CIRI – CIRI MEDIA PENDIDIKAN

CIRI – CIRI MEDIA PENDIDIKAN

CIRI MEDIA PENDIDIKAN
CIRI MEDIA PENDIDIKAN
BAB 2
CIRI – CIRI MEDIA PENDIDIKAN
Gerlach dan Ely dalam bukunya Azhar Arsyad (2002: 12) mengemukakan tiga ciri media yang merupakan petunjuk mengapa media digunakan dan apa – apa saja yang dapat dilakukan oleh media yang mungkin tidak mampu (atau kurang efisien) melakukannya.
2.1  Ciri Fiksatif (Fixative Property)
Ciri ini meggambarkan kemampuan media merekam, menyimpan, melestarikan, dan merekonstruksi suatu peristiwa atau objek. Peristiwa yang kejadiannya hanya sekali (dalam satu decade atau satu abad) dapat diabadikan dan di susun kembali untuk keperluan pembelajaran.

.2  Ciri Manipulatif ( Manipulatif Property )

Transformasi suatu kejadian atau objek dimungkinkan karena media memiliki ciri manipulatif. Kejadian yang memakan waktu berhari-hari dapat disajikan kepada siswa dalam waktu dua atau tiga menit dengan teknik pengambilan gambar. Kemampuan media dari ciri manipulatif memerlukan perhatian sungguh-sungguh karena apabila terjadi kesalahan dalam pengaturan kembali urutan kejadian atau pemotongan bagian-bagian yang salah, maka akan terjadi pula kesalahan penafsiran yang tentu saja akan membingungkan dan bahkan menyesatkan sehingga dapat mengubah sikap mereka kearah yang tidak diinginkan.
2.3  Ciri Distributif (Distributif Property)
Ciri distributif dari media memungkinkan suatu objek atau kejadian ditransformasikan melalui ruang dan secara bersamaan kejadian tersebut disajikan kepada sejumlah besar siswa dengan stimulus pengalaman yang relatif sama mengenai kejadin itu.

  • Prosedur Penggunaan Media Pengajaran

Telah diuraikan sebelumnya bahwa media pengajaran seharusnya dipilih secara sistematik, agar dapat digunakan secara efektif dan efisien. Menurut Budinuryanta (1998: 17) mengemukakan bahwa ada tiga langkah pokok dalam prosedur penggunaan media pengajaran yang perlu diikuti yaitu:
1)        Persiapan
Dilakukan sebelum menggunakan media. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar penggunaan media dapat dipersiapkan dengan baik, yaitu:
(1) pelajari buku petunjuk atau bahan penyerta yang telah disediakan, kemudian diikuti di dalamnya,
(2) siapkan peralatan yang diperlukan untuk menggunakan media yang dimaksud,
(3) tetapkan apakah media tersebut digunakan secara individual atau kelompok, dan
(4) atur tatanannya, agar peserta dapat melihat, dan mendengar pesan-pesan pengajarannya dengan baik.
2)      Pelaksanaan (Penyajian)
3)      Tindak Lanjut
Kegiatan ini bertujuan untuk memantapkan pemahaman peserta terhadap pokok-pokok materi atau pesan pengajaran yang hendak disampaikan melalui media tersebut.

4.4 Penggunaan Media Gambar Seri Dalam PBM

Baugh (dalam Sulaiman, 1998: 30) mengemukakan tentang perbandingan peranan tiap alat indera kita. Semua pengalaman belajar yang dimiliki seseorang dapat dipersentasikan yaitu: 90% diperoleh melalui indera lihat, 5% melalui indera dengar, dan 5% melalui indera lain. Keefektifan penggunaan alat bantu gambar dalam proses belajar-mengajar, dapat dilihat dari hasil penelitian Spaulding (dalam Soeparno, dkk, 1998: 25) menguraikan tentang bagaimana siswa belajar melalui gambar, sebagai berikut:
1)      Gambar merupakan perangkat pengajaran yang dapat menarik minat siswa secara efektif,
2)      Gambar harus dikaitkan dengan kehidupan nyata, agar minat siswa menjadi efektif, dan gambar membantu para siswa membaca buku pelajaran terutama dalam menafsirkan dan mengingat-ingat isi materi teks yang menyertainya.

Panduan praktis budidaya belut

Panduan praktis budidaya belut

Belut merupakan binatang air yang digolongkan di dalam grup ikan. Berbeda dengan biasanya type ikan lainnya, belut dapat hidup di dalam lumpur dengan sedikit air. Binatang ini mempunyai dua proses pernapasan yang dapat membuatnya bertahan di dalam suasana tersebut.

Panduan praktis budidaya belut

Jenis belut yang paling banyak dikenal di Indonesia adalah belut sawah (Monopterus albus). Di sebagian daerah dikenal juga belut rawa (Synbranchus bengalensis). Perbedaan belut sawah dan belut rawa yang paling mencolok adalah postur tubuhnya. Belut sawah tubuhnya pendek dan gemuk, sedang belut rawa lebih panjang dan ramping.

Terdapat dua segmen bisnis budidaya belut yakni pembibitan dan pembesaran. Pembibitan memiliki tujuan untuk menghasilkan anakan. Sedangkan pembesaran memiliki tujuan untuk menghasilkan belut sampai ukuran siap konsumsi.

Kali ini alamtani dapat menguraikan mengenai budidaya pembesaran belut di kolam tembok. Mulai dari pemilihan bibit sampai pemanenan. Semoga bermanfaat.

Memilih bibit belut
Bibit untuk budidaya belut dapat didapatkan dari hasil tangkapan atau hasil budidaya. Keduanya punyai kekurangan dan keistimewaan masing-masing.

Bibit hasil tangkapan punyai sebagian kekurangan, layaknya ukuran yang tidak seragam dan adanya barangkali trauma dikarenakan metode penangkapan. Kelebihan bibit hasil tangkapan adalah rasanya lebih gurih sehingga harga jualnya lebih baik.

Kekurangan bibit hasil budidaya harga jualnya biasanya lebih rendah dari belut tangkapan. Sedangkan kelebihannya ukuran bibit lebih seragam, dapat tersedia di dalam kuantitas banyak, dan kontinuitasnya terjamin. Selain itu, bibit hasil budidaya punyai daya tumbuh yang relatif serupa dikarenakan biasanya berasal dari induk yang seragam.

Bibit belut hasil budidaya diperoleh dengan langkah memijahkan belut jantan dengan betina secara alami. Sejauh ini di Indonesia belum tersedia pemijahan buatan (seperti suntik hormon) untuk belut. Untuk jelas lebih lanjut mengenai pembibitan, silakan baca trik sukses pembibitan belut.

Bibit yang baik untuk budidaya belut hendaknya punyai syarat-syarat berikut:

Ukurannya seragam. Ukuran bibit yang seragam dimaksudkan untuk memudahkan pemeliharaan dan menghimpit risiko kanibalisme atau saling memangsa.
Gerakannya aktif dan lincah, tidak loyo.
Tidak cacat atau luka secara fisik.
Bebas dari penyakit.
Budidaya belut untuk segmen pembesaran biasanya gunakan bibit belut berukuran panjang 10-12 cm. Bibit sebesar ini membutuhkan saat pemeliharaan kira-kira 3-4 bulan, sampai siap konsumsi. Untuk pasar ekspor yang berharap ukuran lebih besar, saat pemeliharaan dapat menggapai 6 bulan.

