Kematangan Sebagai Dasar dari Pembentukan Readiness

Kematangan Sebagai Dasar dari Pembentukan Readiness

Kematangan Sebagai Dasar dari Pembentukan Readiness – Individu mengalami perkembangan materiil jasmaniahnya. Kecepatan perkembangan pada masing-masing individu tidak sama. Perbedaan itu mampu disebabkan oleh karena pengaruh fisiologis, psikologis, dan apalagi sosial. Antara keadaan fisik dan kehidupan sosial terkandung jalinan timbal-balik. Kondisi fisik mempengaruhi jalinan sosial individu, sedang kehidupan sosial mampu beri tambahan pengalaman yang dipakai oleh individu didalam bisnis melestarikan perkembangan didalam hidupnya.

Superioritas jasmaniah tidak mesti bermakna jadi superioritas tingkah laku. Sering orang beranggapan, sekiranya seseorang miliki keadaan fisik yang menonjol seperti bertubuh gemuk, kuat, berisi, tampan atau cantik dan sebagainya mampu menunjukkan pola tingkah laku yang dipuji oleh orang lain. Pengaruh keadaan jasmaniah pada pola tingkah laku atau pengakuan sosial benar-benar terkait kepada;
Pengaruh individu yang berkaitan pada diri sendiri (self concept) &
Pengakuan dari orang lain atau kelompoknya. Masing-masing individu membawa sikap tersendiri pada keadaan fisiknya.
Perubahan jasmani butuh perlindungan “motor learning” agar perkembangan itu raih kematangan. Kematangan ataupun keadaan fisik baru dapat beroleh pengakuan sosial, kecuali individu yang berkaitan mengusahakan “sosial learning” (belajar berinteraksi bersama dengan orang lain atau grup serta sesuaikan diri bersama dengan nilai-nilai serta minat-minat kelompok). Dengan diusahakannya hal-hal di atas, diinginkan individu raih tingkat-tingkat kematangannya cocok bersama dengan tahap-tahap pertumbuhannya, belajarnya dan lingkungan sosialnya.

a. Dasar-dasar Biologis Tingkah Laku
Tingkah laku individu didasari oleh perkembangan biologisnya. Sistem saraf merupakan penggerak tingkah laku manusia secara biologis. Sistem saraf terdiri atas komposisi sel-sel yang disebut neurons. Tiap-tiap neuron punya kandungan tenaga yang berasal dari sistem kimiawi dan elektronik. Apabila mendapat stimulasi, neurons membebaskan dorongan-dorongan elektronis yang merangsang gerakan neurons lainnya manfaat merangsang gerakan urat-urat dan otot-otot tubuh.

Pusat sistem saraf terdiri dari otak & sumsum tulang belakang. Itulah yang berguna sebagai pengatur gerakan jasmaniah pada tubuh. Berbagai manfaat otak udah dilokalisasi lewat proses-proses kegiatan neural sebagai berikut;
Lokalisasi manfaat otak lewat stimulasi elektris dari kimiawi pada semua anggota otak.
Lokalisasi manfaat otak lewat pencatatan kegiatan neural di bagian-bagian otak yang berlain-lainan posisi & manfaat.
Lokalisasi manfaat otak lewat tehnik pelukaan (penggarisan jejak-jejak neural).
Lokalisasi lewat penelitian-penelitian neuroanatomis & komparatif.
Lokalisasi lewat penelitian-penelitian biokimiawi.
Otak kami terdiri dari 3 anggota yakni;
Cerebrum;
Bagian yang sesuaikan segenap sistem mental & aktivitasnya.

Cerebellum;
Bagian yang mengkoordinasi kegiatan urat saraf.

Brain stem;
Bagian pusat-pusat pengatur sistem badani yang penting seperti jantung, paru-paru & respirasi.

Kesadaran individu pada stimuli di alam kurang lebih maupun di didalam tubuh dipimpin oleh kegiatan sel-sel khusus di didalam sistem saraf yang disebut “receptors”.

Reaksi-reaksi pada tiap tiap dorongan hanya lewat mekanisme-mekanisme gerakan atau reaksi tubuh yang terdiri dari 5 macam mekanisme reaksi;
Striated muscle
Smooth muscle
Cardiac muscle
Duct glands, &
Ductless glands
Tingkah laku manusia mampu terbagi atas 2 macam reaksi yakni;
Respondent behavior; yaitu tingkah laku bersyarat & tidak sengaja, selalu terkait kepada stimuli.
Operant behavior; yaitu tingkah laku disengaja & tidak selalu terkait kepada stimuli.
Setiap type tingkah laku, baik yang sengaja maupun tidak butuh kematangan manfaat jasmaniah, terutama fungsi-fungsi sistem saraf, & fungsi-fungsi penting jasmaniah.

b. Perubahan-Perubahan didalam Otak yang Menimbulkan Kematangan
Setelah otak jadi matang mengalami perubahan fisik pada manusia. Perubahan ini mampu menyebabkan tingkah laku baru yang tidak terduga sebelumnya. Urat-urat saraf didalam otak membawa “electrical conductors”. Untuk pengiriman messages ke tempat-tempat yang selalu mesti tersedia isolasi otak, isolasi itu disebut “myelin” (atau pembungkus) saluran urat saraf. Pada kala lahir, anggota otak bayi belum tersedia “myelin”. Selama dorongan-dorongan saraf menuju salurannya, arus gerakannya tak dibatasi oleh myelin. Dorongan itu dapat mengalir mengaktifkan banyak sel saraf lebih dari yang diperlukan. Sel-sel saraf itu mobilisasi banyak otot. Banyaknya gerakan bayi yang tidak terkoordinasi adalah akibat dari kurangnya myelin.

