Olympiade Penanganan Gawat Darurat

Olympiade Penanganan Gawat Darurat

Olympiade Penanganan Gawat Darurat
Olympiade Penanganan Gawat Darurat

KARAWANG-Wakil Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana secara resmi membuka gelaran Olimpiade Penanganan Penderita Kegawat Daruratan (PPGD) Tingkat SMP dan SMA Tahun 2014. Kegiatan olimpiade yang diselenggarakan oleh STIKES Kharisma Karawang tersebut berlangsung di Lapang Karang Pawitan Karawang dan diikuti oleh 52 tim dari 25 sekolah se-Kabupaten Karawang, Selasa (18/11).

Wakil Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana

dalam kesempatan tersebut mengatakan, pembangunan sektor kesehatan menuntut adanya peran aktif dari segenap lapisan dan komponen masyarakat. Dalam hal ini, masyarakat tidak hanya sekedar menjadi obyek dari berbagai program pembangunan kesehatan, melainkan harus menjadi subjek dan pelaku utama yang menjadi faktor kunci bagi suksesnya pelaksanaan berbagai program pembangunan tersebut.

Berkaitan dengan hal tersebut, dirinya dan seluruh jajaran pemerintah daerah menyambut baik prakarsa yang dilakukan oleh STIKES Kharisma Karawang melalui penyelenggaraan kegiatan olimpiade penanganan penderita gawat darurat. “Hal ini karena kegiatan tersebut merupakan salah satu wujud nyata keterlibatan elemen masyarakat kabupaten karawang, khususnya dari kalangan akademisi dalam program pembangunan kesehatan,” tuturnya.

Secara pribadi Wakil Bupati juga menilai bahwa dalam kegiatan olimpiade PPGD ini,

terdapat proses pemberdayaan dan pembinaan generasi muda terhadap berbagai hal yang bersifat teknis terkait dengan penanganan kegawat-daruratan, sehingga pada akhirnya nanti para peserta yang merupakan para pelajar dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk melakukan penanganan awal bila terjadi keadaan gawat-darurat, seperti kecelakaan maupun bencana. “Pengetahuan dan keterampilan tersebut tentunya dapat pula dijadikan sebagai bekal bagi para pelajar tersebut untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi guna meraih masa depan,” tambahnya.

Dan yang tidak kalah penting, kegiatan ini baik secara langsung maupun tidak langsung,

telah mendidik dan membudayakan sikap kepedulian, empati, saling berbagi, rasa kebersamaan serta kesetiakawanan sosial di kalangan generasi muda karawang, khususnya dalam membantu dan menolong masyarakat yang membutuhkan saat terjadi keadaan gawat darurat.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Kegiatan, Hj. Uun Nurjanah, M.Kep menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan oleh STIKES Kharisma Karawang. Kegiatan tersebut diikuti oleh 52 tim dari 25 sekolah di wilayah Purwasukasi, yaitu Purwakarta, Subang, Karawang, dan Bekasi. Olimpiade ini juga turut memperebutkan Piala Bergilir Bupati Cup, yang secara simbolis telah diserahkan pihak STIKES Kharisma kepada Wakil Bupati.

 

Sumber :

http://scalar.usc.edu/works/istory/what-is-the-difference-between-vocational-school-and-academic-school