Mengenal Design Sprint, Pemecah Kebuntuan Berinovasi

Mengenal Design Sprint, Pemecah Kebuntuan Berinovasi

Rekan Kerja, apakah Anda dulu mendengar berkenaan konsep design sprint? Apabila Anda bekerja di sebuah perusahaan start-up, atau seorang desainer maupun inovator, konsep ini akan terlampau mendukung berikan solusi berasal dari kebuntuan gagasan di tim Anda. Bagaimana langkah kerjanya? Simak penjelasan di bawah ini.

Konsep design sprint pertama kali dikenalkan oleh Jake Knapp berasal dari Google Venture terhadap tahun 2010. Idealnya, konsep ini dikerjakan sepanjang lima hari untuk tiap prosesnya. Gunanya untuk menjawab persoalan layaknya penawaran gagasan awal proyek bisnis, desain produk, nama campaign, dan lainnya. Mudahnya, kegiatan ini merupakan tidak benar satu wujud brainstorming.

Dalam pelaksanaannya design sprint terkandung lebih dari satu aturan:

Ketua tim disebut bersama dengan sprint master yang diharuskan untuk selamanya ikuti sistem diskusi berasal dari awal hingga akhir.
Seorang sprint master tidak mesti merupakan CEO atau pemimpin perusahaan. Syaratnya, yang mutlak sanggup memimpin tim bersama dengan baik, bertanggung jawab, dan juga adil dan tegas didalam mengambil alih keputusan.
Dalam sistem diskusi design print, sekurang-kurangnya terkandung tiga orang lebih untuk mempermudah pertukaran gagasan dan gagasan.
Seorang sprint master akan berperan didalam mengambil alih ketetapan yang diberlakukan terhadap anggota tim.
Proses design print terdiri atas:

1. Memahami (understanding)

Memahami tiap tiap persoalan secara cermat mengenai proyek yang akan dikerjakan bersama dengan tim. Termasuk nilai-nilai atau keperluan yang menginginkan diprioritaskan didalam bisnis, stakeholder atau investor, dan keperluan konsumer.

2. Kembangkan (diverge)

Pada tahap ini, Anda dan tim akan fokus terhadap trick apa yang sanggup diberikan didalam selesaikan persoalan yang telah dimengerti terhadap tahap pertama. Jika terlampau banyak masalah yang timbul, coba untuk mengurutkan masalah berikut berdasarkan tingkat urgensinya.

3. Putuskan (decide)

Tim Anda akan berdiskusi berkenaan daftar ide-ide terbaik yang sanggup diimplementasikan ke didalam proyek kerja. Setiap orang diharuskan untuk memberikan gagasan yang berbeda. Gagasan atau gagasan berikut akan dipilih melalui voting. Ide yang meraih nada terbanyak akan dieksekusi terhadap tahap selanjutnya.

4. Buat prototipe (create prototype)

Ini saatnya tim Anda akan sebabkan perumpamaan product untuk dites. Selain itu, didalam tahapan ini, juga akan sekaligus diadakan demo pemanfaatan (testing) kepada pengguna. Jangan lupa, Anda dan tim mesti menghimpit cost didalam pembuatan prototype ini.

5. Validasi (validate)

Tahap validasi akan melibatkan tim penguji yang tidak boleh berasal berasal dari tim Anda, melainkan pihak lain tapi juga ahli didalam bidang tersebut, sehingga keobjektifan penilaiannya sanggup terjaga

Rekan Kerja, design sprint semata-mata satu berasal dari sekian banyak konsep yang sanggup dicoba didalam selesaikan kebuntuan gagasan didalam tim Anda. Kelebihan yang ditawarkan oleh design sprint ialah sanggup tawarkan solusi bersama dengan sementara yang efektif. Walau begitu, Anda juga mesti selamanya hati-hati didalam mengaplikasikan konsep ini bersama dengan tim. Masing-masing anggota mesti siap berpikiran terbuka dan tidak boleh enteng tersinggung kalau gagasan yang Anda tawarkan dikesampingkan oleh anggota lainnya. www.biologi.co.id

Bagaimana Analisis Transaksi dan Pencatatannya di dalam Persamaan Dasar Akuntansi?

Bagaimana Analisis Transaksi dan Pencatatannya di dalam Persamaan Dasar Akuntansi?

coba sekarang kamu perhatikan deh setiap membeli barang atau mendapat uang. Setiap transaksi yang kamu lakukan bakal berpengaruh pada persamaan basic akuntansi, baik sisi kiri (harta) maupun sisi kanan (utang dan modal). Nah, di kesempatan kali ini, kamu dapat liat penjelasan perihal bagaimana asumsi transaksi dan pencatatannya di dalam persamaan basic akuntansi di bawah ini.

Sebelum lakukan pencatatan, kamu harus menganalisis transaksi yang terjadi. Apakah transaksi masuk ke di dalam harta, utang, atau modal. Contohnya seperti ini:

1. Transaksi yang mempengaruhi harta saja

Coba kamu ingat lagi apa saja yang terhitung harta. Contoh perkiraan yang terhitung harta yaitu kas, piutang usaha, perlengkapan, peralatan, kendaraan, dan tanah. Misalnya transaksi pembelian alat tulis untuk persiapan ujian kamu:

Membeli peralatan tulis untuk ujian secara tunai Rp200.000,00.

Transaksi selanjutnya bakal berpengaruh seperti ini:

Peralatan tulis bertambah gara-gara dibeli Rp200.000,00 → Harta (+)

Kas berkurang gara-gara membeli secara tunai Rp200.000,00 → Harta (-)

2. Transaksi yang mempengaruhi harta dan utang

Kamu membeli pulsa untuk kepanitiaan Rp100.000,00 dan bakal dibayar pada minggu depan.