Menyiapkan kolam budidaya belut
Budidaya belut dapat ditunaikan di dalam kolam permanen maupun semi permanen. Kolam permanen yang kerap dipakai pada lain kolam tanah, sawah, dan kolam tembok. Sedangkan kolam semi permanen pada lain kolam terpal, drum, tong, kontainer plastik dan jaring.

Kali ini kami dapat membicarakan budidya belut di kola tembok. Kolam tembok relatif lebih kuat, umur ekonomisnya dapat bertahan sampai 5 tahun.

Bentuk dan luas kolam tembok dapat dibikin bermacam macam, disesuaikan dengan suasana area dan kebutuhan. Ketinggian kolam berkisar 1-1,25 meter. Lubang pengeluaran dibikin dengan pipa yang agak besar untuk memudahkan penggantian fasilitas tumbuh.

Untuk kolam tembok yang tetap baru, sebaiknya dikeringkan terlebih dahulu sepanjang sebagian minggu. Kemudian direndam dengan air dan tambahkan daun pisang, sabut kelapa, atau pelepah pisang. Lakukan pencucian minimal tiga kali atau sampai bau semennya hilang.

Media tumbuh untuk budidaya belut
Di alam bebas belut kerap dijumpai di dalam perairan berlumpur. Lumpur merupakan daerah bantuan bagi belut. Dalam kolam budidaya pun, belut membutuhkan fasilitas tumbuh bersifat lumpur.

Beberapa material yang dapat dijadikan bahan mengakibatkan lumpur/media tumbuh pada lain, lumpur sawah, kompos, humus, pupuk kandang, sekam padi, jerami padi, pelepah pisang, dedak, tanaman air, dan mikroba dekomposer.

Komposisi material organik di dalam fasilitas tumbuh budidaya belut tidak tersedia patokannya. Sangat bergantung dengan rutinitas dan pengalaman. Pembudidaya dapat meramu sendiri fasilitas tumbuh dari bahan-bahan yang gampang didapatkan.

Berikut ini salah satu alternatif beberapa langkah mengakibatkan fasilitas tumbuh untuk budididaya belut:

Bersihkan dan keringkan kolam. Kemudian letakkan jerami padi yang sudah dirajang terhadap dasar kolam setebal tidak cukup lebih 20 cm.
Letakkan pelepah pisang yang sudah dirajang setebal 6 cm, di atas susunan jerami.
Tambahkan campuran pupuk kandang (kotoran kerbau atau sapi), kompos atau tanah humus setebal 20-25 cm, di atas pelepah pisang. Pupuk organik bermanfaat untuk mengakibatkan perkembangan biota yang dapat jadi penyedia makanan alami bagi belut.
Siram susunan fasilitas tumbuh selanjutnya dengan cairan bioaktivator atau mikroba dekomposer, jikalau larutan EM4.
Timbun dengan lumpur sawah atau rawa setebal 10-15 cm. Biarkan fasilitas tumbuh sepanjang 1-2 minggu sehingga terfermentasi sempurna.
Alirkan air bersih sepanjang 3-4 hari terhadap fasilitas tumbuh yang sudah terfermentasi selanjutnya untuk bersihkan racun. Setel besar debit air, jangan amat deras sehingga tidak erosi.
Langkah terakhir, genangi fasilitas tumbuh selanjutnya dengan air bersih. Kedalaman air 5 cm dari permukaan. Pada kolam selanjutnya dapat diberikan tanaman air layaknya eceng gondok. Jangan amat padat.
Dari proses di atas didapatkan susunan fasilitas tumbuh/lumpur setebal tidak cukup lebih 60 cm. Setelah seluruhnya selesai, bibit belut siap untuk ditebar.

Penebaran bibit dan pengaturan air
Belut merupakan hewan yang dapat dibudidayakan dengan kepadatan tinggi. Kepadatan tebar untuk bibit belut berukuran panjang 10-12 cm berkisar 50-100 ekor/m2.

Lakukan penebaran bibit terhadap pagi atau sore hari, sehingga belut tidak stres. Bibit yang berasal dari tangkapan alam sebaiknya dikarantina terlebih dahulu sepanjang 1-2 hari. Proses karantina ditunaikan dengan letakkan bibit di dalam air bersih yang mengalir. Berikan pakan bersifat kocokan telur sepanjang di dalam proses karantina.

Aturlah sirkulasi air dengan seksama. Jangan amat deras (air layaknya genangan sawah) yang perlu terjadi sirkulasi air. Atur juga kedalaman air, hal ini berpengaruh terhadap postur tubuh belut. Air yang amat di dalam dapat mengakibatkan belut banyak bergerak untuk mengambil oksigen dari permukaan, sehingga belut dapat lebih kurus.

Pemberian pakan
Belut merupakan hewan yang rakus. Keterlambatan di dalam memberi tambahan pakan dapat berakibat fatal. Terutama terhadap belut yang baru ditebar.

Takaran pakan mesti disesuaikan dengan berat populasi belut. Secara umum belut membutuhkan kuantitas pakan sebanyak 5-20% dari bobot tubuhnya setiap hari.

Berikut kebutuhan pakan harian untuk bobot populasi belut 10 kg:

Umur 0-1 bulan: 0,5 kg
Umur 1-2 bulan: 1 kg
Umur 2-3 bulan: 1,5 kg
Umur 3-4 bulan: 2 kg
Pakan budidaya belut dapat bersifat pakan hidup atau pakan mati. Pakan hidup bagi belut yang tetap kecil (larva) pada lain zooplankton, cacing, kutu air (daphnia/moina), cacing, kecebong, larva ikan, dan larva serangga. Sedangkan belut yang sudah dewasa dapat diberi makanan bersifat ikan, katak, serangga, kepiting yuyu, bekicot, belatung, dan keong. Frekuensi bantuan pakan hidup dapat ditunaikan 3 hari sekali.

Untuk pakan mati dapat diberikan bangkai ayam, cincangan bekicot, ikan rucah, cincangan kepiting yuyu, atau pelet. Pakan mati untuk budidaya belut sebaiknya diberikan setelah direbus terlebih dahulu. Frekuensi bantuan pakan mati dapat 1-2 kali setiap hari.

Karena belut binatang nokturnal, bantuan pakan dapat lebih efisien terhadap sore atau malam hari. Kecuali terhadap daerah budidaya yang ternaungi, bantuan pakan dapat ditunaikan sepanjang hari.

Pemanenan
Tidak tersedia patokan seberapa besar ukuran belut dikatakan siap konsumsi. Tapi secara umum pasar domestik biasanya berharap belut berukuran lebih kecil, sedang pasar ekspor berharap ukuran yang lebih besar. Untuk pasar domestik, lama pemeliharaan pembesaran berkisar 3-4 bulan, sedang untuk pasar ekspor 3-6 bulan, bahkan dapat lebih, juga sejak bibit ditebar.

Terdapat dua langkah memanen budidaya belut, panen sebagian dan panen total. Panen sebagian ditunaikan dengan langkah memanen seluruh populasi belut, kemudian belut yang tetap kecil dipisahkan untuk dipelihara kembali.

Sedangkan pemanenan keseluruhan biasanya ditunaikan terhadap budidaya belut intensif, di mana bantuan pakan dan metode budidaya ditunaikan secara cermat. Sehingga belut yang dihasilkan punyai ukuran yang lebih seragam.

sumber : https://www.budidayaternak.com/

Panduan tehnis budidaya melon

Panduan tehnis budidaya melon

Melon (Cucumis melo) terhitung dalam suku timun-timunan. Masih satu kerabat dengan semangka, blewah dan timun suri. Seperti halnya suku timun-timunan lain, melon tumbuh merambat namun tidak bisa memanjat. Bila tidak ditopang, tanaman ini bakal tumbuh menjalar di atas permukaan tanah.