Pada umur 6 tahun, myelin dimiliki 95% dari orang dewasa. Readiness anak untuk berlatih toilet, terkait pada banyaknya myelin yang udah tersimpan. Anak laki-laki baru sukses dilatih toilet sekiranya udah berumur mendekati 2 tahun. Ini berarti, bahwa tingkah laku studi butuh kematangan fisik, juga kematangan manfaat otak.

Perkembangan stuktur dan manfaat otak terlihat prima atau hampir prima pada kala anak tiba saatnya masuk sekolah dasar. Pada umur-umur sesudah 6 tahun, terjadilah perubahan-perubahan penting didalam struktur otak, tapi perkembangan kapasitas mental lebih banyak diakibatkan oleh pengalaman atau belajar. Perkembangan prestasi akademik pada anak-anak sesudah raih masa remaja lebih banyak tergoda oleh faktor dorongan & belajar.

c. Kematangan Membentuk Readiness
Kematangan disebabkan karena perubahan “genes” yang memilih perkembangan struktur fisiologis didalam sistem saraf, otak, dan indra agar semua itu sangat mungkin individu matang mengadakan reaksi-reaksi pada tiap tiap dorongan lingkungan.

Kematangan (maturity) membentuk pembawaan & kekuatan didalam diri untuk bereaksi bersama dengan langkah tertentu, yang disebut “readiness”. Readiness yang dimaksud yaitu readiness untuk bertingkah laku, baik tingkah laku yang instingtif, maupun tingkah laku yang dipelajari.

Yang dimaksud bersama dengan tingkah laku instingtif yaitu suatu pola tingkah laku yang diwariskan (melalui sistem hereditas). Ada 3 ciri dari tingkah laku instingtif, yakni;
Tingkah laku instingtif berlangsung menurut pola perkembangan hereditas.
Tingkah laku instingtif berlangsung berulang tiap tiap kala tanpa terdapatnya syarat yang menggerakkannya.
Tingkah laku instingtif ini kebanyakan berlangsung karena terdapatnya kematangan seksual, atau manfaat saraf. Yang juga sebagai tingkah laku yang diwariskan adalah bukan hanya tingkah laku insting. Reaksi-reaksi psikologis seperti; refleks, takut, berani, haus, lapar, marah, tertawa, & sebagainya tidak usah dipelajari, melainkan udah diwariskan.

Tingkah laku apa pun yang dipelajari, butuh kematangan. Orang tidak dapat mampu berbuat secara intelijen sekiranya kapasitas intelektualnya belum memungkinkannya. Untuk itu kematangan didalam struktur otak & sistem saraf benar-benar diperlukan. Dalam hal ini ingatlah dapat masalah anak yang mulai studi toilet seperti yang udah dikemukakan didalam uraian sebelumnya.

Dalam kehidupan individu, banyak hal yang tidak mampu dijalankan atau diperoleh hanya bersama dengan kematangan, melainkan mesti dipelajari. Hal ini sekiranya tentang kekuatan berbicara, membaca, menulis, & berhitung. Dalam hal melaksanakan aktivitas-aktivitas semacam itu, kematangan memang selalu diperlukan sebagai penentu readiness untuk belajar.

Tingkat kematangan individu mampu diketahui bersama dengan jalan mengukur umur mental (mental age yang disingkat MA) masing-masing individu.

Demikianlah ulasan tentang “Kematangan Sebagai Dasar dari Pembentukan Readiness”, yang pada peluang ini mampu dibahas bersama dengan singkat. Semoga berguna dan untuk tidak cukup lebihnya mohon maaf. Terima kasih anda udah singgah dan hingga jumpa!

Baca Juga :

SMKN 5 Pameran Ratusan Karya Kriya Dan Teknologi

SMKN 5 Pameran Ratusan Karya Kriya Dan Teknologi

SMKN 5 Pameran Ratusan Karya Kriya Dan Teknologi
SMKN 5 Pameran Ratusan Karya Kriya Dan Teknologi

Pelajar kelas XII SMK Negeri 5 Bandarlampung menggelar pameran ratusan karya seni kriya

dan teknokogi selama tiga hari di Aula SMKN5, Jl. Tirtayasa, Sukabumi, Kota Bandarlampung, 23-26 April 2019.

Kadisdikbud Drs Sulpakar MPD membuka pameran Selasa (22/4), pukul 09.00 WIB ditandai dengan pengguntingan pita diiringi musik cetik/kulintang tabuhan gamolan pring dan hiburan bagi para tamu.

Kadis berharap siswa tamatan SMKN 5 Bandarlampung siap kerja dan menyumbangkan keahliannya

di bidang seni kerajinan dan teknik agar mampu bersaing pada era MEA dan Industri 4.0 ini.

Hadir pada seluruh peserta pameran, karyawan, orang tua siswa, dunia usaha dan dunia industri, pejabat dinas pendidikan dan kebudayaan, pamong setempat, alumni dan masyarakat umum.

Dalam sambutan, Kepala SMKN5 Bandarlampung Drs. Irman mengatakan pameran ini

merupakan wujud pertangggung jawaban siswa dan sekolah kepada masyarakat atas kompetensi keahlian siswa selama 3 tahun.