Pengaruh transaksi selanjutnya adalah:

Pulsa bertambah gara-gara dibeli Rp100.000,00 → Harta (+)

Utang bertambah gara-gara pembelian pulsa belum dibayar tunai Rp100.000,00 → Utang (+)

3. Transaksi yang mempengaruhi harta dan modal

Kamu dapat uang jajan bulanan dari ibu secara tunai Rp500.000,00.

Pengaruh transaksi selanjutnya adalah:

Kas bertambah dari penerimaan pendapatan tunai Rp500.000,00 → Harta (+)

Modal bertambah gara-gara penerimaan pendapatan Rp500.000,00 → Modal (+)

4. Transaksi yang mempengaruhi pinjaman dan modal

Di akhir bulan kamu mengerti kecuali tersedia pulsa yang belum dibayar Rp100.000,00.

Pengaruh transaksi selanjutnya adalah: www.gurukelas.co.id

Utang bertambah gara-gara pulsa belum dibayar Rp100.000,00 → Utang (+)

Modal berkurang gara-gara keluar cost Rp100.000,00 → Modal (-)

Strategi Investasi bagi Pemula dan Pilihan Instrumen Investasi Terbaik

Strategi Investasi bagi Pemula dan Pilihan Instrumen Investasi Terbaik

Rekan Kerja, pernahkah Anda berpikir untuk menginvestasikan uang Anda? Pahamkah Anda apa investasi itu? Investasi merupakan tidak benar satu langkah untuk menyimpan uang Anda dengan meraih keuntungan dari yang Anda investasikan.

Beberapa orang mulai ragu untuk berinvestasi dan kemungkinan Anda tidak benar satunya. Hal-hal yang sebabkan orang ragu untuk berinvestasi gara-gara mereka tidak paham kapan selagi yang tepat untuk berinvestasi dan instrumen investasi terbaik apa yang mereka harus pilih. Pada kenyataannya, kapan pun Anda menginvestasikan uang Anda untuk pertama kali, selagi dapat berpihak pada Anda. Sebuah pilihan investasi yang tepat dapat menambahkan Anda keuntungan pada akhirnya. Pertanyaan tentang kapan selagi terbaik untuk investasi tergantung pada beberapa indikator:

1. Tentukan jangka selagi investasi

Hal yang harus dipikirkan secara matang ialah berapa lama Anda dapat berinvestasi. Perbedaan instrumen investasi tawarkan keuntungan yang berbeda, punyai risikonya tiap-tiap dan hanya cocok pada jangka selagi tertentu.

2. Tetapkan tujuan investasi

Mengharapkan keuntungan dari investasi untuk menggapai tujuan khusus sanggup merubah pilihan instrumen investasi dan kapan selagi yang tepat untuk memulai investasi. Apakah tujuan investasi untuk sekadar merenovasi tempat tinggal atau belanja mobil idaman? Atau apakah tujuan investasi untuk keperluan di masa depan seperti dana pensiun atau pendidikan anak?

3. Kematangan kebolehan pengelolaan keuangan Anda

Memiliki hasrat keras dan prinsip menyisihkan uang dari beberapa pendapatan Anda untuk berinvestasi berpengaruh pada keputusan Anda kapan selayaknya Anda memulai untuk investasi. Komitmen untuk mengontrol pengeluaran juga harus diperhatikan.

Menurut Direktur BNI Aset Management Putut Endro Andanawarih menyatakan bahwa selagi terbaik untuk investasi datang tiap tiap saat, jikalau calon investor punyai tujuan investasi yang matang dan dana memadai untuk investasi.

Lalu, instrumen investasi manakah yang terbaik untuk Anda? Berikut kami memberikan tiga pilihan terbaik dari instrumen investasi jangka panjang dan jangka pendek sebagai bahan pertimbangan Anda memilih instrumen investasi:

3 Instrumen Investasi Jangan Pendek Terbaik

P2P Lending
Peer to Peer Lending merupakan bentuk investasi dengan proses mempertemukan pemberi utang (kreditur) dengan peminjam (debitur) yang dilaksanakan secara online. P2P Lending juga sanggup menjadi produk investasi. Sistem P2P Lending tidak memanfaatkan jasa dari bank sebagai perantara. Jangka selagi investasi P2P berkisar dari satu bulan sampai satu tahun. Imbal hasil yang diberikan berbeda-beda, namun cenderung lebih besar jikalau dibanding dengan bunga deposito, yakni lebih kurang 15% per tahun.

Reksa Dana Pasar Uang (RDPU)
RDPU juga disebut dengan money market funds. Investasi RDPU cenderung lebih rumit dibanding obligasi atau instrumen lain. Namun, di dalam berinvestasi, para investor dapat dibantu oleh manajer investasi (MI) di dalam mengelola uang investasi Anda. Keuntungan yang di tawarkan serupa dengan bunga menabung di bank konvensional, lebih kurang 8,27%.

Deposito

Deposito merupakan instrumen investasi yang akrab di masyarakat. Deposito merupakan produk simpanan di bank yang penarikannya hanya sanggup dilaksanakan pada selagi tertentu. Periode penyimpanan berkisar dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan atau setahun. Keuntungan yang diberikan berkisar 8%. Deposito punyai risiko kerugian yang kecil, namun harus diperhatikan bahwa bunga deposito sanggup tetap mengecil.

3 instrumen Investasi Jangka Panjang Terbaik

Investasi Properti

Memulai investasi properti sanggup dilaksanakan dengan melacak tempat tinggal berkisar 200 juta ke bawah gara-gara harga kisaran selanjutnya tidak sukar untuk menemukan tujuan penyewa atau pembeli.