Panduan tehnis budidaya melon

Tempat ideal untuk budidaya melon berada terhadap kisaran ketinggian 250-700 meter dpl. Bila ketinggian tidak cukup berasal dari 250 meter, tanaman melon cenderung menghasilkan buah yang kecil. Sedangkan di dataran tinggi dengan suhu di bawah 18oC, tanaman ini sulit untuk berkembang.

Tanaman melon meminta tingkat kelembaban hawa 50-70%. Suhu biasanya yang cocok untuk budidaya melon berkisar 25-30oC dengan curah hujan 1500-2500 mm/tahun. Kualitas buah melon bakal semakin baik seumpama terkandung perbedaan suhu siang dan malam cukup signifikan.

Jenis buah melon
Jenis buah melon benar-benar beragam. Namun hanya 3 kultivar yang tenar dibudidayakan, yaitu reticalatus, inodorus dan cantalupensis.

Reticalatus. Jenis melon ini merupakan kultivar paling populer. Bentuknya membulat dengan kulit buah berwarna hijau dan teksturnya berjala, seperti terlapisi jaring. Daging buah berwarna hijau muda sampai oranye.
Inodorus. Jenis ini memiliki kulit buah yang mulus tidak berjala. Bentuknya membulat sampai lonjong. Warna kulit buah kuning sampai kuning pucat kehijauan. Warna dagingnya ada yang hijau, oranye sampai putih. Daging buah tidak beraroma.
Cantalupensis. Jenis ini memiliki kulit buah yang bergelombang seperti labu, atau disebut berjuring. Daging buah berwarna kuning atau oranye, aromanya benar-benar kuat. Blewah terhitung dalam tipe ini.
Pembibitan tanaman melon
Tanaman melon untuk budidaya biasanya diperbanyak secara generatif berasal dari biji atau benih. Untuk budidaya melon seluas satu hektar diperlukan bibit tanaman kurang lebih 16.000- 20.000 pohon atau setara dengan 500-700 gram benih melon.

Sebelum ditanam benih wajib dikecambahkan terlebih dahulu. Caranya dengan merendam benih dalam air hangat selama 6-8 jam. Bila benih belum memiliki kandungan fungisida, bisa ditambahkan fungisida ke dalam air rendaman cocok dosis.

Setelah direndam benih ditiriskan dan ditebarkan diatas kain basah atau kertas koran yang sudah dibasahi. Biarkan selama 1-2 hari sampai benih berkecambah. Jaga kelembaban kain atau kertas koran tersebut. Bila muncul kering percikan air secukupnya.

Kemudian siapkan polybag kecil atau baki persemaian. Isi dengan sarana tanam berwujud campuran tanah dengan kompos atau pupuk kandang dengan perbandingan 2:1, melihat langkah menyebabkan sarana persemaian. Benamkan biji melon sedalam 1-2 cm ke dalam sarana tanam tersebut.

Tempat persemaian sebaiknya dilindungi dengan atap plastik bening atau sungkup. Hal ini diperlukan supaya bibit yang tumbuh terlindungi berasal dari terik matahari yang berlebihan dan kucuran air hujan langsung. Media persemaian wajib terus dikontrol dan diperhatikan supaya kelembabannya terjaga. Sirami secara teratur namun jangan benar-benar basah.

Proses penyemaian biasanya terjadi sampai 10-14 hari. Atau ditandai dengan tumbuhnya 2-3 helai daun. Pada fase ini bibit sudah siap dipindahkan ke wilayah penanaman.

Persiapan lahan dan penanaman
Lahan untuk budidaya melon sebaiknya dibajak terlebih dahulu untuk menghaluskan bongkahan tanah. Kemudian wujud bedengan dengan lebar 100-120 cm, tinggi 30-50 cm, panjang 10-15 meter dan jarak antar bedengan 50-60 cm.

Setelah itu berikan pupuk dasar berwujud pupuk kompos atau pupuk kandang sebanyak 15-20 ton/hektar. Tambahkan terhitung ZA, KCl dan SP-36 masing-masing 375 kg, 375 kg dan 250 kg untuk setiap hektarnya. Campurkan pupuk tersebut di atas bedengan dan aduk sampai merata dengan tanah bedengan. Biarkan lahan tersebut selama 2-4 hari.

Bila pH tanah yang bakal digunakan untuk budidaya melon tidak cukup berasal dari 5, berikan dolomit atau kapur pertanian sebanyak 2 ton per hektar. Campurkan dengan tanah bedengan setidaknya 2-3 hari sebelum akan pemupukan dasar.

Selanjutnya tutup bedengan dengan plastik mulsa hitam perak. Warna hitam menghadap ke tanah dan warna perak ke anggota luar. Buat lubang tanam di atas mulsa tersebut. Dalam setiap bedengan terkandung dua baris lubang tanam dengan jarak antar baris 60 cm dan jarak antar lubang dalam satu baris 50-60 cm. Penutupan mulsa minimal wajib ditunaikan 2 hari sebelum akan penanaman.

Langkah berikutnya tanam bibit yang sudah disiapkan. Satu bibit untuk setiap lubang tanam. Kemudian siram untuk supaya tidak layu karena kekeringan. Penanaman sebaiknya ditunaikan di sore hari selagi matahari tidak benar-benar terik.

Perawatan budidaya melon
a. Pemasangan ajir
Untuk menghasilkan buah yang bagus, tanaman wajib ditopang dengan ajir atau tongkat berasal dari bilah bambu. Fungsinya supaya buah yang dihasilkan tidak bersentuhan dengan permukaan tanah. Selain itu supaya terjadi penetrasi cahaya matahari ke semua anggota tanaman.

Pemasangan ajir hendaknya ditunaikan sebelum akan tanaman tumbuh besar. Biasanya sebelum akan umur tanaman 3 hari terhitung sejak pertama ditanam. Hal ini ditujukan supaya ajir yang ditancapkan tidak melukai akar tanaman.

Siapkan ajir selama 1,5 meter. Tancapkan ajir tersebut terhadap lubang tanam secara menyerong, ujung atasnya cenderung ke arah dalam bedengan. Sehingga ajir-ajir tersebut saling bersilangan, membentuk huruf X. Kemudian siapkan bilah bambu yang lebih panjang dan letakkan secara horisontal satu diantara silangan ajir-ajir tersebut, kuncir dengan tali rafia.

b. Penyiraman
Penyiraman yang teratur benar-benar diperlukan dalam budidaya melon. Penyiraman hendaknya ditunaikan setiap sore sampai umur tanaman satu minggu. Selanjutnya penyiraman ditunaikan setiap dua hari sekali.

Ketika musim hujan drainase wajib berfungsi dengan baik. Jangan biarkan lahan tergenang air. Tanaman melon tidak meminta tanah yang benar-benar basah.

c. Pemupukan susulan
Pemupukan susulan diperlukan mulai tanaman berumur satu minggu. Pupuk yang diberikan sebaiknya berwujud cair. Pupuk padat bisa dilarutkan terlebih dahulu. Pupuk yang digunakan bisa pupuk cair organik atau pupuk kimia buatan.

