Tumbuh Dan Berkembangnya Peradaban Yunani Kuno Hingga Kemundurannya

Tumbuh Dan Berkembangnya Peradaban Yunani Kuno Hingga Kemundurannya

Bangsa Yunani mempunyai peradaban tinggi, inilah yang sesudah itu dikembangkan oleh bangsa Barat. Peradaban Yunani meliputi kebudayaan Kreta, Polis, sistim keyakinan dan hasil-hasil kebudayaan. Yunani dikelilingi oleh Laut Aegea dan Laut Lonea. Terdiri atas 2 bagian, yaitu daratan dan kepulauan. Yunani daratan terdiri atas sebagian pegunungan, daerahnya terpecah-pecah, pantainya berteluk-teluk dan ainya tenang. Karena itu, Yunani sangat cocok untuk pelabuhan. Sementara itu, Yunani Kepulauan berada di Laut Aegea, daerah ini terdiri dari pulau-pulau. Di antara pulau-pulau tersebut terdapat Pulau Kreta, yang merupakan awal pertumbuhan kebudayaan di Yunani dan Romawi.

A.Peradaban Pulau Kreta (2600 SM- 1500 SM)
Sejarah Eropa Kuno berawal dari kehidupan masyarakat Pulau Kreta yang terdapat di sebelah selatan Yunani dengan pusat pemerintahannya di Knossus. Letaknya sangat strategis, yaitu ditengah-tengah jalur pelayaran antara Mesir, Yunani dan Mesopotamia. Keadaan tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat Pulau Kreta untuk hidup dari sektor pelayaran dan perdagangan. Selain itu, Pulau Kreta jadi jembatan budaya antara Asia, Afrika dan Eropa. Penduduknya berasal dari Asia Kecil. Pada 3000-1500 SM, mereka sudah berkebudayaan tinggi yang dibangun akibat ada kemampuan maritim. Mereka mempunyai armada laut yang kuat untuk menjaga daerahnya. Rakyatnya hidup dari perdagangan di Laut Aegea dan Laut Tengah anggota timur. Kebudayaan Pulau Kreta disebut “Kebudayaan Minos”. Nama ini diambil dari nama Minos, yaitu “Raja pulau Kreta” yang berkedudukan di Kota Knosus.
Hasil kebudayaannya bersifat arsitektur, seni patung dan kerajinan. Arsitektur ini didapat di istana besar di Knosus. Dinding-dindingnya diwarnai dengan lukisan berwarna dari cat air. Istana tersebut dibangun oleh Raja Minos pada 1600 SM. Di Knosus ditemukan termasuk daerah pemandian. Bangsa Yunani sudah mempunyai seni kerajinan keramik yang indah.

Sejarah Pulau Kreta termasuk bisa diketahui dari karya sastra bersifat legenda dan mitologi karangan penyair Homerus yang berjudul Illiad dan Odyssesia. Arthur Evans dari Inggris yang pertama kali mengadakan penggalian 1879, mendapatkan bukti-bukti arkeologis perihal kejayaan Pulau Kreta pada jaman lalu. Kegiatan pelayaran dan perdagangan sudah mendatangkan tingkat kemakmuran yang tinggi. Kota-kota pusat perdagangan layaknya Knossus dan Phaestos sudah tertata baik. Bangunan gedung biasanya dari bata dan juga tersedia bangunan yang bertingkat.
Di Knosus ditemukan reruntuhan istana yang bersifat labirin (rumah siput). Bangunan ini di desain sedemikian rupa agar penjahat yang masuk ringan tersesat. Masyarakat Pulau Kreta termasuk mengenal seni lukis fresco, seni porselin/gerabah, seni pahat pada gading atau tempat yang lain dan seni kerajinan logam. Masyaraktnya termasuk sudah mengenal bentuk postingan yang disebut postingan Minos. Minos berasal dari nama seorang raja besar di Pulau Kreta, bahkan kebudayaan Pulau Kreta disebut kebudayaan Minos. Kejayaan kebudayaan Kreta pada jaman Raja Minos (periode Minoan). Saat itu Raja Minos menguasai Laut Aegea hingga Swedia. Ia bisa mengumpulkan daratan Eropa, Asia dan Afrika. Armada lautnya tangguh.

Abad ke-15 kerajaan di Pulau Kreta runtuh, diduga dikarenakan bencana alam letusan Gunung Thera yang abunya membatasi kesibukan dan mematikan bermacam tumbuhan. Selain itu dikarenakan invasi bangsa pendatang. Pulau Kreta terserang oleh bangsa Mineke. Mereka menyontoh kebudayaan orang-orang Minos.
Pada 1000 SM, Pulau Kreta kedatangan bangsa pengembara dari suku Achaea, Ionia, Aeolia dan Doria. Suku Ionia sesudah itu bercampur dengan masyarakat asli yang sesudah itu menurunkan bangsa Yunani yang sesudah itu berkembang setelah runtuhnya peradaban Pulau Kreta. Semula berada di Kota Mycena yang pada mulanya merupakan wilayah kekuasaan Kreta.
Pada 1967, arkeolog Amerika sukses menggali sebuah kota perdagangan di bawah susunan abu gunung berapi di Pulau Santorini setebal 60 meter. Setelah diteliti, kota ini terkubur pada 1500 SM oleh ledakan gunung berapi.

Pada 1980, arkeolog Inggris sukses mendapatkan sisa reruntuhan sebuah istana di Knossos, Pulau Kreta. Luasnya kira-kira 2 hektar, dengan ratusan bangunan tempat tinggal di dalamnya, yang dihubungkan dengan banyak jalur dan lorong. Struktur bangunannya rumit. Peneliti menduga bahwa ini merupakan istana Kapak Ganda milik Raja Minos. Dinding-dinding di anggota didalam istana dipenuhi lukisan indah dengan corak cerah yang mencerminkan kemegahan. Penemuan logam dan keramik pertanda masyarakat Kreta sudah mengenal seni yang sangat maju. Para arkeolog sukses mendapatkan tumpukan tulang manusia yang jumlahnya 200 potong lebih, merupakan tulang tengkorak anak yang berusia 10-15 tahun, yang tetap meninggalkan bekas dibunuh dengan benda tajam. Setelah itu, para arkeolog mendapatkan biara pemujaan. Dalam temuan itu terbukti bahwa masyarakat Kreta sudah lakukan pemujaan dengan mengorbankan manusia hidup.