 

Baca Juga :

 

 

Pupuk Nasionalis Lewat Lomba Cinta Tanah Air

Pupuk Nasionalis Lewat Lomba Cinta Tanah Air

Pupuk Nasionalis Lewat Lomba Cinta Tanah Air
Pupuk Nasionalis Lewat Lomba Cinta Tanah Air

Sebanyak 43 Tim dari perguruan tinggi dan SMA/SMK se-Lampung ikuti Lomba Parade Cinta Tanah Air

(PCTA) Lampung 2019 di Balai Keratun, Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Kamis, (01/8)

Kegiatan yang diikuti oleh 22 tim dari tingkat SMA/SMK dan 21 tim perguruan tinggi memperebutkan dua tiket ke Bali bagi peserta terbaik untuk berlomba di tingkat nasional mewakili Provinsi Lampung.

Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Pertahanan Provinsi Lampung Kolonel Kav Robert Owen

Tambunan menyampaikan PCTA yang telah dilaksanakan sejak tahun 2012 hingga kini.

Hal ini selaras dengan kebijakan Menteri Pertahanan RI, salah satunya melakukan pembinaan potensi pertahanan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah.
Kegiatan PCTA bertujuan untuk membentuk generasi muda yang memilki wawasan kebangsaan, cinta tanah air dan memiliki kemampuan awal bela negara. Tahun ini kita arahkan PCTA untuk

membentuk karakter generasi muda khususnya mahasiswa dan pelajar setingkat SLTA

/sederajat yang kreatif dan inovatif, Kata Robert.
Disampaikannya juga tiga pemenang dari tingkat SMA/SMK dan perguruan tinggi akan diberi piala dan uang pembinaan.

 

Sumber :

https://for-evan.com/belajar-mengenai-fungsi-pajak-untuk-pembangunan-negara/

DPR Sebaiknya Yang Bahas Polemik Penghapusan Pelajaran Agama

DPR Sebaiknya Yang Bahas Polemik Penghapusan Pelajaran Agama

DPR Sebaiknya Yang Bahas Polemik Penghapusan Pelajaran Agama
DPR Sebaiknya Yang Bahas Polemik Penghapusan Pelajaran Agama

Setelah Setyono Djuandi Darmono melempar pernyataan pendidikan agama diganti budi pekerti,

isu penghapusan pendidikan agama kembali jadi polemik.

Pernyataan praktisi pendidikan yang juga chairman Jababeka tersebut mendapatkan tanggapan dari pengamat pendidikan Doni Koesoema.

Menurut Doni, polemik penghapusan pelajaran agama harus ditangani oleh wakil rakyat di Senayan,

yakni Dewan Perwakilan Rakyat.

“Terkait pelajaran agama, saya sependapat dengan apa yang pernah disampaikan Ki Hajar Dewantara perlu diserahkan pada kesepakatan para wakil rakyat sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang (UU),” tuturnya.

Dengan diserahkan kepada DPR, kata Doni, pendidikan agama akan tetap ada jika para wakil rakyat

masih menghendaki pelajaran agama, seperti halnya dalam UU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) tahun 2003

 

 

Sumber :

https://instamun.org/cara-menumbuhkan-sikap-toleransi-pada-diri-anak/

Len Industri Salurkan Beasiswa Pendidikan Kepada 100 Siswa

Len Industri Salurkan Beasiswa Pendidikan Kepada 100 Siswa

Len Industri Salurkan Beasiswa Pendidikan Kepada 100 Siswa
Len Industri Salurkan Beasiswa Pendidikan Kepada 100 Siswa

Kampanyekan perdamaian MAARIF Institute selenggarakan KOPDAR

Generasi Milenial di Kota Kembang, Bandung Kamis (10/1).

Berlokasi di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, KOPDAR kali ini dihadiri 100 peserta dari kalangan aktivis muda, mahasiswa, maupun pelajar. Mereka berkumpul dan diakusi terkait toleransi, keindonesiaan, serta membedah buku Antologi Esai dan Kompilasi Vlog terbaik dari peserta Indonesia Millennial Movement 2018.

Indonesia Millennial Movement merupakan sebuah Kongres Pemuda yang telah sukses digelar di Jakarta pada November 2018 lalu, menghadirkan 100 pemuda dari 34 Provinsi Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.

Dalam sambutannya, Muhd. Abdullah Darraz, Direktur Eksekutif MAARIF Institute

, mengungkapkan komitmen dan dukungannya dalam rangka menyebarkan karya-karya Indonesia Milennial Movement kepada generasi muda lainnya, agar anak-anak muda lainnya termotivasi untuk mengkampanyekan perdamaian.

“Kami percaya bahwa karya-karya terbaik yang dihasilkan oleh Duta Indonesia Millennial Movement dalam bentuk Buku dan Vlog terbaik ini patut untuk disampaikan pada generasi muda lainnya sebanyak-banyaknya. Harapannya, karya ini bisa menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, dan mengawal narasi perdamaian di Indonesia”, ungkap Darraz.

KOPDAR Generasi Milenial ini dibuka oleh Prof. Dr. Rosihon Anwar, Dekan Fakultas Ushuluddin

, Bandung. Turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini diantaranya, 1) Pipit Aidul F (Manajer Program MAARIF Institute for Culture and Humanity), 2) Iu Rusliana (Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung), dan 3) Mela Rusnika (Duta Indonesia Millennial Movement Provinsi Jawa Barat). Sesi bincang-bincang dalam kegiatan ini dipandu oleh Nita Mujahidah (Duta Indonesia Millennial Movement Provinsi Jawa Barat).

Sebagaimana kegiatan KOPDAR sebelumnya, pendaftaran kegiatan ini dibuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Pendaftaran dilakukan dengan mengontak panitia acara dan mengisi lembar konfirmasi kehadiran. Bagi 100 peserta pertama berhak mendapatkan Buku Antologi Esai Indonesia Millennial Movement.