Pupuk susulan dengan pupuk kimia buatan diberikan sebanyak 6 kali. Pupuk dilarutkan dalam air sesudah itu disiramkan terhadap tanaman.

d. Penyerbukan buatan
Pada musim kemarau penyerbukan ditunaikan oleh serangga penyerbuk. Namun selagi musim hujan biasanya intensitas serangga penyerbuk berkurang. Untuk meraih mutu yang baik melakukan penyerbukan buatan.

Penyerbukan buatan ditunaikan terhadap pagi hari, sebelum akan pukul 10. Bila benar-benar siang kuncup bunga sudah agak layu atau menutup. Lakukan penyerbukan buatan terhadap bunga betina, terlebih bunga yang ada terhadap cabang ke-9 sampai ke-13. Dalam satu pohon setidaknya bisa ditumbuhkan 3-4 calon buah. Kemudian diseleksi lagi, supaya buah yang dipelihara sampai panen cukup 1-2 per pohon, bergantung ukuran buahnya. Bila ukuran buahnya besar, cukup satu per pohon.

e. Hama dan penyakit
Budidaya melon di area tropis seperti Indonesia cukup rentan dengan serangan hama dan penyakit. Hama yang biasa menyerang budidaya melon pada lain kutu daun, lalat buah, ulat daun, thrips, tungau. Sedangkan penyakit yang menyerang pada lain antraknosa, busuk buah, busuk batang dan mosaik.

Untuk jauhi serangan hama dan penyakit melakukan kultur tehnis seperti rotasi tanaman, pemupukan berimbang dan melindungi sanitasi kebun. Bila hama dan penyakit sudah menyerang semprot dengan pestisida yang cocok. Bisa pestisida organik atau pestisida sintetis. Lakukan penyemprotan cocok dengan dosis anjuran.

Pemanenan
Biasanya budidaya melon siap dipanen sesudah berumur 3 bulan. Ciri-ciri melon siap panen untuk tipe reticalatus pada lain serat jala terhadap permukaan kulit tampak menyadari dan kasar, permukaan kulit kurang lebih tangkai muncul retak-retak, warna kulit hijau kekuningan dan sudah mengeluarkan aroma.

Buah melon sebaiknya dipetik terhadap tingkat kematangan 90% atau kurang lebih 3-7 hari sebelum akan matang penuh. Hal ini berfungsi untuk mengimbuhkan selagi lebih terhadap distribusi.

Pemetikan ditunaikan dengan memotong tangkai buah dengan pisau atau gunting. Tangkai dipotong seperti huruf T, menjadi anggota yang dipotong adalah yang mengarah terhadap daun bukan terhadap buah. Pemanenan sebaiknya terhadap pagi hari kurang lebih pukul 8-11 dan ditunaikan secara bertahap. Pilih buah yang benar-benar sudah siap dipanen.

LANDASAN SOSIAL BUDAYA PENDIDIKAN

LANDASAN SOSIAL BUDAYA PENDIDIKAN

LANDASAN SOSIAL BUDAYA PENDIDIKAN
LANDASAN SOSIAL BUDAYA PENDIDIKAN

Hakikat Pendidikan

Pendidikan merupakan sarana utama untuk mensukseskan pembangunan nasional, karena dengan pendidikan diharapkan dapat mencetak sumber daya manusia berkualitas yang dibutuhkan dalam pembangunan. Titik berat pembangunan pendidikan diletakkan pada peningkatan mutu setiap jenjang dan jenis pendidikan serta perluasan kesempatan belajar pada jenjang pendidikan dasar. Pendidikan juga merupakan hal mutlak yang harus dipenuhi dalam upaya meningkatkan taraf hidup suatu bangsa agar tidak sampai menjadi bangsa yang terbelakang dan tertinggal dengan bangsa lain.

Pendidikan saat ini telah direduksikan sebagai pembentukan intelektual semata, sehingga menyebabkan terjadinya kedangkalan budaya dan hilangnya identitas lokal dan nasional (Tilaar, 2004). Perubahan yang global dengan liberalisasi pendidikan sehingga menuntut lembaga pendidikan untuk mampu menghasilkan kualitas peserta didik yang dapat bersaing secara kompetitif agar dapat diterima pasar. Tuntutan untuk memenuhi kebutuhan pasar ini pada akhirnya akan mendorong lembaga pendidikan kita menjadi lebih bercirikan knowledge based economy institution. Pendidikan yang hanya berorientasi untuk mencetak generasi yang bisa diterima pasar secara ekonomis hanya akan mampu mencetak peserta didik yang berpikir dan bertindak global sehingga mereka tidak memiliki kecerdasan emosional yang akhirnya bermuara pada terjadinya krisis moral dari peserta didik.


Dewey (2001:6) mengemukakan:

Education, in its broadest sense, is the means of this social continuity of life. Every one of the constituent elements of a social group, in a modern city as in a savage tribe, is born immature, helpless, with out language, beliefs, ideas, or social standards. Each individual, each unit who is the carrier of the life experience of his group, in time passes away. Yet the life of the group goes on.

Pengertian pendidikan secara luas berarti kelanjutan kehidupan sosial. Masing-masing dari unsur memilih kelompok sosial, kota modern seperti di suku yang kejam kehidupannya, lahir belum matang, tidak berdaya, dengan keluar bahasa, kepercayaan, ide, atau standar sosial. Tiap individu dan setiap satuan yang membawa pengalaman hidup kelompok masing-masing dan pada waktu tertentu melampaui batas pengalaman sehingga individu terus dapat hidup dengan kelompoknya.

Berdasarkan uraian tersebut pendidikan berfungsi membekali pengalaman dan keterampilan kepada peserta didik untuk dapat mengembangkan kemampuannya untuk mempertahankan hidupnya. Keadaan masyarakat yang majemuk akibat perubahan jaman menuntut peserta didik dapat aktif dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitarnya. Hal ini sesuai dengan pendapat Oliva (1992:6) yang mengemukakan bahwa curriculum can be conceived in a narrow way (as subjects taught) or in a broad way as all the experiences of learners, both in school and out, directed by the school. Disimpulkan bahwa kurikulum dalam artian sempit merupakan sebagai pokok mengajar dan arti luas sebagai semua pengalaman belajar, baik dalam dan keluar sekolah, di bawah pengawasan sekolah sehingga pelajaran berupaya menciptakan pengalaman belajar bagi siswa perlu mendapat prioritas yang utama dalam kegiatan pembelajaran.


Landasan sosial budaya pendidikan mencakup kekuatan sosial masyarakat yang selalu berkembang dan berubah sesuai dengan perkembangan jaman. Kekuatan tersebut dapat berupa kekuatan nyata dan potensial yang berpengaruh dalam perkembangan pendidikan dan sosial budaya seiring dengan dinamika masyarakat. Sehingga kondisi sosial budaya diasumsikan mempengaruhi terhadap program pendidikan yang tercermin dalam kurikulum. Hunt (1975) mengemukakan:

Study hits base social and culture from education aims to supply teacher with erudition that deepen about society and where they alive and to help student teacher to detect that explanation hits society and culture of vital importance mean to realize about education problem.

Berdasarkan uraian tersebut disimpulkan bahwa kajian mengenai dasar sosial dan budaya dari pendidikan bertujuan untuk membekali guru dengan pengetahuan yang mendalam tentang masyarakat dan kebudayaan di mana mereka hidup dan untuk membantu calon guru untuk mengetahui bahwa pengertian mengenai masyarakat dan kebudayaan sangat penting artinya guna memahami tentang masalah pendidikan.