B.Tumbuh dan Berkembangnya Peradaban Yunani
Yunani adalah salah satu pusat peradaban tertua di Eropa. Letak-nya di ujung tenggara Benua Eropa dan beriklim laut sedang yang nyaman. Peradabannya lahir di lingkungan geografis yang sebetulnya tidak menopang dikarenakan tanahnya kering dengan banyak bentAng alam yang kuat bersifat jurang-jurang yang terjal, gunung-gunung yang tinggi dan juga pantai yang curam dan terjal. Hujan sangat jarang.

1.Kehidupan Masyarakat
Tanah yang bergunung biasanya tidak cukup subur. Di lereng pegunungan, masyarakat bisa menanam gandum dan juga anggur. Guna mencari daerah yang subur, para petani (colonus) meninggalkan negerinya dan mendirikan daerah koloni di Yunani, antara lain, Italia Selatan, Mesir, Palestina dan Asia Kecil (Turki sekarang). Dari kesibukan tersebut nampak makna kolonialisme. Masyarakat Yunani termasuk mengembangkan pelayaran dan perdagangan.

2.Polis
Polis adalah sebuah kota yang terbentang sebagai pusat kota dengan daerah pedesaan di sekitarnya (negara kecil yang merdeka ). Gunung- gunung dan juga teluk-teluk di sana membatasi komunikasi lewat darat. Lembah- lembah dan daratan rendah yang terpisah-pisah merupakan unit-unit geografis dan ekonomi yang sifatnya alami dan jadi pemisah kesatuan unit politik. Bangsa Yunani merupakan campuran antara masyarakat asli dan pendatang yang berasal dari padang rumput kira-kira Laut Kaspia. Mereka tergolong ras Indo-Jerman yang di sebut bangsa Hellas yang gagah berani. Mereka bermigrasi sejak 2000 SM sesudah itu menetap di bermacam daerah. Suku bangsa Doria menetap di Jazirah Peloponesos dengan polis utamanya Sparta. Suku bangsa Ionia menetap di Jazirah Attica dengan polis utamanya Athena. Suku bangsa Aeolia menetap di Yunani Utara dengan polis utamanya Delphi. Hubungan antar polis di sana yaitu didalam perdagangan maupun pertukaran inspirasi (gagasan ). Namun, mereka susah bersatu dikarenakan antarpolis saling berkompetisi untuk memperebutkan puncak kekuasaan. Namun kala menghadapi ancaman bangsa lain, Polis Sparta dan Athena bersatu agar menang.

3.Serangan bangsa Persia
Adanya polis-polis sebabkan bangsa Yunani berkompetisi memperebutkan hegemoni dan wilayah kekuasaan maka kerap sebabkan peperangan satu diantara mereka. Namun kala bangsa Persia bakal menginvasi daerah Yunani, maka polis-polis tersebut terlebih Athena dan Sparta bersatu menghadapi Persia. Berikut periode Perang Persia- Yunani:

a.Perang Persia Yunani I (492 SM). Peperangan tidak berjalan dikarenakan armada tempur Persia dihancurkan badai dan mereka pulang kembali.
b.Perang Persia Yunani II (490 SM) berjalan di Marathon, dan dimenangkan oleh Yunani.
c.Perang Persia Yunani III. Bangsa Persia berkunjung kembali dan pasukan Yunani menghadapinya di Termopile. Persia bisa dipukul mundur, namun Raja Sparta terbunuh didalam peperangan itu.
Tahun 448 SM diadakan perdamaian antara Yunani dan Persia. Dengan menangnya Yunani, hal ini sebabkan kemajuan baginya di bermacam bidang.

4.Sistim Pemerintahan Yunani
Pada zaman kuno bangsa Yunani tetap terpecah didalam sebagian polis. Kota-kota disana dikelilingi oleh tembok pertahanan. Hal ini merupakan tata pemerintahan style Sparta dan Athena. Tata pemerintahan di Sparta digariskan oleh Lycurgus (sekitar 900 SM) dan bersifat aristokratis militer. Kaum bangsawan memegang manfaat didalam pemerintahan. Sedangkan tata pemerintahan Athena digariskan oleh Solon (sekitar 600 SM) dan sifatnya oligarkis demokratis. Pemerintahan ditangan orang baik-baik, namun kekuasaan di tangan rakyat. Yunani mempunyai pemerintahan yang desentralisasi
a.Polis Sparta
Konstitusi Sparta membagi masyarakat jadi tiga golongan yaitu Citizens, Helot dan Peirokoi. Citizens adalah oran-orang Sparta yang jumlahnya 5-10% dari seluruh masyarakat (penguasa dan tentara). Kaum Helot merupakan sebagian besar dari masyarakat yang bekerja sebagai petani, buruh dan pelayan dari orang-orang Sparta. Periokoi adalah orang yang tinggal dipinggiran kota, hidup sebagai petani, pedagang dan bekerja di pertambangan. Mereka menyukai kebebasan pribadi.
b.Polis Athena
Warga Athena jauh berlainan dengan Sparta. Athena mengimbuhkan jaminan kepada warganya dan menghapuskan perbudakan. Warga difokuskan untuk kemajuan seni, teknologi dan filsafat. Athena merupakan polis yang menerapkan sistim demokrasi.

5.Kepercayaan
Kepercayaan bangsa Yunani Kuno adalah Politeisme. Dewa tertingi adalah Dewa Zeus (di yakini sebagai sumber kesusilaan, pelindung dan pencipta keadilan). Dewa-dewa lainnya yaitu Ares, Apollo, Pallas Athena, Aphrodite, Hermes, Posiedon dan Artemis. Menurut keyakinan Yunani kuno, para dewa bersemayam di Bukit Olympus. Mereka memuja dewa bukan dikarenakan takut, namun mereka melukiskan dewa-dewa yang disembahnya bertubuh dan berperilaku layaknya manusia. Bahkan orang Athena memperlihatkan diri mereka sebagai keturunan Ion, yaitu anak keturunan Dewa Apollo.

6.Karya Sastra
Karya Sastra yang populer adalah buku cerita kepahlawanan, yaitu Illiad dan Odyssey karya Homerus (abad ke 8 SM).

7.Seni Bangunan dan Seni Pahat
Awalnya seni patung atau pahat Yunani membuahkan patung layaknya patung bangsa Mesir, sesudah itu dikembangkan jadi lebih hidup dengan style naturalis . patung dibuat dari marmer dan perunggu. Pemahat yang populer bernama Phidias, sedang arsitek bangunan bernama Ikhtinus. Seni pahat membuahkan bermacam patung para dewa maupun para tokoh yang terkenal.

8.Filsafat dan Ilmu Pengetahuan
Polis Athena melahirkan banyak pakar pikir yang mewariskan pengetahuannya bagi umat manusia. Tepatlah ungkapan Socrates yang memperlihatkan “Bila kamu mendambakan mendapatkan orang kuat pergilah ke Sparta, namun sekiranya kamu mendambakan menjumpai orang pintar dan bijak, datanglah ke Athena.

