangat berbeda .Saya merasa pelajaran softskill sangat berguna , selain itu ibu Ira mengajarnya membuat saya lebih semangat karena bu Ira mengajarkan mahasiswanya lebih disiplin dan saya merindukan pengajar seperti ibu Ira yang disiplin, serius dalam mengajar dan memberi nilai secara objektif . Semenjak saya masuk kelas softskil saya bisa lebih mengenal keuntungan dari blog padahal awalnya saya tidak begitu mementingkan blog . thanks to ibu Ira Phajar Lestari:)

Sumber : https://earlraytomblin.com/

Penentuan harga , permintaan & penawaran.

Penentuan harga , permintaan & penawaran.

Penentuan harga , permintaan & penawaran.
Penentuan harga , permintaan & penawaran.

Setelah saya mengikuti presentasi yang dilakukan oleh kelompok pertama mengenai permintaan , permintaan dan penawaran , saya dapat menyimpulkan isi dari tema yang diangkat oleh kelomppok pertama . Penentuan harga adalah salah satu penentu keberhasilan suatu perusahaan dalam pasar . Pasalnya apabila sebuah perusahaan tepat dalam menentukan harga yang sesuai dengan barang yang diproduksi maka sebuah perusahaan akan berhasil di pasaran . penentuan harga berkaitan dengan permintaan pasar , menurut teori ekonomi disebutkan bahwa apabila permintaan meningkat maka harga menurun . contoh yang saya ketahui dan saya alami di indonesia mengenai pakaian yang dijual di distro , meningkatnya harga baju yang diminta dan permintaan menurun . sebaliknya apabila baju di banderol harga yang rendah maka permintaan akan meningkat ,tetapi menurut saya menentukan harga harus di bandingkan juga dengan kualitas barang yang diproduksi. Sedangkan penawaran adalah jumlah barang yang ditawarkan oleh distributor kepada konsumen dengan tujuan memenuhi kebutuhan konsumen dan menarik keuntungan untuk distributor . teori ekonomi yang berkaitan dengan penentuan harga dengan penawaran yaitu semakin tinggi penawaran maka semakin tinggi harga yang diminta. Contohnya yang kita tahu yaitu handphone android yang harganya selangit tetapi penawaran semakin tinggi .

Sumber : https://cloudsoftwareprogram.org/

Mendidik Anak Bertanggung Jawab atas Kesalahan

Mendidik Anak Bertanggung Jawab atas Kesalahan

Pernahkah Ayah bunda menyaksikan anak menangis? Sewaktu anak masih kecil barangkali anak pernah tidak sengaja menabrak meja ketika mereka berlari, lantas anak menangis. Kebanyakan dari anda ingin supaya anak berhenti menangis dengan memukul meja dan menuliskan “Mejanya badung ya, nih mejanya telah mama pukul, tidak boleh menangis lagi ya?” Anak kesudahannya berhenti menangis.

Tahukah bahwa ketika kita memukul meja yang anak tabrak, sebetulnya kita sudah mengajarkan pada anak bahwa anak tidak pernah bersalah dan yang salah ialah benda beda atau meja yang ditabrak. Hal ini bakal terus diangkut sampai anak dewasa dan berdampak fatal, misalnya saat anak merasakan suatu peristiwa dan mengerjakan kesalahan, anak bakal memandang dirinya tidak jarang kali benar. Sebaliknya guna orang yang tidak bersalah bakal diberi peringatan atau sanksi atas kekeliruan yang diperbuat oleh anak.

Bisa jadi anda sebagai orang tua baru menyadari urusan itu ketika anak mulai melawan pada kita, perilaku semacam ini ternyata tanpa sadar telah terbangun ketika anak masih kecil yaitu kita mengajarkan anak guna tidak pernah merasa bersalah.

Lantas apa yang mesti saya dan anda lakukan saat anak bersalah? Sebaiknya anda mendidik anak guna ajarkan bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukan. Saat anak menabrak meja dan menangis sebab kesakitan, katakanlah “Adik, sakit ya? Lain kali jalannya pelan-pelan saja supaya tidak menabrak lagi.”

Ayah bunda, tidak boleh biasakan memanjakan anak saat anak melakukan kekeliruan dan menyalahkan yang lain. Yuk, anda didik anak supaya bertanggung jawab atas kekeliruan yang diperbuatnya!