Krisis multidimensi yang belum mampu teratasi saat ini merupakan bentuk dari shock culture atau keterkejutan budaya yang dialami karena selama ini tidak disiapkan untuk menghadapi perubahan jaman yang merupakan sebuah keniscayaan. Pendidikan selama ini hanya berorientasi pada usaha untuk mewariskan budaya lokal dan nasional atau hanya melihat fungsi pendidikan sebagai lembaga pentransmisi kebudayaan, bukan sebagai lembaga yang berusaha mempersiapkan peserta didik untuk mengkonstruksi kebudayaan sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan jaman.


Sumber : www.gurupendidikan.co.id

Pendidikan: Bukan Bara Biasa

Pendidikan: Bukan Bara Biasa

Peristiwa proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945 merupakan hasil dari persatuan sebuah bangsa, yaitu bangsa Indonesia. Akan tetapi, momen proklamasi tersebut adalah tidak benar satu buah dari apa yang ditanam puluhan th. sebelumnya. Sebuah momen yang sanggup diakui sebagai titik balik perjuangan bangsa Indonesia, yaitu Sumpah Pemuda.

Pendidikan

Delapan dekade lebih telah berlalu sejak momen Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Selama kurun sementara itu pula para pemuda di Indonesia selalu meninggalkan jejaknya dari era ke masa, menjadi dari rezim Orde Lama, Orde Baru, krisis moneter 1998, era reformasi, hingga sementara ini. Sumpah yang telah diucapkan para pemuda pada 28 Oktober 1928 masih berlaku untuk sementara ini dan di era yang akan datang. Sumpah tersebut merupakan ikrar, suatu janji yang dengan penuh kemauan wajib kita lakukan.

Ilmu Pengetahuan dan Pemuda

Suatu waktu, Anies Baswedan, yang kini menjabat sebagai Mendikdasmen, pernah mengutarakan bahwa kekayaan terbesar sebuah bangsa adalah manusianya, bukan sumber daya alamnya. Sumber daya alam sesungguhnya memberikan potensi yang amat tinggi untuk kemajuan suatu bangsa. Namun, kalau kekayaan sumber daya alam itu tidak diiringi oleh ‘kayanya’ sumber daya manusianya, bukan tidak barangkali suatu bangsa akan jadi kuli di tanahnya sendiri. Lagipula, sumber daya alam berbanding terbalik dengan sumber daya manusia. Sumber daya alam lama-kelamaan akan habis, sedangkan sumber daya manusia lama-kelamaan jadi akan makin lama kaya.

Nah, tidak benar satu faktor pendukung terbentuknya kekayaan sumber daya manusia adalah pendidikan. Pendidikan amat mungkin manusia untuk berperilaku lebih baik karena telah memiliki pengetahuan tentang sesuatu yang dilakukannya. Pendidikan sendiri terhitung kata benda yang memiliki arti “proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau group orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui usaha pengajaran dan pelatihan; proses, cara tingkah laku mendidik”. Atau, layaknya yang mendiang Pramoedya Ananta Toer ungkapkan, bahwa pendidikan semestinya adalah proses memanusiakan manusia.

Proses pendidikan, yaitu dengan cara mendidik, memiliki arti memelihara dan berikan latihan (ajaran, tuntunan, pimpinan) tentang akhlak dan kecerdasan pikiran. Proses ini tidak sanggup dijalankan dalam sementara yang singkat karena pendidikan bukan hanya melatih manusia dalam berpikir dan memecahkan masalah, tetapi terhitung melatih kepekaan manusia untuk peduli dengan makhluk lainnya yang telah diciptakan oleh Tuhan. Dalam bukunya yang berjudul Madilog, Tan Malaka menulis, “Tujuan pendidikan itu untuk mempertajam kecerdasan, memperukuh kemauan, dan juga memperhalus perasaan.”

Ilmu pengetahuan sesungguhnya penting, tetapi dalam perihal ini pembawaan pemuda yang memiliki pengetahuan pengetahun itu jauh lebih penting. Kaum muda yang telah diberikan peluang untuk studi pengetahuan pengetahuan, baik itu di sekolah tinggi negeri ini atau bahkan hingga merantau ke tanah seberang, mereka wajib sanggup melebur dengan masyarakat yang tiap-tiap harinya bergelut dengan cangkul dan debu yang hanya memiliki cita-cita sederhana. Jika perihal itu tidak kita lakukan, untuk apa kita sepanjang ini, berlelah-lelah diri studi untuk masuk ke sekolah tinggi dengan akreditasi yang bagus?

Ilmu Pengetahuan dan Nasionalisme

Di era globalisasi ini, hubungan dengan bangsa-bangsa lain tidak akan terhindarkan. Apalagi pada akhir 2015 nanti, perjanjian Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) menjadi berlaku. Pengetahuan dan kemampuan berinteraksi dengan bangsa lain jadi perihal yang perlu untuk dimiliki. Hal tersebut termasuk kemampuan berbahasa, terlebih bahasa Inggris, yang sebisa barangkali kaum muda wajib memilikinya.

Ada anggapan bahwa dengan studi bahasa Inggris akan kurangi rasa nasionalisme kita. Namun, perihal itu bukanlah anggapan yang pas karena bahasa Inggris bukanlah bahasa asing. Dalam sebuah lokakarya yang pernah penulis ikuti, I Made Andi Arsana, yang menjabat sebagai Kepala Kantor Hubungan Luar Negeri di UGM pernah berkata, “Bahasa Inggris bukanlah bahasa asing, melainkan merupakan bahasa internasional karena kita hidup di sebuah daerah bernama Global Village (Kampung Global).”

Lagipula, bahasa Inggris tidak serta-merta jadi bahasa internasional. Ada sebuah perjalanan panjang yang terangkum dalam peristiwa manusia di bumi ini yang mengantarkan bahasa Inggris jadi bahasa internasional. Poin paling penting dalam berbahasa adalah berkesinambungan ketika bicara dalam satu bahasa, tidak banyak mencampuradukkan kata-kata dalam bahasa yang berbeda. Sebagai contoh, kalau kita bicara ataupun menulis dalam bahasa Indonesia, upayakanlah sebaik-baiknya untuk 100% manfaatkan bahasa Indonesia yang baik dan benar, bahkan sementara berhadapan dengan sesama penutur bahasa Indonesia.

Kembali pada kasus nasionalisme, kuatnya sikap nasionalis kebanyakan lebih banyak terlihat karena pengetahuan akan sejarah, keyakinan-keyakinan pribadi, dan pengalaman hidup khusus yang berlangsung sepanjang bertahun-tahun. Penguasaan bahasa yang disinggung di atas adalah sebagai alat bantu untuk menunjukkan sikap nasionalis tersebut.

Tantangan Pemuda Saat Ini

Ada beberapa tantangan yang wajib diatasi oleh pemuda sementara ini, di antaranya adalah penguasa yang korup, entrepreneur yang oportunis, dan kaum intelektual yang apatis. Ketiga perihal tersebut sanggup jadi penyebab jatuhnya suatu negara. Maka, pemuda Indonesia wajib bersatu-padu untuk menggerakkan proses pendidikan sebaik-baiknya, sehingga kemunculan ketiga perihal tersebut sanggup dicegah dan diberantas keberadaannya.