C.Masa Akhir Kejayaan Yunani
Berikut momen yang menandai jaman akhir Kejayaan Yunani
1.Perang Peloponesos 431-404 SM
Persaingan antar polis jadi menghebat dengan ditandai terjadinya Perang Peloponesos dikarenakan Polis Athena yang memimpin persekutuan polis-polis di Jazirah Attica (disebut Liga Delos) mempunyai efek yang sangat kuat baik bidang politik maupun ekonomi Yunani. Akibatnya, banyak polis yang risau jadi sasaran ekspansi dan dikuasai Athena. Keadaan ini sebabkan Sparta sebagai pemimpin Liga Peloponesos bangkit memimpin polis-polis

2.Yunani jatuh ke tangan Alexander Agung dari Makedonia
Perang Peloponesos sebabkan Yunani terpecah-pecah dan jadi lemah. Dengan ringan pada 338 SM Raja Philipus dari Makedonia dpat menaklukkan Yunani. Philipus terbunuh dan digantikan oleh putranya yang bernama Alexander Agung yang memerintah 336-323 SM. Alexander Agung jadi raja pada usia 20 tahun. Ia adalah murid Arisrtoteles. Cita-citanya adalah menguasai kerajaan dunia pada kala itu yang meliputi Eropa (Yunani), Afrika (Mesir) dan Asia (Mesopotamia dan Persia) (Wahjudi, 2012: 2-25).

Sumber : www.kumpulansurat.co.id

Baca Juga :

Latar Belakang Kemajuan Peradaban Eropa Kuno

Latar Belakang Kemajuan Peradaban Eropa Kuno

Kemajuan bangsa Eropa kerap jadi acuan bangsa lain didalam beragam perihal terhitung kebudayaan. Kebudayaan Eropa Kuno di dominasi oleh 2 kebudayaan, yaitu Romawi dan Yunani. Dua kebudayaan tadi dianggap udah berperadaban tinggi.

Sejarah Eropa Kuno biasanya di mulai oleh cerita-cerita berasal dari pulau Kreta yang lantas diikuti oleh Kebudayaan Yunani dan Romawi yang puncak kejayaannya beberapa abad sebelum akan Masehi dan jadi kebanggaan orang Barat sampai sementara ini. Yunani dan Romawi merupakan 2 kerajaan yang terletak di kira-kira Laut Mediteran. Sebenarnya orang Eropa bukan hanya berasal berasal dari tempat ini. Sebagian bangsa yang duduki banyak daratan Eropa sampai abad pertengahan merupakan keurunan ras Arya dan udah mampir ke daratan Eropa ribuan th. yang lalu. Setelah tersebar ke seluruh daratan Eropa dan sesuaikan bersama leingkungan mereka, mereka terasa mengembangkan bahasa dan kebudayaan mereka sendiri-sendiri.

Salah satu teori menyatakan bahwa orang-orang Arya mulanya berasal berasal dari India dan menemukan jalan mereka ke Eropa. Banyak berasal dari mereka pergi terus ke utara dan menetap di sana sebagai pelaut. Orang-orang ini duduki tempat Skandinavia dan Laut Baltik mereka disebut sebagai Viking. Mereka pintar berburu dan merupakan pelaut handal dan pemberani. Pelayaran mereka udah membawanya sampai ke Benua Amerika jauh sebelum akan Colombus menggapai sana berabad-abad kemudian.

Orang-orang Arya ini lantas menyebar ke seluruh penjuru Eropa dan terus berjalan ke tempat selatan mencari tempat jajahan baru sebagai tempat hidup yang lebih baik. Bangsa Arya ini masih terhitung orang yang kurang berperadaban. Mereka adalah kumpulan orang barbar yang gemar berperang dan yakin terhadap perihal mistis. Mereka adalah petarung yang kuat. Orang-orang ini berbadan besar dan menyukai tantangan. Sejarah persebaran mereka ke seluruh penjuru Eropa adalah kisah berkenaan kepahlawanan dan jadi epik heroik yang diceritakan anak cucu secara turun-temurun (Wahjudi, 2012: 1-2).

Baca Juga :

Parmod Sharma

Parmod Sharma

Parmod Sharma
Parmod Sharma

 

Ketika berusia dua tahun, Parmod

mengatakan bahwa di kehidupan sebelumnya dia tinggal di Moradabad, India dan mempunyai istri yang pandai memasak. Setahun kemudian, Parmod membuat sebuah miniatur pabrik dari tanah liat dan lagi-lagi mengatakan bahwa di kehidupan sebelumnya dia mempunyai pabrik roti bernama “Mohan Brothers”, di sana dia bekerja bersama keluarganya. Parmod juga mengatakan takut jika dimandikan di dalam bak mandi serta menyarankan keluarganya untuk tidak sekali-kali makan dadih.

 

Karena seringnya Parmod kecil bercerita

tentang hal-hal yang menurut keluarganya tidak masuk di akal, mereka kemudian memutuskan untuk menyelidiki kebenarannya. Di Moradabad mereka mendapat informasi yang mengejutkan tentang seseorang bernamaParmanand Mehra, bos pabrik roti

 

Mohan Brothers yang meninggal di tahun 1943

setelah sakit lambung karena sering makan dadih. Parmanand juga ditemukan meninggal dunia setelah berendam di bak mandi. Fakta lain yang mengejutkan adalah miniatur pabrik yang dibuat oleh Parmod ternyata sama persis dengan denah pabrik roti Mohan Brothers.

Baca Juga : 

Pengambilan Keputusan Kelompok vs Individu

Pengambilan Keputusan Kelompok vs Individu

Pengambilan Keputusan Kelompok vs Individu
Pengambilan Keputusan Kelompok vs Individu

Thorndike (1938) menyimpulkan

bahwa pemecahan masalah yang diperoleh dari keputusan kelompok terbukti lebih efektif. Pengambilan keputusan yang dilakukan dalam kelompok lebih baik daripada dilakukan oleh individu karena interaksi antar anggota kelompok dapat menghasilkan suatu gagasan atau ide yang sebelumnya tidak terpikir oleh anggota yang lainnya (Falk & Johnson, 1977, Hall & Wiliams, 1966). Selain itu, hasil pemikiran yang diperoleh akan lebih mendalam dan ingatan akan fakta dan kejadian yang lebih akurat, (jd misalnya ada hal yg kita lupa sdangakan anggota kelompok kita ada yg ingat itu khn jdnya ia bs mengingatkan kita).