Emas

Investasi emas merupakan tidak benar satu pilihan yang memadai menguntungkan gara-gara harga emas yang memadai stabil. Dalam momen-momen khusus harga jual emas mengalami kenaikan. Ketika di moment tertentu, emas sanggup dibeli dengan harga terjangkau.

Obligasi
Obligasi punyai pengertian sebagai surat bukti yang dikeluarkan sebagai bentuk bukti perlindungan utang kepada pihak yang udah menerbitkan obligasi. Surat selanjutnya harus dilunasi pada tanggal jatuh tempo yang udah ditentukan. Obligasi menambahkan hak atas jatah keuntungan jika pemegang obligasi berupa badan dengan karakteristik deviden, keuntungan selanjutnya tidak terkena pajak.

Kesimpulannya ialah instrumen investasi terbaik bagi diri sendiri ialah instrumen investasi yang sanggup mencukupi keperluan Anda. Memulai investasi sedini kemungkinan dengan menyisihkan uang “dingin” yang Anda punya, pilihlah instrumen yang cocok bagi keperluan Anda. Cobalah untuk berinvestasi dengan modal kecil namun dilaksanakan secara bertahap.

Baca Juga :

Ujian Penentu Hidup-Mati dan Tuntutan Prestasi Tinggi Siswa Korea Selatan

Ujian Penentu Hidup-Mati dan Tuntutan Prestasi Tinggi Siswa Korea Selatan – Sunyi. Hening. Pekerjaan konstruksi dihentikan. Tidak terdapat pesawat yang lepas landas. Bahkan bank-bank tutup pada hari sangat penting tahun ini untuk siswa Korea Selatan.

The ‘Suneung’ atau College Scholastic Ability Tests (CSAT) dilangsungkan pada hari Kamis ketiga di bulan November, adalahpenentuan untuk para murid Korea Selatan sesudah 12 tahun mereka belajar.

Serentak melewati 1.190 website tes nyaris setengah juta siswa mengekor ujian masuk universitas nasional.

Ujian menilai

“Bagi kami, Suneung ialah pintu gerbang sangat urgen untuk masa depan,” kata Ko Eun-suh, murid 18 tahun laksana dikutip dari BBC .

“Di Korea, pergi ke universitas paling penting. Itulah kenapa kami menguras 12 tahun guna mempersiapkan hari ini. Saya tahu terdapat orang-orang yang telah mengekor ujian ini sampai lima kali,” tambahnya.

Bahkan menurut keterangan dari laporan Korea Herald ratusan perwira polisi dikirim ke luar kota untuk menolong siswa supaya dapat mendarat ujian tepat waktu.

Sementara semua siswa mengekor ujian, sejumlah orang tua yang khawatir pergi ke kuil-kuil Buddha atau gereja-gereja guna berdoa untuk kesuksesan anak mereka. Para orangtua masih mesti melewatkan sejumlah minggu yang mencemaskan menantikan hasil diberitahukan secara sah secara online.

Tuntutan prestasi tinggi

Korea Selatan mempunyai persentasi partisipasi edukasi tinggi sangat tinggi di dunia. Hampir 70% warga 25 sampai 34 tahun mempunyai pendidikan tinggi tahun 2017, menurut keterangan dari OECD.

Fokus pada edukasi telah mendorong ekonomi Korea Selatan dari di antara negara termiskin di dunia tahun 1960 guna menjadi eksportir terbesar kelima. Negara berteknologi tinggi ini pun adalahekonomi sangat kompetitif ke-15 di dunia , menurut keterangan dari World Economic Forum.

Kompetisi masuk ke universitas paling intens di Korea Selatan. Tahun ini ada 595.924 murid memperebutkan kursi universitas menurut keterangan dari data Departemen Pendidikan. Sebagai gamabaran, terdapat 3 universitas teratas yaitu Seoul, Korea, dan Yonsei, yang dikenal sebagai “Institusi Sky” – namun melulu kurang dari 2% diterima masuk.

Para siswa paling percaya prestasi akademik mereka bakal mengantar mereka pada kegiatan dengan bayaran yang lebih tinggi.

Obsesi pada pendidikan

Tidak mencengangkan pendidikan menjadi obsesi untuk siswa dan pun orangtua di Korea Selatan. Keluarga berusaha untuk bersaing. Mengajar anak-anak mempersiapkan ujian sudah menjadi industri senilai 17,8 triliun won ($ 15,8 juta) menurut laporan tahun 2017 dan ini berhubungan dengan hutang lokasi tinggal tangga dan rendahnya tingkat kelahiran di negara tersebut.

Pada 2016, menurut keterangan dari survei Lembaga Perawatan dan Pendidikan Anak Korea nyaris 83,6% anak umur lima tahun dan 35,5% anak umur dua tahun telah didaftarakan pada lembaga pendidikan.

Rata-rata, anak-anak berusia 15 tahun yang mengekor ujian PISA (Program guna Pelajar Internasional) OECD memungut kursus tambahan sekitar 6,4 tahun.

Berdasarkan keterangan dari laporan PISA tiga tahunan OECD, lebih dari 20% anak umur 15 tahun di Korea pada tahun 2015 mengadukan bahwa mereka merasa tidak puas dalam hidup mereka. Berbeda dikomparasikan dengan Belanda tidak cukup dari 4% murid merasa tidak puas pada hidup mereka.

Pada 2016, pemerintah Korea Selatan memperhitungkan 48,2 miliar won ($ 42,5 juta) guna pencegahan bunuh diri dan proyek-proyek kesehatan mental. Tahun 2012 pemerintah menegakkan Pusat Penyembuhan Pemuda Nasional yang menawarkan program perawatan untuk mereka yang menderita situasi depresi.