Pemuda tidak sanggup hanya jadi bara biasa yang berkelap-kelip nyaris mati dalam tumpukan sekam, tetapi pemuda wajib jadi bara dalam sekam yang berjuang untuk menularkan bara impuls perjuangan. Sekalipun dalam prosesnya wajib mati, setidaknya sisa abu sekamnya akan menyuburkan tanah persawahan, yang akan bermanfaat bagi generasi yang sesudah itu di era depan. Jika tersedia perbedaan pendapat, biarlah layaknya itu, jangan hingga perbedaan itu menjadikan perpecahan.

sumber : https://www.ruangguru.co.id/

Ketika Bercerita Menjadi Strategi Asyik Untuk Belajar

Ketika Bercerita Menjadi Strategi Asyik Untuk Belajar

Setiap guru diwajibkan mempunyai trik didalam menyampaikan materi ajarnya. Berbagai cara penyampaian digunakan supaya siswa sadar apa yang sedang diajarkan. Itulah trik pengajaran, atau biasa juga disebut dengan metode pengajaran.

Ketika Bercerita Menjadi Strategi Asyik Untuk Belajar

Seringkali, tiap tiap materi ajar mempunyai strateginya masing-masing. Contohnya, terhadap pelajaran matematika siswa lebih sering diminta untuk mengerjakan latihan. Metode hafalan untuk rumus matematika jarang sekali diterapkan oleh para guru. Sementara itu, pelajaran bhs lebih banyak termasuk kegiatan membaca, bercerita, permainan kata, dan menghafal makna baru. Meskipun metode latihan atau mengerjakan soal juga dipakai didalam pelajaran bahasa, tapi bobotnya lebih kecil dibandingkan pelajaran matematika.

Satu metode dengan metode lainnya saling menunjang dengan porsi masing-masing. Apakah trik bercerita tersedia didalam pelajaran matematika? Pastinya tersedia gara-gara kami tentu pernah mendapati soal cerita dan kebanyakan seorang pelajar yang kurang senang pelajaran bhs mempunyai kesusahan untuk memecahkan soal cerita dibandingkan soal langsung. Atau sebaliknya, seorang yang terlampau senang dengan cerita dapat menjadi lebih gampang memecahkan soal tersebut.

Disebabkan keberagaman sifat dan kecerdasan siswa, guru yang pandai berdongeng terkait dengan materi ajarnya bisa saja akan lebih disukai. Syaratnya, cerita itu tidak nampak dari materi supaya mengabaikan inti dari pelajarannya. Lantas, benarkah bercerita itu asyik atau justru membosankan?

Untuk pelajaran bhs pastinya perlu tersedia cerita, terutama untuk pelajaran bhs asing. Metode bercerita akan terlampau menunjang siswa untuk mengembangkan kekuatan bahasanya. Siswa tanpa disadarinya udah mempraktikkan bhs yang dia ketahui. Dibandingkan cuma dengan menghafalkan tiap tiap kosa kata, tentu akan lebih efektif jika kosa kata selanjutnya digunakan oleh siswa contoh didalam cerita.

Kita dapat menyimak bahwa baik didalam pelajaran bhs Inggris maupun bhs Indonesia selalu tersedia cerita. Sayangnya, seringkali cerita selanjutnya cuma sekadar dibaca sesudah itu dilanjutkan dengan isi pertanyaan-pertanyaan yang ada. Sering pula siswa cuma mengamati struktur kalimat dan mengesampingkan pesan didalam cerita tersebut. Bukankah akan terlampau baik sekiranya siswa ulangi untuk menceritakan cerita selanjutnya dengan bahasanya sendiri? Strategi menceritakan kembali sebuah cerita ini udah diterapkan oleh lebih dari satu pesantren modern didalam pelajaran bhs Arab.

Dinamakan pelajaran “muthola’ah”, yang berarti menelaah, pelajaran ini cuma berisikan cerita-cerita berbahasa Arab yang termuat di dalamnya banyak hikmah. Pelajaran ini juga pelajaran pokok yang perlu dikuasai oleh para siswa di pesantren. Bagi orang awam, mereka bisa saja berpikir bagaimana dapat sadar cerita bhs Arab yang serupa sekali tidak tersedia artinya? Apakah guru atau ustadz menerjemahkan cerita tersebut? Jawabannya serupa sekali tidak.

Strategi yang kebanyakan dipakai oleh sang guru adalah memberikan contoh atau membawa gambar yang terkait dengan judul ceritanya supaya siswa yang menebak judul itu sendiri. Apabila siswa selanjutnya menjawab dengan bhs Indonesia, guru akan membimbingnya untuk gunakan bhs Arab. Seminimal bisa saja atau tidak serupa sekali sang guru gunakan bhs Indonesia.

Setelah perlindungan judul, kebanyakan guru akan memberikan mufrodat atau arti kosa kata yang belum diketahui oleh murid. Namun, kosa kata selanjutnya bukan disimpulkan dengan bhs Indonesia melainkan masih dengan kata bhs Arab yang punya kandungan arti sama. Barulah guru bercerita atau menyatakan cerita yang tersedia didalam buku tersebut. Ketika seluruh udah dijelaskan oleh sang guru, siswa ditugasi untuk menceritakannya kembali di depan teman-temannya. Selain melatih kecerdasan linguistiknya, juga melatih keyakinan diri siswa. Dan didalam pelajaran muthola’ah ini siswa memperoleh hikmah yang dapat mengembangkan kecerdasan afektifnya.

Tentu saja pelajaran mutholaah ini tidak tersedia serupa sekali didalam ujian nasional maupun ujian masuk universitas. Lantas, kenapa siswa di pondok pesantren perlu menguasai dan juga sadar isi cerita didalam pelajaran tersebut? Alasannya, kami ketahui tujuan berpendidikan bukan cuma untuk masuk ke kampus favorit atau sekedar lulus UN. Pendidikan adalah untuk membangun akal, fisik, dan jiwa siswa supaya dia menjadi khusus yang sadar akan konsep dirinya.

Dengan trik studi bercerita, siswa jadi asyik dan tidak jadi digurui oleh nasihat-nasihat yang sebenarnya inginkan disusupkan oleh guru. Siswa sendirilah yang berupaya untuk mengambil hikmah atau tujuan dari cerita tersebut. Sementara guru sekedar fasilitator, membimbing, dan mengarahkan siswa. Akan terlampau baik, sekiranya sebelum saat pelajaran dimulai, guru menyatakan manfaatnya supaya murid sadar tujuan dia studi sesuatu.

Guru dapat menceritakan melalui contoh atau fakta yang ditemui di lapangan supaya studi lebih asyik dan menyenangkan. Bila dimungkinkan guru pun meminta muridnya untuk menceritakan kesusahan atau ketertarikan dari tema yang diajarkan. Cara mengajar muthola’ah cuma tidak benar satu contoh. Pelajaran muthola’ah kebanyakan menjadi pelajaran favorit siswa di pesantren. Mudah dan menyenangkan. Semoga seluruh pelajaran dapat jadi asyiknya.

Kemendikbud Kunjungi Swafoto Favorit Hingga Kerajaan Sriwijaya di Museum Balaputra Dewa

Kemendikbud Kunjungi Swafoto Favorit Hingga Kerajaan Sriwijaya di Museum Balaputra Dewa

 

Kemendikbud — Tidak hanya ke mal atau taman hiburan, kini berkunjung ke museum menjadi sesuatu yang menyenangkan. Apalagi, jika kita mampu menemukan hal-hal baru atau menarik pada pada museum. Museum Balaputra Dewa pada Kota Palembang, misalnya. Selain berisi mengenai konten dan koleksi sejarah Kerajaan Sriwijaya, pada museum ini pula ada lokasi swafoto atau selfie yg terkenal dan sebagai favorit para pengunjungnya.