Sumber : www.studybahasainggris.com

Khikmah Ramadan Tautkan Ukhuwah

Khikmah Ramadan Tautkan Ukhuwah

Khikmah Ramadan Tautkan Ukhuwah
Khikmah Ramadan Tautkan Ukhuwah

TRADISI berjemaah dalam pelaksanaan salat Tarawih selama bulan Ramadan,

menurut salah satu riwayat, diinisiasi oleh sahabat Umar bin Khattab. Umar melihat sisi penting lainnya dari pelaksanaan tarawih berjamaah ini. Ia bukan sekadar amalan untuk mengisi malam-malam bulan Ramadan, tapi juga merupakan sarana sosial untuk memelihara kebersamaan.

Sebelumnya, pada zaman Nabi, ibadah sunah Ramadan ini memang dilaksanakan secara individual, bahkan ada yang melakukannya di rumah masing-masing. Karena itu, tidak heran jika ibadah sunah ini sering diidentifikasi sebagai qiyam al-lail (salat malam).

Seperti banyak diungkap dalam sejarah, Umar bin Khattab adalah satu di antara sedikit sahabat yang memiliki keberanian intelektual tersendiri. Kita ingat, misalnya, komentar Umar tentang tradisi mencium hajar aswad di sudut Kabah. “Andai saja Nabi tidak melakukan ini, niscaya aku tidak sudi melakukannya,” kata Umar seperti digambarkan dalam salah satu tradisi sahabat (sunnah shahaby).

Umar tentu telah berpikir panjang sebelum mengungkapkan buah pikirannya itu. Umar mungkin

melihat sisi-sisi yang tidak rasional dari perilaku ibadah yang satu ini. Namun, Umar tetap melakukan mencium hajar aswad karena ketulusannya mengikuti apapun yang dicontohkan Nabi.

Selama hidupnya, Umar dikenal banyak berijtihad. Ketika menjadi khalifah, Umar pernah membebaskan seorang pencuri karena alasan yang sangat masuk akal. Pencuri itu diketahui seorang miskin yang terdesak untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Padahal, sebagai sosok pemimpin yang selalu berusaha konsisten dengan hukum, Umar dikenal tegas memberi sanksi kepada siapa pun yang melanggar ajaran. Tapi, Umar tetap memberikan pertimbangan yang sangat manusiawi.

Hikmah saat Ramadan

Banyak pemikiran segar Umar kemudian menjadi pegangan dalam pelaksanaan ibadah

. Selain cerdas dan pemberani, Umar juga dikenal sangat kritis terhadap sabda-sabda Nabi. Termasuk tentang pelaksanaan salat Tarawih di musim Ramadan. Terlepas dari soal perbedaan cara pandang tentang jumlah rakaatnya, hingga saat ini, masyarakat Muslim di dunia melaksanakan ibadah sunah Tarawih secara berjamaah.

Selama bulan Ramadan, masjid-masjid di Indonesia dipenuhi para jemaah ketika waktu Isya tiba. Hikmah yang luar biasa, karena tidak seperti waktu-waktu salat di luar bulan Ramadan. Bahkan, kondisinya seringkali melebihi kepadatan salat Jumat.

Hikmah apa sesungguhnya yang ada di balik syiar Ramadan seperti itu, khususnya dalam berbagai bentuk ibadah sunah yang dilakukan secara berjemaah. Ramadan memang merupakan bulan yang sarat hikmah. Di rumah, frekuensi makan bersama dengan keluarga meningkat dibanding hari-hari di luar Ramadan.

Di berbagai tempat pelayanan publik, di kantor-kantor, di hotel, dan di tempat-tempat kerja lainnya, tersedia banyak kesempatan untuk berkumpul sesama pelaku ibadah puasa: buka puasa bersama, pengajian bersama, serta bentuk-bentuk silaturahmi lainnya. Kebersamaan semakin terasa di tengah kesibukan yang seringkali makin menjauhkan kita dari nilai-nilai kemanusiaan.

 

Baca Juga :

 

 

Pengukuhan Ketum MUI Sebagai Guru Besar UIN Malang Dihadiri Presiden

Pengukuhan Ketum MUI Sebagai Guru Besar UIN Malang Dihadiri Presiden

Pengukuhan Ketum MUI Sebagai Guru Besar UIN Malang Dihadiri Presiden
Pengukuhan Ketum MUI Sebagai Guru Besar UIN Malang Dihadiri Presiden

Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Jawa Timur, mengukuhkan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia

(MUI) KH Ma’ruf Amin menjadi Guru Besar bidang Ilmu Ekonomi Muamalat Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Rabu (24/5). Pengukuhan tersebut dihadiri Presiden Joko Widodo.