Alasan-alasan lain kenapa kelompok menghasilkan keputusan yang lebih baik daripada individu adalah sebagai berikut:

  1. Kelompok mempunyai motivasi yang lebih tinggi untuk mencapai tujuan.
  2. Kelompok mengambil keputusan yang lebih beresiko daripada individu. (biasanya kan kputusan yg lbih baik itu jg ada resiko yg lebih bsar, nah kalo di dlm kelompok khn meskipun resiko yg d dpt itu bsar tp resiko itu khn d tanggung scr bersama2 oleh kelompok, jdx akan terasa lebih ringan.)
  3. Keterlibatan dalam pengambilan keputusan kelompok akan meningkatkan komitmen anggotanya dalam melaksanakan keputusa kelompok tersebut.
  4. Keterlibatan dalam pengambilan keputusan dalam kelompok memungkinkan terjadinya perubahan sikap dan perilaku yang diperlukan dalam pelaksanaan keputusan.
  5. Perbedaan yang ada dalam keanggotaan merupakan sumber daya yang bervariasi.
  6. Dalam diskusi secara langsung dapat meningkatkan kualitas dan kreativitas para anggotanya dalam berargumen.

Dukungan Sosial

Selama tugas yang didapat itu cukup sederhana dan cukup dipelajari, maka keberadaan orang lain di sekitar kita bisa membuat prestasi kita mengalami peningkatan. Tetapi jika tugasnya itu sulit atau kompleks, maka adanya orang disekitar kita bisa membuatprestasi kita mengalami penurunan. Suatu keputusan akan lebih efektif jika diputuskan dalam kelompok daripada diputuskan oleh individu karena dalam kelompok, antar anggota kelompok akan saling bekerja sama dan memberi dukungan. Hal tersebut bisa menghasilkan dorongan dan mengurangi persaingan dan kecemasan akan penilaian dari orang lain.

Sumber : https://topsitenet.com/article/213042-chemical-periodic-table-system/

pengambilan keputusan

pengambilan keputusan

pengambilan keputusan
pengambilan keputusan

Membuat Keputusan yang Efektif

Tujuan pengambilan keputusan dalam kelompok adalah untuk mengambil suatu keputusan dengan pertimbangan yang matang agar dapat mencapai tujuan yang diharapkan oleh anggota kelompok. Pengambilan keputusan dalam kelompok menunjukkan bahwa telah adanya kesepakatan antar anggota kelompok mengenai bagaimana cara untuk bisa mencapai tujuan anggota kelompok. Ada 5 syarat keputusan kelompok yang efektif, yaitu:

 

Sumber daya yang ada harus dimanfaatkan sepenuhnya

(maksudnya: semua anggota kelompok itu harus berusaha mengutarakan pendapatnya, setelah semua pendapat terkumpul kan nantinya akan diseleksi secara bersama2, pendapat mana yang sekiranya terbaik diantara pendapat2 yang ada, nah pendapat2 itulah yang dimaksud sumber daya)

  1. Penggunaan waktu yang efisien. (mksudnya: jd kalo ada suatu permasalah dlm kelompok dan untuk mencari suatu cara pemecahannya itu jangan mengulur2 waktu untuk melakukan diskusinya, trus juga untuk waktu pelaksanaan dr kputusan itu jg harus segera dilaksanakan, jgn d tunda2).
  2. Keputusan yang tepat dan berkualitas.
  3. Keputusan dapat dilaksanakan oleh seluruh anggota kelompok.
  4. Adanya peningkatan, atau paling tidak, tidak ada penurunan kemampuan kelompok dalam hal pemecahan masalah.

Sebuah keputusan dapat dikatakan efektif bila kelima syarat tersebut dapat dipenuhi.

 

Pengolahan Informasi

Di dalam kelompok, segala informasi yang berkaitan dengan pengambilan keputusan akan diproses lebih teliti sehingga akan menghasilkan suatu keputusan yang efektif. Adapun langkah-langkah dalam pengambilan keputusan dalam kelompok adalah sebagai berikut:

  1. Tahap orientasi, dalam tahap ini kelompok mengidentifikasi masalah yang harus dipecahkan, pilihan yang harus dibuat, atau konflik yang membutuhkan penyelesaian.
  2. Tahap diskusi, dalam tahap ini kelompok mengumpulkan informasi tentang situasi,  dan jika keputusan harus dibuat, maka mereka akan mengidentifikasi dan mempertimbangkan pilihan (jadi, pilihan pemecahan masalahnya itu jg di identifikasi). Berikut ini adalah hal-hal yang dapat mempengaruhi efektifitas kinerja anggota kelompok:

 

  • Berbagi Informasi: aktif berbicara, bersedia untuk membahas, kebebasan berargumen, mengekspresikan ide, pikiran, dan perasaan. (ex: di dlm kelompok tuh sdg membicarakan ttg model potongan rambut yg terbaru, nah kalo kita tau suatu info ttg itu ya kita harus bagiin ke anggota kelompok kita.)
  • Perencanaan: merumuskan tindakan yang akan mengarah pada tujuan tertentu. (ex: kita sama anggota kelompok nih pgn nyontoh model potongan rambut yg terbaru nih, jd kita hrus bikin rencana apa yg bakal kita lakuin biar model potongan rambutnya kita tuh bisa ky model potongan rambut yg skrg lg booming, misalnya dgn lihat2 d majalah fashion, dll.)
  • Evaluasi Kritis: kritis mengevaluasi setiap ide atau karya orang lain. (ex: kita tuh ga setuju kalo kita nyontoh model potongan rambut yg terbaru itu cz menurut kita itu khn idex orang lain modelnya jg ga terlalu bgus, kalo kita nyontoh khn berarti ga kreatif cz bkn ide kita sendiri, nah itu jg harus kita utarakan ke anggota kelompok kita)
  • Komunikasi Positif: memberikan respon yang positif terhadap apa yang ditampilkan oleh anggota atau kinerja kelompok. (ex: kita memuji anggota kelompok kita kalo dy terlihat cantik dgn model potongan rambut barunya).
  • Komitmen ke Grup: kelekatan pada kelompok, ingin melakukan hal-hal bersama dengan kelompok, dan  cenderung memastikan semua anggota mendapatkan sesuatu hal yang sama. (ex: kelompok kita habis ikut lomba, nah kita tuh menang n dpt sejumlah hadiah berupa uang, nah kita tuh harus mbagi uang hadiah itu dgn jmlah yg sama rata ke smua anggota kelompok kita, jd kita n smua anggota kelompok kita tuh bs menikmati b’sm2 hasil yg kita dpt)
  • Tugas pemantauan: menilai kinerja dan juga sampel datanya bahwa kelompok akan berusaha mencapai tujuannya. (ex: sekelompok peneliti ingin mengetahui ttg apakah usia bisa mempengaruhi kemampuan seseorang dalam mengendalikan emosi, nah mereka mengambil beberapa sampel yg sdh ditentukan, lalu mereka menilai apakah sampel tersebut dpt diandalkan atau tdk dan bgaimana kinerja mereka dlm melakukan penelitian tsb.)
  • Kerjasama: perilaku saling membantu kinerja anggota kelompoknya atau memberikan kontribusi untuk kemudahan anggota kelompoknya mengkoordinasikan upaya mereka. (ex: kalo ada tugas kelompok tuh smua anggota harus bener2 ngerjain, jd jgn malah ga ikutan ngerjain cz berpikir bhwa tugas itu bakal di krjain sm anggota kelompok kita yg lain, jd hrus saling kerjasama gt.)