Kemendikbud Kunjungi Swafoto Favorit Hingga Kerajaan Sriwijaya di Museum Balaputra Dewa
Kemendikbud Kunjungi Swafoto Favorit Hingga Kerajaan Sriwijaya di Museum Balaputra Dewa

Adalah Rumah Limas, yg sebagai primadona di Museum Balaputra Dewa, atau dikenal pula menjadi Museum Negeri Sumatra Selatan. Rumah Limas yg masih ada pada halaman belakang museum ini adalah Rumah Limas yg gambarnya tercantum pada uang lbr Rp10.000 yg dicetak Bank Indonesia pada tahun emisi 2004 & masih berlaku sampai kini . Banyak pengunjung Museum Balaputra Dewa yang menyempatkan diri buat berswafoto dengan latar Rumah Limas yg adalah rumah tradisional Sumatra Selatan ini.

Reza, seseorang pengunjung Museum Balaputra Dewa, mengaku sudah tahu tentang Rumah Limas. Ia pun merogoh gambar & berswafoto dengan membawa uang lembar Rp10.000 sebagai pembanding di pada fotonya. “Buat senang -senang aja,” ucapnya. Menurut Reza, berkunjung ke museum juga mampu sebagai salah satu bentuk rekreasi keluarga.

Sementara Dimas Aditya, siswa SMPN 19 Palembang, mengaku sering berkunjung ke museum nir hanya buat melihat Rumah Limas, melainkan jua buat mengerjakan tugas berdasarkan sekolah. “Misalnya tugas menurut pengajar buat kerja gerombolan membuat prakarya atau latihan seni,” tuturnya yang berkunjung ke Museum Balaputra Dewa sesudah upacara bendera 17 Agustus 2018.

Rumah Limas memang jadi hal yang menarik pada Museum Balaputra Dewa. Tapi materi dan koleksi pada Museum Negeri Sumatra Selatan ini pula kaya akan nilai sejarah dan budaya, khususnya Kerajaan Sriwijaya, salah satu kerajaan besar di Nusantara. Kita bisa melihat & mempelajari sejarah peradaban Sumatra Selatan, mulai menurut prasejarah, masa Kerajaan Sriwijaya, masa Kolonialisme Belanda dan Jepang, sampai teknologi tradisional budayanya.

Museum Balaputra Dewa memiliki 3 gedung pameran menggunakan tema yang bhineka. Gedung Pameran 1 diisi menggunakan koleksi & pengetahuan mengenai zaman prasejarah. Koleksinya antara lain Arca Megalit dari zaman Megalitikum & Batu Gajah.

Gedung Pameran 2 berisi sejarah Kerajaan Sriwijaya hingga masa kemerdekaan. Palembang adalah sentra pemerintahan Kerajaan Sriwijaya. Pada pertengahan abad ke-7 Masehi, Palembang dikenal menjadi Ibu Kota Sriwijaya sekaligus Kota Pelabuhan. Sebagian besar penghasilan Sriwijaya berasal berdasarkan perdagangan & cukai. Selain itu, tinggalan Sriwijaya yang herbi sistem keagamaan tersebar pada berbagai wilayah Sriwijaya. Tinggalan arca Hindu dan Buddha pada Sumatra Selatan mencapai 116 butir.

Di Gedung Pameran 3, pengunjung mampu melihat kerajinan tradisional Sumatra Selatan. Sumatra Selatan juga dikenal kaya akan kerajinan tradisional, di antaranya goresan, anyaman, logam, & tenun. Benda hasil kerajinan ada yg berfungsi sebagai indera pelengkap upacara. Motif-motif yg dibentuk dalam benda hasil kerajinan juga memiliki arti. Misalnya, motif “Nago Besaung” pada kain songket mempunyai simbol kekuasaan, kemakmuran, & keterikatan.

Seperti museum dalam umumnya, Museum Balaputra Dewa tutup pada hari Senin dan hari libur nasional. Museum ini beroperasi pada hari Minggu hingga Sabtu, & di hari Sabtu & Minggu hanya buka sampai pukul 13.30 WIB. Setelah direvitalisasi pada tahun 2011, tata pameran di museum ini mengalami perubahan dan menjadi lebih menarik. Selain itu, komunitas-komunitas di Palembang juga bisa menyelenggarakan kegiatan positif di museum ini secara gratis. sumber : www.kuliahbahasainggris.com

Serangkaian Fitur AI ini Jadi Nilai Tambah Vivo V11 Pro

Serangkaian Fitur AI ini Jadi Nilai Tambah Vivo V11 Pro

Diotaki Snapdragon 660 AIE, Vivo V11 Pro berkunjung dengan serangkaian teknologi artificial intelligence dengan sebutan lain AI yang menarik untuk diketahui. Apa saja IA yang disematkan oleh Vivo ke dalam smartphone seharga Rp4,9 juta ini?

Serangkaian Fitur AI ini Jadi Nilai Tambah Vivo V11 Pro

Vivo secara resmi sudah merilis Vivo V11 Pro dan Vivo V11 di pasar Indonesia. Satu hal yang menarik, Vivo V11 Pro yang berkunjung dengan chipset Snapdragon 660 AIE sudah dibanjiri dengan teknologi artificial intelligence dengan sebutan lain kecerdasan buatan.

Ya! Teknologi kecerdasan buatan pertama yang sanggup kalian temukan di dalam Vivo V11 Pro adalah “Enjoy’s Vivo AI” dengan sebutan lain Jovi. Di dalamnya tersedia lebih dari satu fitur menarik, layaknya Jovi Smart Center yang menyajikan informasi cuaca terkini dan beri tambahan informasi kala secara nyata. https://www.hargaponsel.net/

Selain itu, di dalam Jovi, pengguna terhitung sanggup mendapatkan Google Lens dan Google Assiatant. Ini dalah dua sarana pandai yang sebenarnya sengaja dimuat oleh Vivo ke dalam Vivo V11 Pro berkat pertolongan sistem operasi Android 8.1 Oreo.

Tak cuma itu, teknologi artificial intelligence lainnya yang sanggup dirasakan oleh pengguna tersedia di dalam pertolongan kamera yang disematkan. Contohnya fitur AI Anti Backlight HDR yang memakai algoritma AI untuk menangkap banyak frame guna mendapatkan teliti yang lebih baik.

Selanjutnya lewat fitur tersebut, gambar-gambar yang dihasilkan digabungkan untuk mendapatkan sebuah foto yang terlihat sempurna, apalagi untuk lingkungan minim cahaya dengan sebutan lain low-light. Tak cuma itu, Vivo terhitung melengkapi pertolongan kamera dengan AI Scene Recognition.

Fitur pandai ini sanggup mengidentifikasi objek, lemen, dan panorama tidak serupa dan memaksimalkannya cocok objek. Sedangkan untuk selfie yang sempurna, Vivo terhitung memeperkenalkan teknologi AI Face Shaping.

Teknologi ini bekerja dengan algoritma pemodelan muka AI yang beri tambahan perawatan individual ke fitur muka pengguna. Hasilnya, foto selfie terlihat lebih cantik dan alami. Fitur AI Selfie Lightning yang sudah ditingkatkan terhitung tawarkan lebih banyak efek pencahayaan dengan algoritma yang lebih pintar.