Sumber: www.bukuinggris.co.id

Tips Mudah Mendidik Anak Remaja Yang Beranjak Dewasa Bagi Orangtua

Tips Mudah Mendidik Anak Remaja Yang Beranjak Dewasa Bagi Orangtua – Mendidik anak remaja yang beranjak dewasa memang tidak mudah, namun bukan mustahil. Dengan teknik yang tepat, anak bakal menjadi individu yang hebat di masa mendatang. Namun, guna menaklukkan anak remaja tidaklah mudah. Mengingat masa remaja ialah masa peralihan. Di mana mayoritas anak akan mengerjakan pemberontakan dan kenakalan remaja.

Bagi kita yang mengharapkan anak tumbuh menjadi anak yang luar biasa, yaitu dengan karakter powerful dan terbit sebagai pelajar sukses, pastikan untuk mengekor sejumlah tips gampang mendidik anak remaja di bawah ini.

Bebaskan Anak guna Bersosialisasi dengan Lingkungan

Ketika anak sudah menginjak usia remaja, anak bakal senang mengeksplorasi lingkungan sekitarnya. Mereka lebih asyik dengan teman-teman sekolah atau bermain di luar lokasi tinggal ketimbang menguras waktu bareng Anda.

Saat urusan ini terjadi, kita tak perlu cemas dan risau. Biarkan anak bersosialisasi dengan sesamanya di lingkungan yang baru. Selama teknik bersosialisasi yang digunakan dominan positif, laksana mengikuti pekerjaan ekstrakurikuler atau pekerjaan di lingkungan.

Dengan bersosialisasi anak bakal belajar urusan baru, mengajar sikap kepemimpinan, dan teknik mengambil keputusan yang tepat saat mereka terpapar masalah. Anak pun bakal lebih mandiri.

Jadikan diri kita sebagai Teman

Terkadang saat anak berada di umur remaja, anak bakal menjauh dari Anda. Penyebab utamanya ialah adanya perbedaan dalam memandang suatu hal. Hal ini paling wajar terjadi, menilik rentang umur Anda dan buah hati yang terpaut jauh.

Mulailah masuki dunia anak remaja, pahami apa yang sedang menjadi tren dan pelajari tentang psikologis mereka. Hal ini akan mempermudah Anda guna mendidik anak remaja. Nah, supaya Anda tidak berjarak dengan anak, teknik terbaik ialah menjadikan diri kita sebagai teman, bukan sebagai orang tua. Teman ialah sosok yang akan ditelusuri oleh anak guna sekadar berkeluh kesah.

Dengan menjadi teman untuk buah hati, kita dapat mengerjakan pemantauan, menyerahkan masukan tanpa terkesan menggurui, dan mengontrol tumbuh kembangnya. Manfaat lainnya, kita dan anak bakal menjadi lebih dekat sebab sering menguras waktu bersama.

Berikan Kepercayaan dan Tanggung Jawab

Peran orang tua memang penting, tetapi tidak boleh selalu menunjukkan anak guna mengikutinya keinginan Anda. Biarkan anak untuk mengupayakan sesuatu atau menyimpulkan sesuatu guna dirinya sendiri. Beri mereka keyakinan dan tanggung jawab supaya mereka dapat lebih berdikari dan tidak tidak jarang kali bergantung pada Anda.

Hal ini paling bermanfaat untuk anak saat sudah dewasa. Di samping memberikan keyakinan dan tanggung jawab ini, beri pun rambu-rambu yang tidak boleh dilalui si anak. Misalnya mereka boleh pergi bareng teman guna bermain hingga malam, namun Anda pun harus menyerahkan tanggung jawab pada anak untuk kembali tepat waktu. Ini adalahsalah satu teknik mendidik anak remaja yang efektif.

Hargai Minat dan Pemikiran Anak

Sebagai orang tua tidak jarang kali kita merasa tahu dan tidak jarang kali benar tentang apa yang baik untuk anak. Namun, tanpa disadari terkadang urusan itu tidaklah sama serupa dengan apa yang kita pikirkan. Tak jarang, pemikiran Anda bertolak belakang dengan pemikiran anak. Pemaksaan terhadap anak melulu akan menciptakan ia merasa tertekan dan bahkan mengerjakan hal buruk, laksana kenakalan remaja.

Dalam situasi seperti ini, usahakan biarkan anak guna berani menyampaikan pendapat mereka. Hargai pemikiran dan pendapatnya. Dengan teknik ini, anak lebih memahami dan memuliakan Anda. Hubungan kita dan anak juga semakin harmonis. Jangan menilai masa depannya, namun arahkan mereka dengan menghargai masing-masing minat dan bakat si anak.

Ajarkan Pendidikan Agama

Agama menjadi urusan penting untuk keluarga. Terapkan edukasi agama sedini mungkin supaya anak tidak terjerumus pada pergaulan yang salah. Bagaimanapun edukasi agama ialah fondasi yang kuat untuk karakter seseorang.

Sumber: www.sekolahan.co.id

Perjalanan Kurikulum Pendidikan Nasional

Perjalanan Kurikulum Pendidikan Nasional

Perjalanan Kurikulum Pendidikan Nasional
Perjalanan Kurikulum Pendidikan Nasional

Dalam perjalanan sejarah sejak tahun 1945, kurikulum pendidikan nasional telah mengalami perubahan, yaitu pada tahun 1947, 1952, 1964, 1968, 1975, 1984, 1994, dan direncanakan pada tahun 2004. Perubahan tersebut merupakan konsekuensi logis dari terjadinya perubahan sistem politik, sosial budaya, ekonomi, dan iptek dalam masyarakat berbangsa dan bernegara. Sebab, kurikulum sebagai seperangkat rencana pendidikan perlu dikembangkan secara dinamis sesuai dengan tuntutan dan perubahan yang terjadi di masyarakat. Semua kurikulum nasional dirancang berdasarkan landasan yang sama, yaitu Pancasila dan UUD 1945, perbedaanya pada penekanan pokok dari tujuan pendidikan serta pendekatan dalam merealisasikannya.