Acara ini terselenggara atas kerjasama MAARIF Institute dengan PPIM UIN Jakarta dan UNDP (CONVEY Indonesia), serta didukung oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dan Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.

 

Sumber :

https://dcckotabumi.ac.id/pages/contoh-teks-eksplanasi-tsunami/

Tumbuh Dan Berkembangnya Peradaban Yunani Kuno Hingga Kemundurannya

Tumbuh Dan Berkembangnya Peradaban Yunani Kuno Hingga Kemundurannya

Bangsa Yunani mempunyai peradaban tinggi, inilah yang sesudah itu dikembangkan oleh bangsa Barat. Peradaban Yunani meliputi kebudayaan Kreta, Polis, sistim keyakinan dan hasil-hasil kebudayaan. Yunani dikelilingi oleh Laut Aegea dan Laut Lonea. Terdiri atas 2 bagian, yaitu daratan dan kepulauan. Yunani daratan terdiri atas sebagian pegunungan, daerahnya terpecah-pecah, pantainya berteluk-teluk dan ainya tenang. Karena itu, Yunani sangat cocok untuk pelabuhan. Sementara itu, Yunani Kepulauan berada di Laut Aegea, daerah ini terdiri dari pulau-pulau. Di antara pulau-pulau tersebut terdapat Pulau Kreta, yang merupakan awal pertumbuhan kebudayaan di Yunani dan Romawi.

A.Peradaban Pulau Kreta (2600 SM- 1500 SM)
Sejarah Eropa Kuno berawal dari kehidupan masyarakat Pulau Kreta yang terdapat di sebelah selatan Yunani dengan pusat pemerintahannya di Knossus. Letaknya sangat strategis, yaitu ditengah-tengah jalur pelayaran antara Mesir, Yunani dan Mesopotamia. Keadaan tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat Pulau Kreta untuk hidup dari sektor pelayaran dan perdagangan. Selain itu, Pulau Kreta jadi jembatan budaya antara Asia, Afrika dan Eropa. Penduduknya berasal dari Asia Kecil. Pada 3000-1500 SM, mereka sudah berkebudayaan tinggi yang dibangun akibat ada kemampuan maritim. Mereka mempunyai armada laut yang kuat untuk menjaga daerahnya. Rakyatnya hidup dari perdagangan di Laut Aegea dan Laut Tengah anggota timur. Kebudayaan Pulau Kreta disebut “Kebudayaan Minos”. Nama ini diambil dari nama Minos, yaitu “Raja pulau Kreta” yang berkedudukan di Kota Knosus.
Hasil kebudayaannya bersifat arsitektur, seni patung dan kerajinan. Arsitektur ini didapat di istana besar di Knosus. Dinding-dindingnya diwarnai dengan lukisan berwarna dari cat air. Istana tersebut dibangun oleh Raja Minos pada 1600 SM. Di Knosus ditemukan termasuk daerah pemandian. Bangsa Yunani sudah mempunyai seni kerajinan keramik yang indah.

Sejarah Pulau Kreta termasuk bisa diketahui dari karya sastra bersifat legenda dan mitologi karangan penyair Homerus yang berjudul Illiad dan Odyssesia. Arthur Evans dari Inggris yang pertama kali mengadakan penggalian 1879, mendapatkan bukti-bukti arkeologis perihal kejayaan Pulau Kreta pada jaman lalu. Kegiatan pelayaran dan perdagangan sudah mendatangkan tingkat kemakmuran yang tinggi. Kota-kota pusat perdagangan layaknya Knossus dan Phaestos sudah tertata baik. Bangunan gedung biasanya dari bata dan juga tersedia bangunan yang bertingkat.
Di Knosus ditemukan reruntuhan istana yang bersifat labirin (rumah siput). Bangunan ini di desain sedemikian rupa agar penjahat yang masuk ringan tersesat. Masyarakat Pulau Kreta termasuk mengenal seni lukis fresco, seni porselin/gerabah, seni pahat pada gading atau tempat yang lain dan seni kerajinan logam. Masyaraktnya termasuk sudah mengenal bentuk postingan yang disebut postingan Minos. Minos berasal dari nama seorang raja besar di Pulau Kreta, bahkan kebudayaan Pulau Kreta disebut kebudayaan Minos. Kejayaan kebudayaan Kreta pada jaman Raja Minos (periode Minoan). Saat itu Raja Minos menguasai Laut Aegea hingga Swedia. Ia bisa mengumpulkan daratan Eropa, Asia dan Afrika. Armada lautnya tangguh.

Abad ke-15 kerajaan di Pulau Kreta runtuh, diduga dikarenakan bencana alam letusan Gunung Thera yang abunya membatasi kesibukan dan mematikan bermacam tumbuhan. Selain itu dikarenakan invasi bangsa pendatang. Pulau Kreta terserang oleh bangsa Mineke. Mereka menyontoh kebudayaan orang-orang Minos.
Pada 1000 SM, Pulau Kreta kedatangan bangsa pengembara dari suku Achaea, Ionia, Aeolia dan Doria. Suku Ionia sesudah itu bercampur dengan masyarakat asli yang sesudah itu menurunkan bangsa Yunani yang sesudah itu berkembang setelah runtuhnya peradaban Pulau Kreta. Semula berada di Kota Mycena yang pada mulanya merupakan wilayah kekuasaan Kreta.
Pada 1967, arkeolog Amerika sukses menggali sebuah kota perdagangan di bawah susunan abu gunung berapi di Pulau Santorini setebal 60 meter. Setelah diteliti, kota ini terkubur pada 1500 SM oleh ledakan gunung berapi.