Ada terhitung AI Portrait Framing yang membawa dampak bingkai bidikan lebih gampang dari sebelumnya. Caranya, memakai kecerdasan buatan untuk memandu pengguna. Fitur ini terhitung mendorong pengguna untuk mengetahui cara memegang handset dalam posisi optimal sehingga hasil foto terlihat lebih sempurna.

ASUS Mulai Jual ROG Phone di Cina, ini Harga Resminya

ASUS Mulai Jual ROG Phone di Cina, ini Harga Resminya

Salah satu pasar pertama yang disambangi oleh ASUS untuk memasarkan ROG Phone miliknya adalah Cina. Di Negeri Tirai Bambu tersebut, smartphone gaming ini dijual menjadi dari harga Rp12 jutaan. Tertarik untuk membelinya?

ASUS ulang membawa dampak kejutan di pasar Cina. Ya! Pabrikan perangkat teknologi asal Taiwan ini udah mengumumkan bahwa ASUS ROG Phone buatannya udah formal dijual di pasar Cina. Seperti yang kita tahu, smartphone gaming buatan ASUS ini pertama kali diperkenalkan pada tiga bulan lalu.

ASUS Mulai Jual ROG Phone di Cina, ini Harga Resminya

Tak miliki desain yang berlainan pas pertama kali diperkenalkan, smartphone ini berkunjung bersama warna hitam dan miliki aksen warna tembaga untuk ventilasi pendingin. Ada termasuk LED RGB di bawah logo ROG di bagian belakang dan dukungan speaker di bagian depan.

Rumah kamera ganda dan pemindai sidik jari yang termasuk ada di bagian belakang dibentuk bersama desain yang berlainan bersama kebanyakan smartphone pada umumnya. Ya! ASUS memang sepertinya mendambakan merancang bodi smartphone ini supaya nampak lebih menonjol dibandingkan smartphone lainnya.

Soal spesifikasi, ROG Phone berkunjung bersama layar AMOLED 6 inci FullHD+ dan miliki refresh rate 90Hz. Waktu tanggapan yang dimiliki hanya 1ms dan layarnya miliki aspek rasio 18:9. Bezel di bagian atas dan dagu tetap nampak lebih tebal dan oleh ASUS dijadikan “rumah” untuk speaker stereo.

Snapdragon 845 dipercaya oleh ASUS sebagai otak dari ASUS ROG Phone. Chipset ini sendiri miliki clock speed 2,8 GHZ, tetapi oleh ASUS ditingkatkan menjadi 2,96 GHz. Ada RAM sebesar 8 GB yang dipasangkan bersama pilihan storage berkapasitas 128 GB dan 512 GB.

Nongkrong di bagian belakang, dual-camera bersama lensa primer 12 MP yang miliki sudut lebar hingga 120 derajat dan udah disokong sensor Sony IMX363 and aperture f/1.7. Sedangkan lensa sekundernya 8 MP dan termasuk kamera depan bersama resolusi 8 MP dan aperture f/2.0.

ASUS termasuk sesumbar bahwa semua kamera yang dibenamkan udah ditambah bersama teknologi AI. Dukungan lainnya yang tak kalah menarik adalah baterai berkapasitas 4.000 mAh and Hyper Charger dan Quick Charge 4.0. Selain itu, ASUS termasuk udah berisi IC supaya baterai senantiasa dingin pas diisi.

ROG Phone termasuk miliki area pendingin uap 3D yang dirancang tertentu supaya perangkat tidak benar-benar panas. Guna meminimalisir rasa panas yang ditimbulkan, ASUS termasuk sediakan aksesories tambahan, yakni AeroActive Cooler yang bisa ditempel ke bodi ROG Phone.

Ada aksesories lain yang ditawarkan, layaknya Mobile Desktop dock, Gamepad, dan Dock TwinView yang miliki layar ekstra dan baterai di dalamnya berkapasitas 6.000 mAh. Namun, semua aksesories yang ada dijual terpisah bersama ASUS ROG Phone.

Tips Mudah Mendidik Anak Lewat Tontonan Sehari-Hari

Tips atau pun cara mendidik anak melalui televisi ini mungkin saja perlu bagi perkembangan sih anak, sebab sekarang ini siapa saja dapat menonton televisi dengan banyak jenis film buat anak-anak. Apabila Anda tak mengawasi sih anak, dikhawatirkan anak nantinya bisa menonton film dewasa sehingga yang demikian ini tentunya dapat mempengaruhi pikiran sih anak itu sendiri.

Tips Mudah Mendidik Anak Lewat Tontonan Sehari
Tips Mudah Mendidik Anak Lewat Tontonan Sehari

Dan, berikut ini adalah beberapa contoh tentang tips mudah mendidik anak, akan tetapi meskipun pendidikannya dari televisi ada baiknya Anda juga mengatur jenis film yang nantinya akan ditonton oleh sih anak.

Tips mudah mendidik anak lewat tontonan sehari-hari

Pilihlah film yang sesuai usianya

Tips pertama yang bisa Anda coba terapkan untuk buah hati tercinta dalam mendidik anak lewat tontonan sehari-hari adalah dengan menyesuaikan film berdasarkan usia anak Anda. Apabila anak Anda memang masih berusia di bawah  5 tahun, maka berikan dia film kartun anak-anak saja, sehingga tak merusak pola pikirnya yang masih polos. Sekarang ini banyak anak yang menonton sinetron atau pun film dewasa sehingga pola pikirnya pun juga cepat dewasa sebelum saatnya.

Jangan lupa mengajarkan pendidikan

Tips lain mendidik anak lewat tontonan sehari-hari yang bisa Anda lakukan adalah jangan lupa mengajarkan kepada sih kecil tentang pendidikan. Pada saat anak Anda menonton televisi, ajarkan juga dia mengenai pendidikan seperti halnya sekolah. Apabila ada film mengenai anak sekolah, maka Anda sebagai orangtua yang baik pun juga harus memotivasinya untuk segera sekolah. Apabila anak And bertanya apa sih tujuannya, maka Anda menjawab sangat penting, sebab dengan bersekolah maka dia akan lebih pintar.

Mengatur jam menonton televisi

Tips yang berikutnya untuk mendidik anak lewat tonton sehari-hari yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengatur jam sih kecil menonton televisi, apabila anak Anda terus dibiarkan untuk menonton televisi hingga berjam-jam lamanya maka juga tak terlalu baik. Orangtua juga harus bisa mengatur jam menonton televisi, tidur, dan juga bermain anak dengan baik, sehingga pola pikirnya lebih terbentuk dengan sangat baik.

Mengajarkan anak mengenai agama

Untuk setiap individu tentunya akan memiliki agama, selain anak belajar pendidikan, Anda pun juga dapat, bahkan harus mengajarkan mengenai agama. Misalnya saja agama Islam, jadi Anda pun juga harus bisa mengajarkan kepada sih kecil menegnai doa makan, doa tidur, doa shlat, dan yang lain sebagainya.

Dalam mendidik anak tentunya tak bisa dilakukan dengan mudah, sebab akan dibutuhkan ketelatenan dan juga kesabaran yang ekstra. Demikianlah tadi sekilas informasi yang dapat kami bagikan tentang tips mudah mendidik anak lewat tontonan sehari-hari. Semoga bermanfaat. referensi  https://www.sekolahbahasainggris.com/