JIP Tuntut Penghapusan Diskrimasi Terhadap Odha

JIP Tuntut Penghapusan Diskrimasi Terhadap Odha

JIP Tuntut Penghapusan Diskrimasi Terhadap Odha
JIP Tuntut Penghapusan Diskrimasi Terhadap Odha

Jaringan Indonesia Positif (JIP) meminta dukungan pemerintah untuk menghapus stigma negatif

dan diskriminasi masyarakat atas Orang Dengan HIV AIDS atau Odha. Menurut Para Legal JIP Jabar Diki Sulaeman stigma negatif dan diskriminasi itu sekarsng masih sangat terasa.

“Salah satu contoh adalah peristiwa penolakan sekolah terhadap calon siswa SD di Sorong Papua

karena siswa tersebut terjangkit HIV dari orang tuanya,” ujar Diki.

Menurut Diki, bahkan institusi pendidikan pemerintah pun melakukan diskriminasi. Hal itu terjadi karena kurangnya pemahaman masyarakat tentang HIV dan AIDS.

“Sebanarnya HIV itu bukan jenis penyakit yang mudah menular

. Hanya tiga penularan, yaitu hubungan seks tidak aman, jarum suntik yang tidak steril dan susu ibu yang mengidap HIV kepada bayinya. Itu saja. Selebihnya aman bergaul, berjabat tangan, makan sepring bersama dan lain-lain,” tegas Diki.

Oleh karena itu JIP akan terus memperjuangkan penghapusan dikrimasi dengan sosialisasi terus menerus, bekerja sama dengan semua pihak baik pemerintah, komunitas masyarakat dan swasta. (Pun)

 

Sumber :

https://blogs.uajy.ac.id/teknopendidikan/anatomi-kulit/