Pada 1980, arkeolog Inggris sukses mendapatkan sisa reruntuhan sebuah istana di Knossos, Pulau Kreta. Luasnya kira-kira 2 hektar, dengan ratusan bangunan tempat tinggal di dalamnya, yang dihubungkan dengan banyak jalur dan lorong. Struktur bangunannya rumit. Peneliti menduga bahwa ini merupakan istana Kapak Ganda milik Raja Minos. Dinding-dinding di anggota didalam istana dipenuhi lukisan indah dengan corak cerah yang mencerminkan kemegahan. Penemuan logam dan keramik pertanda masyarakat Kreta sudah mengenal seni yang sangat maju. Para arkeolog sukses mendapatkan tumpukan tulang manusia yang jumlahnya 200 potong lebih, merupakan tulang tengkorak anak yang berusia 10-15 tahun, yang tetap meninggalkan bekas dibunuh dengan benda tajam. Setelah itu, para arkeolog mendapatkan biara pemujaan. Dalam temuan itu terbukti bahwa masyarakat Kreta sudah lakukan pemujaan dengan mengorbankan manusia hidup.

B.Tumbuh dan Berkembangnya Peradaban Yunani
Yunani adalah salah satu pusat peradaban tertua di Eropa. Letak-nya di ujung tenggara Benua Eropa dan beriklim laut sedang yang nyaman. Peradabannya lahir di lingkungan geografis yang sebetulnya tidak menopang dikarenakan tanahnya kering dengan banyak bentAng alam yang kuat bersifat jurang-jurang yang terjal, gunung-gunung yang tinggi dan juga pantai yang curam dan terjal. Hujan sangat jarang.

1.Kehidupan Masyarakat
Tanah yang bergunung biasanya tidak cukup subur. Di lereng pegunungan, masyarakat bisa menanam gandum dan juga anggur. Guna mencari daerah yang subur, para petani (colonus) meninggalkan negerinya dan mendirikan daerah koloni di Yunani, antara lain, Italia Selatan, Mesir, Palestina dan Asia Kecil (Turki sekarang). Dari kesibukan tersebut nampak makna kolonialisme. Masyarakat Yunani termasuk mengembangkan pelayaran dan perdagangan.

2.Polis
Polis adalah sebuah kota yang terbentang sebagai pusat kota dengan daerah pedesaan di sekitarnya (negara kecil yang merdeka ). Gunung- gunung dan juga teluk-teluk di sana membatasi komunikasi lewat darat. Lembah- lembah dan daratan rendah yang terpisah-pisah merupakan unit-unit geografis dan ekonomi yang sifatnya alami dan jadi pemisah kesatuan unit politik. Bangsa Yunani merupakan campuran antara masyarakat asli dan pendatang yang berasal dari padang rumput kira-kira Laut Kaspia. Mereka tergolong ras Indo-Jerman yang di sebut bangsa Hellas yang gagah berani. Mereka bermigrasi sejak 2000 SM sesudah itu menetap di bermacam daerah. Suku bangsa Doria menetap di Jazirah Peloponesos dengan polis utamanya Sparta. Suku bangsa Ionia menetap di Jazirah Attica dengan polis utamanya Athena. Suku bangsa Aeolia menetap di Yunani Utara dengan polis utamanya Delphi. Hubungan antar polis di sana yaitu didalam perdagangan maupun pertukaran inspirasi (gagasan ). Namun, mereka susah bersatu dikarenakan antarpolis saling berkompetisi untuk memperebutkan puncak kekuasaan. Namun kala menghadapi ancaman bangsa lain, Polis Sparta dan Athena bersatu agar menang.

3.Serangan bangsa Persia
Adanya polis-polis sebabkan bangsa Yunani berkompetisi memperebutkan hegemoni dan wilayah kekuasaan maka kerap sebabkan peperangan satu diantara mereka. Namun kala bangsa Persia bakal menginvasi daerah Yunani, maka polis-polis tersebut terlebih Athena dan Sparta bersatu menghadapi Persia. Berikut periode Perang Persia- Yunani:

a.Perang Persia Yunani I (492 SM). Peperangan tidak berjalan dikarenakan armada tempur Persia dihancurkan badai dan mereka pulang kembali.
b.Perang Persia Yunani II (490 SM) berjalan di Marathon, dan dimenangkan oleh Yunani.
c.Perang Persia Yunani III. Bangsa Persia berkunjung kembali dan pasukan Yunani menghadapinya di Termopile. Persia bisa dipukul mundur, namun Raja Sparta terbunuh didalam peperangan itu.
Tahun 448 SM diadakan perdamaian antara Yunani dan Persia. Dengan menangnya Yunani, hal ini sebabkan kemajuan baginya di bermacam bidang.

4.Sistim Pemerintahan Yunani
Pada zaman kuno bangsa Yunani tetap terpecah didalam sebagian polis. Kota-kota disana dikelilingi oleh tembok pertahanan. Hal ini merupakan tata pemerintahan style Sparta dan Athena. Tata pemerintahan di Sparta digariskan oleh Lycurgus (sekitar 900 SM) dan bersifat aristokratis militer. Kaum bangsawan memegang manfaat didalam pemerintahan. Sedangkan tata pemerintahan Athena digariskan oleh Solon (sekitar 600 SM) dan sifatnya oligarkis demokratis. Pemerintahan ditangan orang baik-baik, namun kekuasaan di tangan rakyat. Yunani mempunyai pemerintahan yang desentralisasi
a.Polis Sparta
Konstitusi Sparta membagi masyarakat jadi tiga golongan yaitu Citizens, Helot dan Peirokoi. Citizens adalah oran-orang Sparta yang jumlahnya 5-10% dari seluruh masyarakat (penguasa dan tentara). Kaum Helot merupakan sebagian besar dari masyarakat yang bekerja sebagai petani, buruh dan pelayan dari orang-orang Sparta. Periokoi adalah orang yang tinggal dipinggiran kota, hidup sebagai petani, pedagang dan bekerja di pertambangan. Mereka menyukai kebebasan pribadi.
b.Polis Athena
Warga Athena jauh berlainan dengan Sparta. Athena mengimbuhkan jaminan kepada warganya dan menghapuskan perbudakan. Warga difokuskan untuk kemajuan seni, teknologi dan filsafat. Athena merupakan polis yang menerapkan sistim demokrasi.