 

Rentjana Pelajaran 1947, yang menjadi kurikulum pendidikan masa itu masih dipengaruhi sistem pendidikan kolonial Belanda dan Jepang, sehingga hanya meneruskan yang pernah digunakan sebelumnya. Ia bisa dikatakan sebagai pengganti sistem pendidikan kolonial Belanda. Karena suasana kehidupan berbangsa saat itu masih dalam semangat juang merebut kemerdekaan, maka pendidikan sebagai development conformism lebih menekankan pada pembentukan karakter manusia Indonesia yang merdeka dan berdaulat dan sejajar dengan bangsa lain di muka bumi ini. Pada tahun 1952, kurikulum pendidikan mengalami penyempurnaan, dengan nama Rentjana Pelajaran Terurai 1952.

 

Kurikulum ini sudah mengarah pada suatu sistem pendidikan nasional. Yang paling menonjol dan sekaligus ciri dari kurikulum 1952 ini bahwa setiap rencana pelajaran harus memperhatikan isi pelajaran yang dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari. Menjelang tahun 1964, pemerintah kembali menyempurnakan sistem kurikulum pendidikan di Indonesia, dengan nama Rentjana Pendidikan 1964. Pokok-pokok pikiran yang menjadi cirinya adalah pemerintah mempunyai keinginan agar rakyat mendapat pengetahuan akademik untuk pembekalan pada jenjang SD, sehingga pembelajaran dipusatkan pada program Pancawardhana, yaitu pengembangan moral, kecerdasan, emosional/artistik, keprigelan, dan jasmani. Kurikulum 1968 merupakan pembaharuan dari Kurikulum 1964, yaitu dilakukannya perubahan struktur kurikulum pendidikan dari Pancawardhana menjadi pembinaan jiwa pancasila, pengetahuan dasar, dan kecakapan khusus.

 

Kurikulum ini merupakan perwujudan dari perubahan orientasi pada pelaksanaan UUD 1945 secara murni dan konsekuen, bertujuan bahwa pendidikan ditekankan pada upaya untuk membentuk manusia Pancasila sejati, kuat, dan sehat jasmani, mempertinggi kecerdasan dan keterampilan jasmani, moral, budi pekerti, dan keyakinan beragama. Isi pendidikan diarahkan pada kegiatan mempertinggi kecerdasan dan keterampilan, serta mengembangkan fisik yang sehat dan kuat. Kurikulum pendidikan 1975 menggunakan pendekatan-pendekatan di antaranya sebagai berikut : 1. Berorientasi pada tujuan 2. Menganut pendekatan integratif 3. Menekankan kepada efisiensi dan efektivitas dalam hal daya dan waktu. 4. Menganut pendekatan sistem instruksional yang dikenal dengan Prosedur Pengembangan Sistem Instruksional (PPSI). 5. Dipengaruhi psikologi tingkah laku dengan menekankan kepada stimulus respon dan latihan.

 

Kurikulum ini kemudian dianggap sudah tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan masyarakat dan tuntutan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan diubah kembali menjadi kurikulum pendidikan 1984 dengan ciri: 1. Berorientasi kepada tujuan instruksional. 2. Pendekatan pengajarannya berpusat pada anak didik melalui cara belajar siswa aktif (CBSA). 3. Materi pelajaran dikemas dengan nenggunakan pendekatan spiral. 4. Menanamkan pengertian terlebih dahulu sebelum diberikan latihan. 5. Materi disajikan berdasarkan tingkat kesiapan atau kematangan siswa. 6. Menggunakan pendekatan keterampilan proses.

 

Sumber : https://www.ayoksinau.com/

Materi Kepemimpinan dalam organisasi

Materi Kepemimpinan dalam organisasi

Materi Kepemimpinan
Materi Kepemimpinan

 

Pemimpin dan Kepemimpinan merupakan suatu kesatuan kata yang tidak dapat dipisahkan secara struktural maupun fungsional. Banyak muncul pengertian-pengertian mengenai pemimpin dan kepemimpinan, antara lain :
  • Pemimpin adalah figur sentral yang mempersatukan kelompok (1942)
  • Kepemimpinan adalah keunggulan seseorang atau beberapa individu dalam kelompok, dalam proses mengontrol gejala-gejala sosial
  • Brown (1936) berpendapat bahwa pemimpin tidak dapat dipisahkan dari kelompok, akan tetapi boleh dipandang sebagai suatu posisi dengan potensi tinggi di lapangan. Dalam hal sama, Krech dan Crutchfield memandang bahwa dengan kebaikan dari posisinya yang khusus dalam kelompok ia berperan sebagai agen primer untuk penentuan struktur kelompok, suasana kelompok, tujuan kelompok, ideologi kelompok, dan aktivitas kelompok.

  • Kepemimpinan sebagai suatu kemampuan meng-handel orang lain untuk memperoleh hasil yang maksimal dengan friksi sesedikit mungkin dan kerja sama yang besar, kepemimpinan merupakan kekuatan semangat/moral yang kreatif dan terarah.
  • Pemimpin adalah individu yang memiliki program/rencana dan bersama anggota kelompok bergerak untuk mencapai tujuan dengan cara yang pasti.