Dalam acara pengukuhannya itu, KH Ma’ruf Amin membacakan orasi ilmiah berjudul ”Solusi Hukum Islam (Makharij Fiqhiyyah) sebagai Pendorong Arus Baru Ekonomi Syariah di Indonesia (Kontribusi Fatwa DSN-MUI dalam Peraturan Perundang-undangan RI)”.

Plt Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim, Mudjia Rahardjo, mengatakan pihaknya memandang KH Ma’ruf Amin merupakan sosok yang memiliki keilmuan, komitmen dan dedikasi yang tinggi untuk mengabadikan diri sebagai tokoh yang secara konsisten berjuang memberikan pencerahan sebagai ulama.

”Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan atas kiprah beliau selama ini,” kata Mudjia.

Dia menambahkan bahwa KH Ma’ruf Amin merupakan sosok yang berita ulul albab yang memiliki kedalaman spritual

keluhuran akhlak, keluasan ilmu dan kematangan profesional serta dilandasi oleh semangat ajaran dan nilai-nilai Islam.

”Beliau merupakan tokoh penting, ulama kontemporer, yang berperan dan berkarya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Penganugerahan gelar profesor tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengembangan akademik dan peningkatan sumber daya manusia di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Berdasarkan UU 12/2012 pasal 72 ayat 5 tentang Guru Besar Tetap dan Tidak Tetap yang diperkuat

dengan Permendikbud 40/2012 menjelaskan bahwa perguruan tinggi yang terakreditasi institusi A dapat mengusulkan pemberian penghargaan akademik kepada orang-orang berprestasi dan memiliki komitmen serta dedikasi untuk mengabdi kepada masyarakat baik secara individual maupun kelompok.

 

Sumber :

https://www.artstation.com/ahmadali88/blog/z6b2/badminton-sports-history

Seribu Dosen Akan Gelar Aksi 1805 di Istana Negara, Ini 3 Tuntutan Mereka ke Jokowi

Seribu Dosen Akan Gelar Aksi 1805 di Istana Negara, Ini 3 Tuntutan Mereka ke Jokowi

Seribu Dosen Akan Gelar Aksi 1805 di Istana Negara, Ini 3 Tuntutan Mereka ke Jokowi
Seribu Dosen Akan Gelar Aksi 1805 di Istana Negara, Ini 3 Tuntutan Mereka ke Jokowi

Sekitar seribu dosen dan tenaga kependidikan di 35 Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB)

yang tergabung sebagai Anggota Ikatan Lintas Pegawai (ILP) akan menggelar aksi penyampaian aspirasi kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada 18 Mei 2017.

Dikutip dari tempo.co, Ketua ILP PTNB Fadillah Sabri mengatakan, aksi bermula dari masih terkatung-katungnya nasib sekitar 5.000 dosen yang belum diangkat menjadi pegawai negeri sipil.

Ini merupakan dampak dari perubahan status perguruan tinggi swasta menjadi negeri, yang ternyata masih menyisakan sejumlah masalah dan belum ada solusinya hingga saat ini.

Dalam aksi 1805, para pegawai perguruan tinggi tersebut hendak menyampaikan 3 tuntutan

kepada Presiden Joko Widodo. Pertama, mereka mendesak pemerintah menyelesaikan masalah peralihan status pegawai 35 PTNB dengan diangkat langsung menjadi Pegawai Negeri Sipil (PTNB). Perpres nomor 10 tahun 2016 tentang Dosen dan Tenaga Kependidikan yang mengamanatkan penyelesaian masalah PTNB paling lambat 1 tahun sejak diterbitkan tanggal 1 Februari 2016 dengan sendirinya bersifat kadaluwarsa.

”Karena hingga saat ini, masalah SDM PTNB belum juga terselesaikan. Sehingga diperlukan Peraturan Perundangan

yang baru agar pegawai PTNB dapat diangkat menjadi PNS secara langsung,” ujar Fadillah Sabri dalam pesan tertulisnya, Senin, 15 Mei 2017.

Kedua, ILP PNTB mendesak pemerintah mencabut Permenristekdikti nomor 38 tahun 2016 yang menyebutkan bahwa pegawai PTNB dapat diangkat menjadi PPPK dengan perjanjian kerja untuk jangka waktu paling lama empat tahun dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan dan berdasarkan penilaian kinerja setiap tahunnya.

”Status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dinilai tidak berkeadilan, apalagi jika harus dikontrak setiap 4 tahun,” kata dia.

Ketiga, ILP PNTB mendesak pemerintah mengevaluasi penegerian PTNB jika masalah SDM tidak dapat diselesaikan.

 

Sumber :

https://www.artstation.com/ahmadali88/blog/GrKa/history-of-the-establishment-of-the-city-of-yogyakarta