5.Kepercayaan
Kepercayaan bangsa Yunani Kuno adalah Politeisme. Dewa tertingi adalah Dewa Zeus (di yakini sebagai sumber kesusilaan, pelindung dan pencipta keadilan). Dewa-dewa lainnya yaitu Ares, Apollo, Pallas Athena, Aphrodite, Hermes, Posiedon dan Artemis. Menurut keyakinan Yunani kuno, para dewa bersemayam di Bukit Olympus. Mereka memuja dewa bukan dikarenakan takut, namun mereka melukiskan dewa-dewa yang disembahnya bertubuh dan berperilaku layaknya manusia. Bahkan orang Athena memperlihatkan diri mereka sebagai keturunan Ion, yaitu anak keturunan Dewa Apollo.

6.Karya Sastra
Karya Sastra yang populer adalah buku cerita kepahlawanan, yaitu Illiad dan Odyssey karya Homerus (abad ke 8 SM).

7.Seni Bangunan dan Seni Pahat
Awalnya seni patung atau pahat Yunani membuahkan patung layaknya patung bangsa Mesir, sesudah itu dikembangkan jadi lebih hidup dengan style naturalis . patung dibuat dari marmer dan perunggu. Pemahat yang populer bernama Phidias, sedang arsitek bangunan bernama Ikhtinus. Seni pahat membuahkan bermacam patung para dewa maupun para tokoh yang terkenal.

8.Filsafat dan Ilmu Pengetahuan
Polis Athena melahirkan banyak pakar pikir yang mewariskan pengetahuannya bagi umat manusia. Tepatlah ungkapan Socrates yang memperlihatkan “Bila kamu mendambakan mendapatkan orang kuat pergilah ke Sparta, namun sekiranya kamu mendambakan menjumpai orang pintar dan bijak, datanglah ke Athena.

C.Masa Akhir Kejayaan Yunani
Berikut momen yang menandai jaman akhir Kejayaan Yunani
1.Perang Peloponesos 431-404 SM
Persaingan antar polis jadi menghebat dengan ditandai terjadinya Perang Peloponesos dikarenakan Polis Athena yang memimpin persekutuan polis-polis di Jazirah Attica (disebut Liga Delos) mempunyai efek yang sangat kuat baik bidang politik maupun ekonomi Yunani. Akibatnya, banyak polis yang risau jadi sasaran ekspansi dan dikuasai Athena. Keadaan ini sebabkan Sparta sebagai pemimpin Liga Peloponesos bangkit memimpin polis-polis

2.Yunani jatuh ke tangan Alexander Agung dari Makedonia
Perang Peloponesos sebabkan Yunani terpecah-pecah dan jadi lemah. Dengan ringan pada 338 SM Raja Philipus dari Makedonia dpat menaklukkan Yunani. Philipus terbunuh dan digantikan oleh putranya yang bernama Alexander Agung yang memerintah 336-323 SM. Alexander Agung jadi raja pada usia 20 tahun. Ia adalah murid Arisrtoteles. Cita-citanya adalah menguasai kerajaan dunia pada kala itu yang meliputi Eropa (Yunani), Afrika (Mesir) dan Asia (Mesopotamia dan Persia) (Wahjudi, 2012: 2-25).

Sumber : www.kumpulansurat.co.id

Baca Juga :

Latar Belakang Kemajuan Peradaban Eropa Kuno

Latar Belakang Kemajuan Peradaban Eropa Kuno

Kemajuan bangsa Eropa kerap jadi acuan bangsa lain didalam beragam perihal terhitung kebudayaan. Kebudayaan Eropa Kuno di dominasi oleh 2 kebudayaan, yaitu Romawi dan Yunani. Dua kebudayaan tadi dianggap udah berperadaban tinggi.

Sejarah Eropa Kuno biasanya di mulai oleh cerita-cerita berasal dari pulau Kreta yang lantas diikuti oleh Kebudayaan Yunani dan Romawi yang puncak kejayaannya beberapa abad sebelum akan Masehi dan jadi kebanggaan orang Barat sampai sementara ini. Yunani dan Romawi merupakan 2 kerajaan yang terletak di kira-kira Laut Mediteran. Sebenarnya orang Eropa bukan hanya berasal berasal dari tempat ini. Sebagian bangsa yang duduki banyak daratan Eropa sampai abad pertengahan merupakan keurunan ras Arya dan udah mampir ke daratan Eropa ribuan th. yang lalu. Setelah tersebar ke seluruh daratan Eropa dan sesuaikan bersama leingkungan mereka, mereka terasa mengembangkan bahasa dan kebudayaan mereka sendiri-sendiri.