Sumber : https://topsitenet.com/article/213043-understanding-and-examples-of-explanatory-texts/

Adek Dayat Cek Daging Layak Konsumsi

Adek Dayat Cek Daging Layak Konsumsi

Adek Dayat Cek Daging Layak Konsumsi
Adek Dayat Cek Daging Layak Konsumsi

Lima mahasiswa gelisah atas maraknya penjualan daging ayam mati kemarin (tiren). Peserta didik Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) itu memanfaatkan mekanisme kerja sensor. Hasilnya, alat pendeteksi ayam tiren sekali tancap yang ringkas.

Alat pendeteksi daging ayam tiren (Adek Dayat) ciptaan Melinda Fauziah, Nadhiffatih, Wahyudi Eko Cahyo, Adam Maulana, dan Bintal Lambang itu canggih. Alat yang berbentuk persegi empat seukuran telapak tangan tersebut mampu mendeteksi daging ayam sehat dan tiren dalam waktu satu detik.
Adek Dayat Cek Daging Layak Konsumsi

INDIKATOR: Pada layar Adek Dayat tertulis tiren.

(Edi Susilo/Jawa Pos/JawaPos.com)

Kecepatan Adek Dayat dalam mendeteksi kondisi daging ayam tersebut disebabkan sistem kerja alat yang mampu membaca kondisi daging. ”Dua jarum yang ada di bagian bawah alat ini akan mengirimkan sinyal ke sensor,” jelas ketua tim Melinda Fauziah kepada Jawa Pos.

Sensor tersebut akan mengirimkan data ke lampu indikator dan menunjukkan kondisi ayam. Lampu hijau menunjukkan kondisi daging ayam baik. Sementara itu, untuk warna merah, berarti daging ayam tersebut masuk kategori tiren.

Darah dan kandungan air dalam daging dipilih sebagai alat deteksi lantaran

dapat membaca kondisi ayam tiren. Ayam yang mati sebelum disembelih umumnya menyimpan banyak darah di dalam dagingnya. Kondisi tersebut membuat warna daging ayam tiren sedikit lebih gelap seperti memar. Sementara itu, daging ayam yang melalui proses penyembelihan memiliki warna yang lebih cerah dan kesat.

Deteksi dengan menggunakan Adek Dayat lebih akurat jika dibandingkan dengan sekadar mengamati ciri fisik daging ayam. Sebab, tidak sedikit penjual ayam yang melakukan praktik nakal. ”Biasanya, mereka menggunakan pewarna. Jadi, sulit terdeteksi secara nyata,” tutur mahasiswa jurusan teknik elektro itu.

Selain mampu mendeteksi daging ayam tiren, Adek Dayat mampu mendeteksi

kondisi daging ayam sehat dan berformalin. Prinsip formalin yang menambahkan cairan kepada daging ayam akan mudah terdeketsi.

Ke depan, lima mahasiswa tersebut menambah jenis alat uji. Di antaranya, sensor warna dan pengukuran pH (tingkat keasaman). Hal itu dilakukan untuk menambah akurasi alat. ”Saat ini akurasi Adek Dayat masih 70 persen,” ungkapnya.

 

Baca Juga :

 

 

Olah Umbi Udara Jadi Plastik Siap Makan

Olah Umbi Udara Jadi Plastik Siap Makan

Olah Umbi Udara Jadi Plastik Siap Makan
Olah Umbi Udara Jadi Plastik Siap Makan

Umbi lazimnya berada di dalam tanah. Meski demikian, ada pula bagian dari umbi

yang muncul pada batang tanaman. Bagian yang disebut umbi udara itu menjadi sasaran penelitian mahasiswa UPN Veteran Jatim. Hasilnya, inovasi berupa plastik yang aman dikonsumsi.

Kandungan pati dalam umbi menjadi bahan dasar dalam pembuatan plastik. Dengan tambahan zat pengental, larutan pati dioleskan pada sebuah papan cetakan. Selanjutnya, bahan tersebut dipanaskan dengan suhu 60 derajat Celsius. Lembaran plastik yang terbentuk siap digunakan sebagai kemasan. Bahkan, aman jika tak sengaja dimakan.

Agung Prasetyo, salah seorang mahasiswa inisiator, mengatakan bahwa penelitian

itu bertujuan mendapatkan komposisi plastik terbaik. Memang, kekuatan plastik yang terbentuk akan diuji terlebih dahulu. Misalnya, kekuatan melar dan kemampuannya menghalangi uap. ”Harapannya, plastik ini bisa diaplikasikan untuk pengemasan buah,” ujarnya.

Agung merasa prihatin dengan penggunaan lilin sintetis untuk melapisi buah. Padahal, menurut dia, plastik buatannya bisa berfungsi sama dengan lilin. Selain itu, jauh lebih aman. ”Karena bisa langsung dimakan, tidak menimbulkan limbah juga,” bebernya.

Dindi Mega, anggota tim penelitian yang lain, mengatakan, umbi udara ditemukan di berbagai wilayah Jawa Timur

. Umbi udara itu merupakan bagian reproduksi dari tanaman umbi. Karena itu, ukurannya lebih kecil daripada umbi aslinya. ”Di mana ada umbi, pasti juga ditemui umbi udara,” imbuhnya.

Sementara itu, Sri Winarti, dosen pembimbing proyek penelitian tersebut, mengungkapkan, eksplorasi umbi udara masih jarang dilakukan. Dia mengimbau mahasiswa untuk menguji kandungan dan potensinya. Selama ini, lanjut dia, penelitian berfokus pada umbinya. Kandungan ilmiah umbi udara yang merupakan produk samping jarang dipelajari. ”Ya meskipun kandungannya memang tidak sebanyak yang di dalam tanah,” jelasnya.

 

Sumber :

How Some Informational Websites Helping People Garner Information at One Place?