Muncul dua pertanyaan yang menjadi perdebatan mengenai pemimpin,

  • Apakah seorang pemimpin dilahirkan atau ditempat?
  • Apakah efektivitas kepemimpinan seseorang dapat dialihkan dari satu organisasi ke organisasi yang lain oleh seorang pemimpin yang sama?

Untuk menjawab pertanyaan pertama tersebut kita lihat beberapa pendapat berikut :

  • Pihak yang berpendapat bahwa “pemimpin itu dilahirkan” melihat bahwa seseorang hanya akan menjadi pemimpin yang efektif karena dia dilahirkan dengan bakat-bakat kepemimpinannya.
  • Kubu yang menyatakan bahwa “pemimpin dibentuk dan ditempa” berpendapat bahwa efektivitas kepemimpinan seseorang dapat dibentuk dan ditempa. Caranya adalah dengan memberikan kesempatan luas kepada yang bersangkutan untuk menumbuhkan dan mengembangkan efektivitas kepemimpinannya melalui berbagai kegiatan pendidikan dan latihan kepemimpinan.

Sondang (1994) menyimpulkan bahwa seseorang hanya akan menjadi seorang pemimpin yang efektif apabila :

  • seseorang secara genetika telah memiliki bakat-bakat kepemimpinan
  • bakat-bakat tersebut dipupuk dan dikembangkan melalui kesempatan untuk menduduki jabatan kepemimpinannya
  • ditopang oleh pengetahuan teoritikal yang diperoleh melalui pendidikan dan latihan, baik yang bersifat umum maupun yang menyangkut teori kepemimpinan.

Untuk menjawab pertannyaan kedua dapat dirumuskan dua kategori yang sudah barang tentu harus dikaji lebih jauh lagi:

  • Keberhasilan seseorang memimpin satu organisasi dengan sendirinya dapat dilaihkan kepada kepemimpinan oleh orang yang sama di organisasi lain
  • Keberhasilan seseorang memimpin satu organisasi tidak merupakan jaminan keberhasilannya memimpin organisasi lain.

  • Tipe-tipe Kepemimpinan :
  • Tipe Otokratik
    • Semua ilmuan yang berusaha memahami segi

kepemimpinan

    otokratik mengatakan bahwa pemimpin yang tergolong otokratik dipandang sebagai karakteritik yang negatif.
    • Dilihat dari persepsinya seorang pemimpin yang otokratik adalah seseorang yang sangat egois. Seorang pemimpin yang otoriter akan menujukan sikap yang menonjolkan “keakuannya”, antara lain

dalam

    bentuk :
  • kecenderungan memperlakukan para bawahannya sama dengan alat-alat lain dalam organisasi, seperti mesin, dan dengan demikian kurang menghargai harkat dan martabat mereka
  • pengutmaan orientasi terhadap pelaksanaan dan penyelesaian tugas tanpa mengkaitkan pelaksanaan tugas itu dengan kepentingan dan kebutuhan para bawahannya.
  • Pengabaian peranan para bawahan dalam proses pengambilan keputusan.

    • Gaya

kepemimpinan

    yang dipergunakan pemimpin yang otokratik antara lain:
  • menuntut ketaatan penuh dari para bawahannya
  • dalam menegakkan disiplin menunjukkan keakuannya
  • bernada keras dalam pemberian perintah atau instruksi
  • menggunakan pendekatan punitif dalamhal terhadinya penyimpangan oleh bawahan.
  • Tipe Paternalistik
    Tipe pemimpin paternalistik hanya terdapat di lingkungan masyarakat yang bersifat tradisional, umumnya dimasyarakat agraris. Salah satu ciri utama masuarakat tradisional ialah rasa hormat yang tinggi yang ditujukan oleh para anggiota masyarakat kepada orang tua atau seseorang yang dituakan.
    Pemimpin seperti ini kebapakan, sebagai tauladan atau panutan masyarakat. Biasanya tiokoh-toko adat, para ulama dan guru. Pemimpin ini sangat mengembangkan sikap kebersamaan.
  • Tipe Kharismatik
    • Tidak banyak hal yang dapat disimak dari literatur yang ada tentang kriteria

kepemimpinan

    yang kharismatik. Memang ada karakteristiknya yang khas yaitu daya tariknya yang sangat memikat sehingga mampu memperoleh pengikut yang jumlahnya kadang-kadang sangat besar. Tegasnya seorang pemimpin yang kharismatik adalah seseorang yang dikagumi oleh banyak pengikut meskipun para pengikut tersebut tidak selalu dapat menjelaskan secara konkret mengapa orang tersebut dikagumi.

Sumber : https://ngelag.com/

Menantang Diri Sendiri Menjadi Modal Utama Generasi Muda untuk Mencapai Sukses

Menantang Diri Sendiri Menjadi Modal Utama Generasi Muda untuk Mencapai Sukses

British School Jakarta kembali menyelenggarakan Inspire Me (IME) Conference yang diadakan pada Jumat (14/9/2018) di Theater Raffles, British School Jakarta.

Dengan mengusung tema “Aspiring to Inspire”, IME Conference 2018 diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan generasi muda guna menumbuhkan rasa nasionalisme dan jiwa kreatif supaya mampu berlomba di masa depan.

Presiden IME Conference 2018 Elaine Kusuma mengungkapkan, generasi muda Indonesia ketika ini tidak sedikit yang telah berkontribusi guna negara dengan  teknik berinovasi dan berkreativitas.

“Edukasi masa sekarang sudah lebih baik, terlebih teknologi pun sudah berkembang dengan pesat. Saya pikir, pemuda Indonesia sudah lumayan termotivasi guna menjadi yang terbaik guna dirinya sendiri sehingga dapat berkarya dengan baik di bidangnya masing-masing,” ujar Elaine di sela-sela acara, Jumat.