Salah satu teori menyatakan bahwa orang-orang Arya mulanya berasal berasal dari India dan menemukan jalan mereka ke Eropa. Banyak berasal dari mereka pergi terus ke utara dan menetap di sana sebagai pelaut. Orang-orang ini duduki tempat Skandinavia dan Laut Baltik mereka disebut sebagai Viking. Mereka pintar berburu dan merupakan pelaut handal dan pemberani. Pelayaran mereka udah membawanya sampai ke Benua Amerika jauh sebelum akan Colombus menggapai sana berabad-abad kemudian.

Orang-orang Arya ini lantas menyebar ke seluruh penjuru Eropa dan terus berjalan ke tempat selatan mencari tempat jajahan baru sebagai tempat hidup yang lebih baik. Bangsa Arya ini masih terhitung orang yang kurang berperadaban. Mereka adalah kumpulan orang barbar yang gemar berperang dan yakin terhadap perihal mistis. Mereka adalah petarung yang kuat. Orang-orang ini berbadan besar dan menyukai tantangan. Sejarah persebaran mereka ke seluruh penjuru Eropa adalah kisah berkenaan kepahlawanan dan jadi epik heroik yang diceritakan anak cucu secara turun-temurun (Wahjudi, 2012: 1-2).

Baca Juga :

Parmod Sharma

Parmod Sharma

Parmod Sharma
Parmod Sharma

 

Ketika berusia dua tahun, Parmod

mengatakan bahwa di kehidupan sebelumnya dia tinggal di Moradabad, India dan mempunyai istri yang pandai memasak. Setahun kemudian, Parmod membuat sebuah miniatur pabrik dari tanah liat dan lagi-lagi mengatakan bahwa di kehidupan sebelumnya dia mempunyai pabrik roti bernama “Mohan Brothers”, di sana dia bekerja bersama keluarganya. Parmod juga mengatakan takut jika dimandikan di dalam bak mandi serta menyarankan keluarganya untuk tidak sekali-kali makan dadih.

 

Karena seringnya Parmod kecil bercerita

tentang hal-hal yang menurut keluarganya tidak masuk di akal, mereka kemudian memutuskan untuk menyelidiki kebenarannya. Di Moradabad mereka mendapat informasi yang mengejutkan tentang seseorang bernamaParmanand Mehra, bos pabrik roti

 

Mohan Brothers yang meninggal di tahun 1943

setelah sakit lambung karena sering makan dadih. Parmanand juga ditemukan meninggal dunia setelah berendam di bak mandi. Fakta lain yang mengejutkan adalah miniatur pabrik yang dibuat oleh Parmod ternyata sama persis dengan denah pabrik roti Mohan Brothers.

Baca Juga : 

Pengambilan Keputusan Kelompok vs Individu

Pengambilan Keputusan Kelompok vs Individu

Pengambilan Keputusan Kelompok vs Individu
Pengambilan Keputusan Kelompok vs Individu

Thorndike (1938) menyimpulkan

bahwa pemecahan masalah yang diperoleh dari keputusan kelompok terbukti lebih efektif. Pengambilan keputusan yang dilakukan dalam kelompok lebih baik daripada dilakukan oleh individu karena interaksi antar anggota kelompok dapat menghasilkan suatu gagasan atau ide yang sebelumnya tidak terpikir oleh anggota yang lainnya (Falk & Johnson, 1977, Hall & Wiliams, 1966). Selain itu, hasil pemikiran yang diperoleh akan lebih mendalam dan ingatan akan fakta dan kejadian yang lebih akurat, (jd misalnya ada hal yg kita lupa sdangakan anggota kelompok kita ada yg ingat itu khn jdnya ia bs mengingatkan kita).

Alasan-alasan lain kenapa kelompok menghasilkan keputusan yang lebih baik daripada individu adalah sebagai berikut:

  1. Kelompok mempunyai motivasi yang lebih tinggi untuk mencapai tujuan.
  2. Kelompok mengambil keputusan yang lebih beresiko daripada individu. (biasanya kan kputusan yg lbih baik itu jg ada resiko yg lebih bsar, nah kalo di dlm kelompok khn meskipun resiko yg d dpt itu bsar tp resiko itu khn d tanggung scr bersama2 oleh kelompok, jdx akan terasa lebih ringan.)
  3. Keterlibatan dalam pengambilan keputusan kelompok akan meningkatkan komitmen anggotanya dalam melaksanakan keputusa kelompok tersebut.
  4. Keterlibatan dalam pengambilan keputusan dalam kelompok memungkinkan terjadinya perubahan sikap dan perilaku yang diperlukan dalam pelaksanaan keputusan.
  5. Perbedaan yang ada dalam keanggotaan merupakan sumber daya yang bervariasi.
  6. Dalam diskusi secara langsung dapat meningkatkan kualitas dan kreativitas para anggotanya dalam berargumen.

Dukungan Sosial

Selama tugas yang didapat itu cukup sederhana dan cukup dipelajari, maka keberadaan orang lain di sekitar kita bisa membuat prestasi kita mengalami peningkatan. Tetapi jika tugasnya itu sulit atau kompleks, maka adanya orang disekitar kita bisa membuatprestasi kita mengalami penurunan. Suatu keputusan akan lebih efektif jika diputuskan dalam kelompok daripada diputuskan oleh individu karena dalam kelompok, antar anggota kelompok akan saling bekerja sama dan memberi dukungan. Hal tersebut bisa menghasilkan dorongan dan mengurangi persaingan dan kecemasan akan penilaian dari orang lain.