Soal Sekolah 8 Jam, Ormas Islam dan Kepala Daerah Harus Diajak Bicara

Soal Sekolah 8 Jam, Ormas Islam dan Kepala Daerah Harus Diajak Bicara

Soal Sekolah 8 Jam, Ormas Islam dan Kepala Daerah Harus Diajak Bicara
Soal Sekolah 8 Jam, Ormas Islam dan Kepala Daerah Harus Diajak Bicara

Sekolah 5 hari dalam seminggu dengan durasi delapan jam per hari masih

mengundang polemik. Bahkan sejumlah elemen terutama Ormas Islam resah dengan kebijakan yang dicanangkan Mendikbud Muhadjir Effendy itu lantaran ada kekhawatiran Madrasah Diniyah akan hilang.

Memang, dalam rapat dengan komisi pendidikan di parlemen, Muhadjir menjamin bahwa kebijakan tersebut tidak akan membuat Madin gulung tikar. Namun kata Ketua Komisi X DPR Teuku Riefky Harsya, pihaknya telah mengingatkan Mendikbud untuk mengkaji kembali kebijakan tersebut.

“Serta meminta pemerintah terlebih dahulu untuk berkoordinasi, baik dengan dengan ormas-ormas

Islam seperti, MUI, NU dan Muhammadiyah, maupun dengan para kepala daerah,” ujarnya dalam keterangan yang diterima JawaPos.com, Minggu (8/6).

Menurut Wasekjen DPP Partai Demokrat itu, jikalau tujuan kebijakan pemerintah tersebut untuk membangun karakter dan wawasan kebhinekaan, sebetulnya tinggal melanjutkan saja kebijakan Pemerintahan SBY tentang Kurikulum 2013 (K-13). “Gitu saja kok repot,” sindirnya.

Teuku Riefky menjelaskan, untuk menghadapi era globalisasi, kebijakan K-13

telah mengamanatkan seluruh mata pelajaran untuk membentuk murid agar mempunyai kompetensi sikap, kompetensi ketrampilan, dan kompetensi pengetahuan.

Bila dikaitkan wawasan kebangsaan dan kebhinekaan, dalam K-13, mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) telah diperluas menjadi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN). Dimana yang tadinya pendekatan hafalan telah diubah menjadi pendekatan kasus.

“Sehingga siswa dapat memahami dari pendekatan Pancasila, UUD, Kebhinekaan dan NKRI,” pungkas legislator asal Aceh itu

 

Sumber :

https://articles.abilogic.com/372236/geography-concept.html

SOSIALISASI POLITIK

SOSIALISASI POLITIK

SOSIALISASI POLITIK
SOSIALISASI POLITIK

SOSIALISASI  POLITIK

1. Pengertian sosialisasi politik :

   a. Kenneth P. Langton, Sosialisasi politik adalah cara bagaimana masyarakat meneruskan  kebudayaan politiknya.

   b. Gabriel  A. Almond, Sosialisasi politik adalah proses dimana sikap-sikap politik dan pola –   pola tingkah laku  diperoleh atau dibentuk, dan merupakan sarana bagi generasi muda untuk menyampaikan patokan politik dan keyakinan politik.

  c. Richard E. Dawson, sosialisasi  politik adalah pewarisan pengetahuan , nilai dan  pandangan politik darimorang tua, guru dan sarana sosialisasi lainnya bagi warga baru dan yang beranjak dewasa.

 d.  Dennis Kavanagh, sosialisasi politik adalah istilah untuk mengganbarkan proses dimana seseorang mempelajari dan menumbuhkan pandangannya tentang politik.

e.  Ramlan Surbakti, sosialisasi politik adalah proses pembentukan sikap dan orientasi politik    anggota masyarakatnya.

 f. Alfian, sosialisasi Politik adalah usaha sadar untuk mengubah proses  sosialisasi politik masyarakat, sehingga mereka mengalami dan menghayati nilai-nilai yang terkandung dalam suatu sistem politik yang ideal yang hendak dibangun.

 

Sosialisasi politik dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya:

1). Dalam Lingkungan Keluarga, orang tua bisa mengajarkan kepada anak-anak beberapa cara tingkah laku politik tertentu.  Melalui obrolan politik ringan sehingga tak disadarai telah menanamkan nilai-nilai politik kepada anak-anaknya.

2). Di Lingkungan Sekolah,dengan memasukkan pendidikan kewarganegaraan.  Siswa dan guru bertukar informasdi dan berinteraksi dalam membahas topik tentang politik.

3). Di lIngkungan Negara, secara hati-hati bisa menyebarkan dan menanamkan ideologi-ideologi resminya.

4). Di Lingkungan Partai politik, Salah satu fungsi partai politik adalah dapat memainkan perannya sebagai sosioalisasi politik.  Artinya parpol itu telah merekrut anggota atau kader danpartisipannya secara periodik.  Partai politik harus mampu menciptakan kesan atau image memperjuangkan kepentingan umum.

Menurut Ramlan Surbakti ada dua macam sosialisasi politik dilihat dari metode penyampaian pesan :

  1.  Pendidikan Politik Yaitu proses dialogis diantara pemberi dan penerima pesan.  Dari sini anggota masyarakat mempelajari simbol politik negaranya, norma maupun nilai politik.
  2.  Indoktrinasi Politik, yaitu proses sepihak ketika penguasa memobilisasi dan memanipulasi warga masyarakat untuk menerima nilai , norma dan simbol yang dianggap pihak berkuasa sebagai ideal dan baik.

 

Dalam upaya pengembangan budaya politik, sosialisasi politik sangant penting karena dapat membentuk dan mentransmisikan kebudayaan politik suatu bangsa, serta dapat memelihara  kebudayaan politik suatu bangsa, penyampaian  dari generasi tua ke generasi muda, dapat pula sosialisasi politik dapat mengubah kebudayaan politik.

 

Menurut Gabriel A. Almond, sosialisasi politik dapat membentuk dan mentransmisikan kebudayaan politik suatu bangsa dan mememlihara kebudayaan politik suatu bangsa dengan bentuk penyampaian dari generasi tua kepada generasi muda.