Di  www.pelajaran.id samping itu, Elaine pun menjelaskan bagaimana pemuda-pemudi Indonesia mesti dapat bertahan di tengah revolusi bidang industri atau dikenal pun dengan 4th Industrial Revolution.

“Untuk dapat survive dari gencarnya pertumbuhan zaman seperti kini ini, anda harus dapat menantang diri sendiri guna terus menjadi yang terbaik dan mesti selalu dapat menyelesaikan masalah dengan penyelesaian terbaik. Saya pikir tersebut modal urgen untuk dapat terus berkembang,” ujar wanita yang masih menempuh studi ruang belajar 12 ini.

Sependapat dengan Elaine, sejumlah bintang tamu laksana Andovi da Lopez dan Jovial da Lopez pun menekankan pentingnya untuk generasi muda guna selalu mengupayakan dan pantang menyerah.

“Sebagai generasi muda, anda harus terus berinovasi dan berkarya di bidang yang anda sukai. Jangan tidak jarang kali money oriented, tapi anda harus tulus dulu dalam berkarya,” ujar Andovi.

Di samping itu, mereka pun sempat berbagi tips untuk dapat berkarya di dunia digital, salah satunya platform YouTube.

“Kami telah berada di platform ini selama tujuh tahun yang lalu. Awalnya tidak terdapat maksud guna menjadi terkenal. Kami hendak mengeluarkan keresahan pada diri kami guna (kami) jadikan suatu karya yang dapat dinikmati tidak sedikit orang,” tambah Jovial.

CIRI – CIRI MEDIA PENDIDIKAN

CIRI – CIRI MEDIA PENDIDIKAN

CIRI MEDIA PENDIDIKAN
CIRI MEDIA PENDIDIKAN
BAB 2
CIRI – CIRI MEDIA PENDIDIKAN
Gerlach dan Ely dalam bukunya Azhar Arsyad (2002: 12) mengemukakan tiga ciri media yang merupakan petunjuk mengapa media digunakan dan apa – apa saja yang dapat dilakukan oleh media yang mungkin tidak mampu (atau kurang efisien) melakukannya.
2.1  Ciri Fiksatif (Fixative Property)
Ciri ini meggambarkan kemampuan media merekam, menyimpan, melestarikan, dan merekonstruksi suatu peristiwa atau objek. Peristiwa yang kejadiannya hanya sekali (dalam satu decade atau satu abad) dapat diabadikan dan di susun kembali untuk keperluan pembelajaran.

.2  Ciri Manipulatif ( Manipulatif Property )

Transformasi suatu kejadian atau objek dimungkinkan karena media memiliki ciri manipulatif. Kejadian yang memakan waktu berhari-hari dapat disajikan kepada siswa dalam waktu dua atau tiga menit dengan teknik pengambilan gambar. Kemampuan media dari ciri manipulatif memerlukan perhatian sungguh-sungguh karena apabila terjadi kesalahan dalam pengaturan kembali urutan kejadian atau pemotongan bagian-bagian yang salah, maka akan terjadi pula kesalahan penafsiran yang tentu saja akan membingungkan dan bahkan menyesatkan sehingga dapat mengubah sikap mereka kearah yang tidak diinginkan.
2.3  Ciri Distributif (Distributif Property)
Ciri distributif dari media memungkinkan suatu objek atau kejadian ditransformasikan melalui ruang dan secara bersamaan kejadian tersebut disajikan kepada sejumlah besar siswa dengan stimulus pengalaman yang relatif sama mengenai kejadin itu.

  • Prosedur Penggunaan Media Pengajaran

Telah diuraikan sebelumnya bahwa media pengajaran seharusnya dipilih secara sistematik, agar dapat digunakan secara efektif dan efisien. Menurut Budinuryanta (1998: 17) mengemukakan bahwa ada tiga langkah pokok dalam prosedur penggunaan media pengajaran yang perlu diikuti yaitu:
1)        Persiapan
Dilakukan sebelum menggunakan media. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar penggunaan media dapat dipersiapkan dengan baik, yaitu:
(1) pelajari buku petunjuk atau bahan penyerta yang telah disediakan, kemudian diikuti di dalamnya,
(2) siapkan peralatan yang diperlukan untuk menggunakan media yang dimaksud,
(3) tetapkan apakah media tersebut digunakan secara individual atau kelompok, dan
(4) atur tatanannya, agar peserta dapat melihat, dan mendengar pesan-pesan pengajarannya dengan baik.
2)      Pelaksanaan (Penyajian)
3)      Tindak Lanjut
Kegiatan ini bertujuan untuk memantapkan pemahaman peserta terhadap pokok-pokok materi atau pesan pengajaran yang hendak disampaikan melalui media tersebut.

4.4 Penggunaan Media Gambar Seri Dalam PBM

Baugh (dalam Sulaiman, 1998: 30) mengemukakan tentang perbandingan peranan tiap alat indera kita. Semua pengalaman belajar yang dimiliki seseorang dapat dipersentasikan yaitu: 90% diperoleh melalui indera lihat, 5% melalui indera dengar, dan 5% melalui indera lain. Keefektifan penggunaan alat bantu gambar dalam proses belajar-mengajar, dapat dilihat dari hasil penelitian Spaulding (dalam Soeparno, dkk, 1998: 25) menguraikan tentang bagaimana siswa belajar melalui gambar, sebagai berikut:
1)      Gambar merupakan perangkat pengajaran yang dapat menarik minat siswa secara efektif,
2)      Gambar harus dikaitkan dengan kehidupan nyata, agar minat siswa menjadi efektif, dan gambar membantu para siswa membaca buku pelajaran terutama dalam menafsirkan dan mengingat-ingat isi materi teks yang menyertainya.