Sumber : https://topsitenet.com/article/213042-chemical-periodic-table-system/

pengambilan keputusan

pengambilan keputusan

pengambilan keputusan
pengambilan keputusan

Membuat Keputusan yang Efektif

Tujuan pengambilan keputusan dalam kelompok adalah untuk mengambil suatu keputusan dengan pertimbangan yang matang agar dapat mencapai tujuan yang diharapkan oleh anggota kelompok. Pengambilan keputusan dalam kelompok menunjukkan bahwa telah adanya kesepakatan antar anggota kelompok mengenai bagaimana cara untuk bisa mencapai tujuan anggota kelompok. Ada 5 syarat keputusan kelompok yang efektif, yaitu:

 

Sumber daya yang ada harus dimanfaatkan sepenuhnya

(maksudnya: semua anggota kelompok itu harus berusaha mengutarakan pendapatnya, setelah semua pendapat terkumpul kan nantinya akan diseleksi secara bersama2, pendapat mana yang sekiranya terbaik diantara pendapat2 yang ada, nah pendapat2 itulah yang dimaksud sumber daya)

  1. Penggunaan waktu yang efisien. (mksudnya: jd kalo ada suatu permasalah dlm kelompok dan untuk mencari suatu cara pemecahannya itu jangan mengulur2 waktu untuk melakukan diskusinya, trus juga untuk waktu pelaksanaan dr kputusan itu jg harus segera dilaksanakan, jgn d tunda2).
  2. Keputusan yang tepat dan berkualitas.
  3. Keputusan dapat dilaksanakan oleh seluruh anggota kelompok.
  4. Adanya peningkatan, atau paling tidak, tidak ada penurunan kemampuan kelompok dalam hal pemecahan masalah.

Sebuah keputusan dapat dikatakan efektif bila kelima syarat tersebut dapat dipenuhi.

 

Pengolahan Informasi

Di dalam kelompok, segala informasi yang berkaitan dengan pengambilan keputusan akan diproses lebih teliti sehingga akan menghasilkan suatu keputusan yang efektif. Adapun langkah-langkah dalam pengambilan keputusan dalam kelompok adalah sebagai berikut:

  1. Tahap orientasi, dalam tahap ini kelompok mengidentifikasi masalah yang harus dipecahkan, pilihan yang harus dibuat, atau konflik yang membutuhkan penyelesaian.
  2. Tahap diskusi, dalam tahap ini kelompok mengumpulkan informasi tentang situasi,  dan jika keputusan harus dibuat, maka mereka akan mengidentifikasi dan mempertimbangkan pilihan (jadi, pilihan pemecahan masalahnya itu jg di identifikasi). Berikut ini adalah hal-hal yang dapat mempengaruhi efektifitas kinerja anggota kelompok:

 

  • Berbagi Informasi: aktif berbicara, bersedia untuk membahas, kebebasan berargumen, mengekspresikan ide, pikiran, dan perasaan. (ex: di dlm kelompok tuh sdg membicarakan ttg model potongan rambut yg terbaru, nah kalo kita tau suatu info ttg itu ya kita harus bagiin ke anggota kelompok kita.)
  • Perencanaan: merumuskan tindakan yang akan mengarah pada tujuan tertentu. (ex: kita sama anggota kelompok nih pgn nyontoh model potongan rambut yg terbaru nih, jd kita hrus bikin rencana apa yg bakal kita lakuin biar model potongan rambutnya kita tuh bisa ky model potongan rambut yg skrg lg booming, misalnya dgn lihat2 d majalah fashion, dll.)
  • Evaluasi Kritis: kritis mengevaluasi setiap ide atau karya orang lain. (ex: kita tuh ga setuju kalo kita nyontoh model potongan rambut yg terbaru itu cz menurut kita itu khn idex orang lain modelnya jg ga terlalu bgus, kalo kita nyontoh khn berarti ga kreatif cz bkn ide kita sendiri, nah itu jg harus kita utarakan ke anggota kelompok kita)
  • Komunikasi Positif: memberikan respon yang positif terhadap apa yang ditampilkan oleh anggota atau kinerja kelompok. (ex: kita memuji anggota kelompok kita kalo dy terlihat cantik dgn model potongan rambut barunya).
  • Komitmen ke Grup: kelekatan pada kelompok, ingin melakukan hal-hal bersama dengan kelompok, dan  cenderung memastikan semua anggota mendapatkan sesuatu hal yang sama. (ex: kelompok kita habis ikut lomba, nah kita tuh menang n dpt sejumlah hadiah berupa uang, nah kita tuh harus mbagi uang hadiah itu dgn jmlah yg sama rata ke smua anggota kelompok kita, jd kita n smua anggota kelompok kita tuh bs menikmati b’sm2 hasil yg kita dpt)
  • Tugas pemantauan: menilai kinerja dan juga sampel datanya bahwa kelompok akan berusaha mencapai tujuannya. (ex: sekelompok peneliti ingin mengetahui ttg apakah usia bisa mempengaruhi kemampuan seseorang dalam mengendalikan emosi, nah mereka mengambil beberapa sampel yg sdh ditentukan, lalu mereka menilai apakah sampel tersebut dpt diandalkan atau tdk dan bgaimana kinerja mereka dlm melakukan penelitian tsb.)
  • Kerjasama: perilaku saling membantu kinerja anggota kelompoknya atau memberikan kontribusi untuk kemudahan anggota kelompoknya mengkoordinasikan upaya mereka. (ex: kalo ada tugas kelompok tuh smua anggota harus bener2 ngerjain, jd jgn malah ga ikutan ngerjain cz berpikir bhwa tugas itu bakal di krjain sm anggota kelompok kita yg lain, jd hrus saling kerjasama gt.)

Sumber : https://topsitenet.com/article/213043-understanding-and-examples-of-explanatory-texts/