Terdapat  6 sarana atau agen sosialisasi politik menurut Mochtar Masoed dan Colin MacAndrews, adalah :

  1.  Keluarga  yaitu lembaga pertama yang dijumpai sesorang individu saat lahir.  Dalam keluarga anak ditanamkan sikap patuh dan hormat yang mungkin dapat mempengaruhi sikap seseorang dalam sistem politik setelah dewasa.
  2.  Sekolah  yaitu sekolah sebagai agen sosialisasi politik memberi pengetahuan bagi kaum muda tentang dunia politik dan peranan mereka di dalamnya.  Disekolah memberi kesadaran pada anak tentang pentingnya kehidupan berbangsa dan bernegara, cinta tanah air.
  3.  Kelompk bermain yaitu kelompok bermain masa anak-anak yang dapat membentuk sikap politik seseorang, kelompok bermain saling memiliki ikatan erat antar anggota bermain. Seseorang dapat melakukan tindakan tertentu karena temannya melakukan hal itu.
  4.  Tempat kerja yaitu organisasi formal maupun nonformal yang dibentuk atas dasar pekerjaan seperti serikat kerja, sderikat buruh.  Organisasi seperti ini dapat berfungsi sebagai penyuluh  di bidang politik.
  5.  Media massa yaitu informasi tentang peristiwa yang terjadi dimana saja dengan cepat diketahui masyarakat sehingga dapat memberi pengetahuan dan informasi tentang politik.
  6.  Kontak-kontak politik langsung yaitu pengalaman nyata yang dirasakan oleh seseorang dapat berpengaruh terhadap sikap dan keputusan politik seseorang.  Seperti diabaikan partainya, ditipu, rasa tidak aman,dll.

 

BUDAYA POLITIK PARTISIPAN

  1.  Gabriel A. Almond dan Sidney Verbabudaya politik partisipatif atau disebut juga budaya politik demokrasi adalah  suatu kumpulan sistem keyakinan, sikap, norma, persepsi dan sejenisnya, yang menopang terwujudnya partisipasi.  Untuk terwujudnya partisipasi itu warga negara harus yakin akan kompetensinya  untukterlibat dalam proses politik dan pemerintah memperhatikan kepentingan rakyat agar rakyat tidak kecewa dan apatis terhadap pemerintah.
  1.  Ramlan Surbakti, partisipasi politik adalah keikutsertaan warga negara biasa dalam menentukan  segala keputusan yang menyangkut atau mempengaruhi hidupnya.  Ciri-cirinya adalah :

a. Perilaku warga negara yang bisa diamati bukan batiniah (sikap dan orientasi).

b. Perilaku atau kegiatan itu mem,pengaruhi pemerintah (pemegang kebijakan)

c. Kegiatan atau prilaku yang gagal ataupun berhasil termasuk partisipasi politik.

d. Kedgiatan mempengaruhui pemerintah dapat dilakukan secara :

  •  Langsung yaitu individu tidak menggunakan perantara dalam memepengaruhi pemerintah.
  •  Tak langsung yaitu menggunakan pihak lain yang dapat meyakinkan pemerintah.

e. Kegiatan mempengaruhi pemerintah dapat dilakukan dengan prosedur wajar (konvensional) tidak berupa kekerasan (nonviolence) seperti : ikut memeilih dalam pemilihan umum,mengajukan petisi, melakukan kontak tatap muka, menulis surat, dll,dan ada yang melalui cara –cara diluar prosedur yang wajar (tidak Konvensional) dan berupa kekerasan (violence), seperti : demonstrasi (unjuk rasa), pembangkangan halus (golput),hura-hura, mogok, serangan senjata, gerakan-gerakan politik, dan revolusi, kudeta, makar,dll

 

3. Prof. Dr. Miriam Budiardjo, partisipasi politik adalah kegiatan seseorang dalampartai plitik yang mencakup semua kegiatamnnsukarela dimana seseorang turut dalam proses pemilihan pemimpin plitik dan turut langsung atau tidak lanmgsung dalam  pembentukan kebijakan umum.

 

PARTAI POLITIK

1. Prof. Dr. Miriam Budiardjo, partai plitik adalah organisasi atau golongan yang berusaha untuk memperoleh dan menggunakan kekuasaan.

  1.  Sigmund Neuman, partai politik adalah organisasi tempat kegiatan politik yang berusaha untuk menguasai kekuasaan pemerintah serta merebut dukungan rakyat atas dasar persaingan melawan suatu golongan  atau golongan-golongan lain yang tidak sepaham.
  2.  Carl J. Friedrich, partai politik adalah sekelompok manusia yang terorganisir secara stabil dengan tujuan merebut atau mempertahankan penguasaan terhadap pemerintah bagi pimpinan partainya sehingga penguasaan itu memberikan mamfaat kepada anggota partainya baik bersifat ideal maupun material.

 

FUNGSI PARTAI POLITIK

1. Sarana komunikasi politik, yaitu penyalur aspirasi pendapat rakyat, menggabungkan berbagai macam kepentingan dan merumuskan kepentingan yang menjadi dasar kebijaksanaannya.  Upaya Partai politik dalah mencapai fungsi ini adalah :

  •  Memperjuangkan aspirasi rakyat agar menjadi kebijaksanaan umum oleh pemerintah
  •  Menyebarluaskan rencana-rencana dan kebijaksanaan pemerintah
  •  Perantara (broker) dalam suatu bursa ide-ide
  •  Bagi pemerintah bertindak sebagai alat  pendengar, sedangkan bagi warga masyarakat sebagai pengeras suara.

 

2. Sarana Sosialisasi Politik, yaitusarana untuk memmberikan penanaman nilai-nilai, norma, dan sikap serta orientasi terhadap fenomena politik tertentu.  Upaya yang dilakukan untuk mencapai fungsi ini adalah :

  •  Penguasaan pemerintah dengan memenangkan setiap pemilu
  •  Menciptakan image bahwa ia memperjuangkan kepentingan umum
  •  Menanamkan solidaritas dan tanggung jawab terhadap para anggotanya maupun anggota lain

 

3. Sarana Rekrutmen Politik, yaitu mencari dan mengajakorang berbakat untuk turut aktif dalam kegiatan plitik.  Dengan demikian memperluas partisipasi politik.  Upaya yang dilakukan parpol adalah :

  •  Melalui kontak pribadi maupun persuasi
  •  Menarik golongan muda untuk didddik menjadi kader di masa depan

 

4. Sarana Pengatur Konplik, yaitu mengatasi berbagai macam konplik yang muncul sebagai konsekuensi dari negara demokrasi yang di dalamnya terdapat ersaingan dan perbedaan pendapat.  Biasanya masalah tersebut cukup mengganggu stabilitas nasional.  Hal ini mungkin saja dimunculkan oleh kelompok tertentu untukkepentingan ppularitasnya.  Upaya yang dilakukan partai politik adalah :

  •  Bilaanggta partai plitikyang memberikan informasi justru menimbulkan kegelisahan dan perpecahan masyarakat,pimpinan partai politik harus segera klarifikasi atau diselesaikan dengan baik.
  •  Adanya kemungkinsn anggota partai plitik lebih mengejar kepentingan pribadi/golongannya, sehingga berakibat  terjadi pengkotakan politik atau konplik yangbharus segera diselesaikan dengan tuntas.