LANDASAN SOSIAL BUDAYA PENDIDIKAN

LANDASAN SOSIAL BUDAYA PENDIDIKAN

LANDASAN SOSIAL BUDAYA PENDIDIKAN
LANDASAN SOSIAL BUDAYA PENDIDIKAN

Hakikat Pendidikan

Pendidikan merupakan sarana utama untuk mensukseskan pembangunan nasional, karena dengan pendidikan diharapkan dapat mencetak sumber daya manusia berkualitas yang dibutuhkan dalam pembangunan. Titik berat pembangunan pendidikan diletakkan pada peningkatan mutu setiap jenjang dan jenis pendidikan serta perluasan kesempatan belajar pada jenjang pendidikan dasar. Pendidikan juga merupakan hal mutlak yang harus dipenuhi dalam upaya meningkatkan taraf hidup suatu bangsa agar tidak sampai menjadi bangsa yang terbelakang dan tertinggal dengan bangsa lain.

Pendidikan saat ini telah direduksikan sebagai pembentukan intelektual semata, sehingga menyebabkan terjadinya kedangkalan budaya dan hilangnya identitas lokal dan nasional (Tilaar, 2004). Perubahan yang global dengan liberalisasi pendidikan sehingga menuntut lembaga pendidikan untuk mampu menghasilkan kualitas peserta didik yang dapat bersaing secara kompetitif agar dapat diterima pasar. Tuntutan untuk memenuhi kebutuhan pasar ini pada akhirnya akan mendorong lembaga pendidikan kita menjadi lebih bercirikan knowledge based economy institution. Pendidikan yang hanya berorientasi untuk mencetak generasi yang bisa diterima pasar secara ekonomis hanya akan mampu mencetak peserta didik yang berpikir dan bertindak global sehingga mereka tidak memiliki kecerdasan emosional yang akhirnya bermuara pada terjadinya krisis moral dari peserta didik.


Dewey (2001:6) mengemukakan:

Education, in its broadest sense, is the means of this social continuity of life. Every one of the constituent elements of a social group, in a modern city as in a savage tribe, is born immature, helpless, with out language, beliefs, ideas, or social standards. Each individual, each unit who is the carrier of the life experience of his group, in time passes away. Yet the life of the group goes on.

Pengertian pendidikan secara luas berarti kelanjutan kehidupan sosial. Masing-masing dari unsur memilih kelompok sosial, kota modern seperti di suku yang kejam kehidupannya, lahir belum matang, tidak berdaya, dengan keluar bahasa, kepercayaan, ide, atau standar sosial. Tiap individu dan setiap satuan yang membawa pengalaman hidup kelompok masing-masing dan pada waktu tertentu melampaui batas pengalaman sehingga individu terus dapat hidup dengan kelompoknya.

Berdasarkan uraian tersebut pendidikan berfungsi membekali pengalaman dan keterampilan kepada peserta didik untuk dapat mengembangkan kemampuannya untuk mempertahankan hidupnya. Keadaan masyarakat yang majemuk akibat perubahan jaman menuntut peserta didik dapat aktif dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitarnya. Hal ini sesuai dengan pendapat Oliva (1992:6) yang mengemukakan bahwa curriculum can be conceived in a narrow way (as subjects taught) or in a broad way as all the experiences of learners, both in school and out, directed by the school. Disimpulkan bahwa kurikulum dalam artian sempit merupakan sebagai pokok mengajar dan arti luas sebagai semua pengalaman belajar, baik dalam dan keluar sekolah, di bawah pengawasan sekolah sehingga pelajaran berupaya menciptakan pengalaman belajar bagi siswa perlu mendapat prioritas yang utama dalam kegiatan pembelajaran.


Landasan sosial budaya pendidikan mencakup kekuatan sosial masyarakat yang selalu berkembang dan berubah sesuai dengan perkembangan jaman. Kekuatan tersebut dapat berupa kekuatan nyata dan potensial yang berpengaruh dalam perkembangan pendidikan dan sosial budaya seiring dengan dinamika masyarakat. Sehingga kondisi sosial budaya diasumsikan mempengaruhi terhadap program pendidikan yang tercermin dalam kurikulum. Hunt (1975) mengemukakan:

Study hits base social and culture from education aims to supply teacher with erudition that deepen about society and where they alive and to help student teacher to detect that explanation hits society and culture of vital importance mean to realize about education problem.

Berdasarkan uraian tersebut disimpulkan bahwa kajian mengenai dasar sosial dan budaya dari pendidikan bertujuan untuk membekali guru dengan pengetahuan yang mendalam tentang masyarakat dan kebudayaan di mana mereka hidup dan untuk membantu calon guru untuk mengetahui bahwa pengertian mengenai masyarakat dan kebudayaan sangat penting artinya guna memahami tentang masalah pendidikan.

Krisis multidimensi yang belum mampu teratasi saat ini merupakan bentuk dari shock culture atau keterkejutan budaya yang dialami karena selama ini tidak disiapkan untuk menghadapi perubahan jaman yang merupakan sebuah keniscayaan. Pendidikan selama ini hanya berorientasi pada usaha untuk mewariskan budaya lokal dan nasional atau hanya melihat fungsi pendidikan sebagai lembaga pentransmisi kebudayaan, bukan sebagai lembaga yang berusaha mempersiapkan peserta didik untuk mengkonstruksi kebudayaan sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan jaman.


Sumber : www.gurupendidikan.co.id