Sumber : https://bandcamp.com/ahmadali88/wishlist

Pentingnya hubungan internasional bagi Suatu Negara

Pentingnya hubungan internasional bagi Suatu Negara

Pentingnya hubungan internasional bagi Suatu Negara
Pentingnya hubungan internasional bagi Suatu Negara

Hubungan Internasioal menjadi penting bagi suatu negara

karena di masa sekarang diyakini bahwa tidak ada negara yang dapat berdiri sendiri. Dengan adanya hubungan internasional, pencapaian tujuan negara akan lebih mudah dilakukan dan perdamaian dunia lebih mudah diciptakan.

Dengan demikian tak satu bangsa pun di dunia ini dapat membebaskan diri dari keterlibatan dengan bangsa dan negara lain. Bagi suatu negara hubungan dan kerjasama internasional sangat penting.

 

Menurut Mochtar Kusumaatmadja(1982)

hubungan dan kerja sama tersebut timbul karena adanya kebutuhan yang disebabkan antara lain oleh pembagian kekayaan alam dan perkembangan industri yang tidak merata di dunia.

Jadi, ada saling ketergantungan dan membutuhkan antarbangsa. Ketergantungan terjadi dipelbagai bidang kehidupan baik perdagangan, kebudayaan, ilmu pengetahuan, keagamaan, sosial maupun olah raga.

 

Disamping itu, hubungan dan kerja sama internasional juga penting untuk :

  1. memelihara dan menciptakan hidup berdampingan secara damai dan adil dengan bangsa lain;
  2. mencegah dan menyelesaikan konflik, perselisihan, permusuhan atau persengketaan yang mengancam perdamaian dunia sebagai akibat adanya kepentingan nasional yang berbeda di antara bangsa dan negara di dunia;
  3. mengembangkan cara penyelesaian masalah secara damai melalui perundingan dan diplomasi yang lazim ditempuh negara-negara beradab, cinta damai dan berpegang kepada nilai-nilai etik dalam pergaulan antarbangsa;
  4. membangun solidaritas dan sikap saling menghormati antarbangsa;
  5. membantu bangsa lain yang terancam keberadaannya sebagai akibat pelanggaran atas hak-hak kemerdekaan yang dimiliki;
  6. berpartisipasi dalam rangka ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan social;
  7. menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara, kelangsungan keberadaan dan kehadirannya ditengah bangsa-bangsa lain.

Beberapa faktor yang ikut menentukan dalam proses hubungan internasioanal, baik secara bilateral maupun multilateral antara lain adalah kekuatan nasional, jumlah penduduk, sumber daya dan letak geografis.

Suatu negara dapat mengadakan hubungan internasional manakala kemerdekaan nya telah diakui oleh negara lain, baik secara de facto, maupun de jure. Perlunya kerjasama dalam bentuk hubungan internasional antara lain karena faktor-faktor berikut:

  1. Faktor internal, yaitu adanya kekhawatiran terancam kelangsungan hidupnya baik melaui kudeta maupun intervensi dari negara lain.
  2. Faktor eksternal, yaitu ketentuan hukum alam yang tidak dapat dipungkiri bahwa suatu negara tidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan dan kerjasama dengan negara lain. Ketergantungan tersebut terutama dalam memecahkan masalah-masalah ekonomi, politik, hukum sosial budaya dan pertahanan keamanan.

Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor pendorong hubungan internasional adalah sebagai berikut.

  1. Faktor kodrat manusia sebagai makhluk social yang harus mengadakan kerjasama dengan sesama.
  2. Faktor wilayah yang saling berjauhan akan mengakibatkan timbulnya kerja sama regional dan internasional
  3. Faktor pertumbuhan bangsa dan negara itu sendiri.
  4. Faktor kepentingan nasional yang tidak selamanya dapat dipenuhi di dalam negeri sendiri.
  5. Faktor tanggung jawab sebagai warga dunia untuk mewujudkan kehidupan yang aman, tertib serta damai.

Disamping itu hubungan kerjasama antar negara di dunia diperlukan guna memenuhi kebutuhan hidup dan eksistensi keberadaan suatu negara dalam tata pergaulan internasional, disamping demi terciptanya perdamaian dan kesejahteraan hidup yang merupakan dambaan setiap manusia dan negara di dunia.

Kerjasama antarbangsa di dunia didasari atas sikap saling menghormati dan saling menguntungkan.

Kerja sama internasional antara lain bertujuan untuk :

  1. Memacu pertumbuhan ekonomi seiap negara.
  2. Menciptakan saling pengertian antarbangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia.
  3. Menciptakan keadilan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyatnya.
  4. Sarana-sarana Hubungan Internasional
  5. Pengertian Diplomasi

Kata diplomasi berasal dari bahasa yunani dan Latin, yaitu diploma, yang artinya piagam atau surat perjanjian. Dalam perkembangannya, diplomasi diartikan kegiatan yang menyangkut hubungan antarnegara atau hubungan resmi suatu negara dengan negara lain. Segala hal ihwal yang berkenaan dengan diplomasi disebut dengan diplomatic, sedangkan petugas-petugas yang melaksanakantugas diplomatic atau kegiatan disebut diplomat.

Seorang diplomat mempunyai tiga fungsi dalam mewakilim negaranya, yaitu:

i.      Sebagai lambang; maksudnya diplomat merupakan lambang prestisen nasional di luar negeri, sedangkan di lain pihak proses penerimaan diplomat di negara penerima merupakan ujian penghargaan negara penerima terhadap negara pengirim, misalnya dalam upacara resmi dan upacara kebesaran lainnya.

ii.      Sebagai wakil yuridis yang sah menurut hukum dalam hubungan internasional; maksudnya diplomat mebuat dan menandatangani perjanjian yang mengikat menurut hukum, mengumumkan pernyataan, dan mempunyai wewenang untuk meratifikasi dokumen yang telah disahkan oleh negara pengirim

iii.      Sebagai perwakilan politik; maksudnya seorang diplomat meneruskan semua keinginan negara pengirim sesuai dengan garis yang telah digariskan.

Seorang diplomat mengemban tugas penting dan sangat menentukan bagai Negara yang diwakilinya. Menurut Sir H. Nicolson dalam bukunya Diplomacy, seorang diplomat harus memenuhi persyaratan tertentu, yaitu:

a)      Kejujuran ( aruthulness)

b)      Ketelitian (precision)

c)      Ketenangan (calm)

d)     Temperamen yang baik(good temperate)

e)      Kesabaran dan kesederhanaan (patience and medesty)

f)       Kesetiaan (loyalty)

Sumber : https://bandcamp.com/ahmadali88/wishlist